Pendidikan

Bupati Purwakarta Resmi Luncurkan “Tatanen di Bale Atikan”

Bupati Purwakarta Resmi Luncurkan "Tatanen di Bale Atikan"

Purwakarta Post – Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika resmi meluncurkan program “Tatanen di Bale Atikan”. Adalah ikhtiar penguatan pendidikan karakter di Kabupaten Purwakarta terus digelorakan.

Peraturan Bupati Purwakarta nomor 69 tahun 2015 tentang pendidikan berkarakter sangat selaras dengan upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan mewujudkan profil pelajar pancasila.

Penguatan Pendidikan Karakter di Kabupaten Purwakarta sebelumnya telah dilaksanakan berbagai program yaitu Pembalajaran tematik 7 poe atikan istimewa, Pendalaman Kitab-kitab, Insersi Pendidikan Anti Korupsi, Sekolah Ramah Anak dan sekarang akan dilaunching (gelar munggaran) program Tatanen di Bale Atikan.

Acara launching (gelar munggaran) Tatanen di Bale Atikan dilaksanakan secara virtual video conference melalui zoom dan chanel linuhung TV Dinas Pendidikan Kab. Purwakarta. Hadir dalam launching tersebut Ambu Hj. Anneu Ratna Mustika Bupati Purwakarta yang sekaligus menyerahkan berbagai benih secara simbolis sebagai dimulainya program tatanen di bale atikan.

Hadir Bersama Bupati, Sekretaris Daerah, Para Kepala OPD, Ketua Dewan Pendidikan dan Kepala Cabang Dinas Wilayah IV Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Secara virtual hadir juga memberikan sambutan Kepala Pusat Penguatan Karakter kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ir. Hendarman, M.Sc., Ph.D.

Kepala Dinas Pendidikan Kab. Purwakarta Dr. Purwanto, M.Pd mengatakan, kegiatan ini sudah direncanakan dan dirancang bahkan sudah selesai panduan, modul dan menjabarkan kedalam kurikulum, kompetensi inti yang ada dalam kurikulum nasional yang diintegrasikan dalam gerakan tatanen di bale atikan.

Gerakan tatanen dibale atikan ini sangat teologis dari berbagai macam agama tentang mengelola dan memakmurkan bumi. Gerakan ini juga memiliki landasan filosofis, sosiologis, pedagogis dan ekonomis.

Gerakan ini adalah gerakan pendidikan masa depan dimana anak-anak harus mencintai tanahnya, airnya, udaranya dan mataharinya dengan mencintai itu semua kedepan anak-anak purwakarta akan semakin arif dan bijaksana dalam menghadapai dan menyikapi apa yang ada dihadapannya.

Generasi kedepan harus memiliki kecintaan dan kepekaan atas lingkungannya. Bukan hanya sekedar mamanfaatkan tapi bagaimana mengelola, menata dan menjaga lingkungan dan alam sebagai sumber hidup dan kehidupan sehingga terjadi keseimbangan eksosistem kehidupan.

Gerakan pendidikan kita harus mampu menyadarkan peserta didik akan diri, sesama, dan lingkungannya, mereka harus menyadari dan proaktif bahwa segala sesuatu yg diciptakan Tuhan tidaklah sia sia, semua mahluk mempunyai fungsi dan perannya masing2 sesuai dengan takarannya secara seimbang.

Ketidak seimbangan peran biasa terjadi karena ada entitas yang rakus atau keluar dari takarannya.

Kebijakan tatanen di bale atikan diorientasikan pada terciptanya keharmonisan semua mahluk dimuka bumi sehingga mengambil moto “HARMONI SEISIBUMI”.

Sementara itu, Kepala Pusat Penguatan Karakter Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ir. Hendarman, M.Sc., Ph.D mengatakan bahwa lembaganya selama ini memonitor, mengamati dan memantau berbagai kebijakan pendidikan di Kabupaten Purwakarta.

Hasil pengamatan dan penilaian lembaganya Kabupaten Purwakarta salah satu kabupaten di Indonesia yang memiliki komitmen terhadap penguatan pendidikan karakter, atas dasar itu maka Kemdikbud memberikan penghargaan sebagai Dinas Pendidikan Cerdas Berkarakter bersama 4 kabupaten/kotalainnya se-Indonesia.

Dalam sambutannnya Bupati Purwakarta Ambu Anneu Ratna Mustika mengapresiasi Dinas Pendidikan yang telah melakukan berbagai inovasi dalam tata kelola pendidikan termasuk penguatan pendidikan karakter di Purwakarta.

Berbagai ikhtiar meningkatkan layanan dan mutu pendidikan harus terus didukung oleh semua pihak termasuk para orang tua dan masyarakat.

Loading...
www.domainesia.com
Click to comment

Berita Populer

To Top