<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>NasaruddinUmar Arsip - Purwakarta Post</title>
	<atom:link href="https://www.purwakartapost.co.id/tag/nasaruddinumar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.purwakartapost.co.id/tag/nasaruddinumar/</link>
	<description>Referensi Berita Purwakarta</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Feb 2026 14:38:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://www.purwakartapost.co.id/wp-content/uploads/2021/09/cropped-PurwakartaPost-32x32.jpeg</url>
	<title>NasaruddinUmar Arsip - Purwakarta Post</title>
	<link>https://www.purwakartapost.co.id/tag/nasaruddinumar/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menteri Agama Nasaruddin Umar Umumkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026</title>
		<link>https://www.purwakartapost.co.id/17/02/2026/nasional/menteri-agama-nasaruddin-umar-umumkan-1-ramadan-1447-h-jatuh-pada-kamis-19-februari-2026/31805/</link>
					<comments>https://www.purwakartapost.co.id/17/02/2026/nasional/menteri-agama-nasaruddin-umar-umumkan-1-ramadan-1447-h-jatuh-pada-kamis-19-februari-2026/31805/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sei]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 14:38:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Press Release]]></category>
		<category><![CDATA[AwalPuasa2026]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[MenteriAgama]]></category>
		<category><![CDATA[NasaruddinUmar]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan1447H]]></category>
		<category><![CDATA[SidangIsbat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.purwakartapost.co.id/?p=31805</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURWAKARTA POST – Pemerintah melalui Kementerian Agama secara resmi menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan...</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/17/02/2026/nasional/menteri-agama-nasaruddin-umar-umumkan-1-ramadan-1447-h-jatuh-pada-kamis-19-februari-2026/31805/">Menteri Agama Nasaruddin Umar Umumkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="6"><b data-path-to-node="6" data-index-in-node="0">PURWAKARTA POST</b> – Pemerintah melalui Kementerian Agama secara resmi menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Menteri Agama Nasaruddin Umar mengumumkan keputusan penting ini secara langsung setelah memimpin jalannya Sidang Isbat di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/2/2026).</p>
<p data-path-to-node="7">Oleh karena itu, ketetapan ini menjadi panduan resmi bagi seluruh umat Islam di Indonesia untuk memulai ibadah puasa secara serentak.</p>
<p data-path-to-node="7">Sebab, hasil musyawarah tersebut merujuk pada pemantauan posisi hilal secara ilmiah serta konfirmasi lapangan yang akurat.</p>
<h3 data-path-to-node="8">Alasan Teknis: Hilal Masih di Bawah Ufuk</h3>
<p data-path-to-node="9">Berdasarkan paparan data, Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia saat ini masih berada di bawah ufuk.</p>
<p data-path-to-node="9">Lebih lanjut, ketinggian hilal tercatat berada pada rentang -2,41° hingga -0,93°, yang secara astronomis berarti hilal belum mungkin terlihat.</p>
<p data-path-to-node="10">Maka dari itu, posisi tersebut belum memenuhi kriteria visibilitas yang ditetapkan oleh MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).</p>
<p data-path-to-node="10">Sebagai informasi, kriteria minimal yang menjadi kesepakatan adalah tinggi hilal 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.</p>
<p data-path-to-node="11"><em>&#8220;Data hisab menunjukkan posisi hilal hari ini belum memenuhi kriteria MABIMS. Sehingga, Sidang Isbat menyepakati 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis lusa,&#8221;</em> tegas Menag.</p>
<h3 data-path-to-node="12">Konfirmasi dari 96 Titik Pemantauan</h3>
<p data-path-to-node="13">Selain itu, laporan dari petugas perukyat di lapangan turut memperkuat hasil perhitungan tersebut.</p>
<p data-path-to-node="13">Tahun ini, Kementerian Agama mengerahkan petugas untuk memantau hilal di sedikitnya 96 titik pengamatan yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.</p>
<p data-path-to-node="14">Hasilnya, tidak ada satu pun pengamat yang melaporkan telah melihat hilal. Bahkan, laporan dari negara-negara Islam lainnya menunjukkan posisi hilal belum memenuhi syarat imkan rukyat.</p>
<p data-path-to-node="14">Oleh sebab itu, pemerintah memutuskan untuk melakukan <i data-path-to-node="14" data-index-in-node="239">istikmal</i> atau menggenapkan bulan Syakban menjadi 30 hari.</p>
<h3 data-path-to-node="15">Pesan Persatuan dan Kebersamaan</h3>
<p data-path-to-node="16">Dalam momentum tersebut, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan pesan mendalam agar penetapan ini menjadi simbol persatuan bangsa.</p>
<p data-path-to-node="16">Meskipun demikian, ia tetap mengimbau masyarakat agar saling menghargai apabila terdapat perbedaan keyakinan dalam memulai awal puasa di sebagian kelompok.</p>
<p data-path-to-node="17"><em>“Jadikan perbedaan sebagai mozaik indah bangsa Indonesia. Kita sudah berpengalaman dalam perbedaan, namun tetap kokoh dalam persatuan,”</em> tutur Menag.</p>
<p data-path-to-node="18">Pada akhirnya, jajaran penting seperti Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i, Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang, Ketua Umum MUI Anwar Iskandar, serta para ahli falak dari BMKG dan BRIN turut menyaksikan sidang ini.</p>
<p data-path-to-node="18">Melalui keputusan ini, umat Islam kini dapat bersiap menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh kekhusyukan. (Din)</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/17/02/2026/nasional/menteri-agama-nasaruddin-umar-umumkan-1-ramadan-1447-h-jatuh-pada-kamis-19-februari-2026/31805/">Menteri Agama Nasaruddin Umar Umumkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.purwakartapost.co.id/17/02/2026/nasional/menteri-agama-nasaruddin-umar-umumkan-1-ramadan-1447-h-jatuh-pada-kamis-19-februari-2026/31805/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 25/61 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 10/23 queries in 0.092 seconds using Redis

Served from: www.purwakartapost.co.id @ 2026-07-20 13:35:08 by W3 Total Cache
-->