<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kampung Perahu Arsip - Purwakarta Post</title>
	<atom:link href="https://www.purwakartapost.co.id/tag/kampung-perahu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.purwakartapost.co.id/tag/kampung-perahu/</link>
	<description>Referensi Berita Purwakarta</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Dec 2025 11:23:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://www.purwakartapost.co.id/wp-content/uploads/2021/09/cropped-PurwakartaPost-32x32.jpeg</url>
	<title>Kampung Perahu Arsip - Purwakarta Post</title>
	<link>https://www.purwakartapost.co.id/tag/kampung-perahu/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kerajinan Perahu Cikao Bandung, Jejak Sejarah dari Pelabuhan Ramai Purwakarta</title>
		<link>https://www.purwakartapost.co.id/11/12/2025/purwakarta/kerajinan-perahu-cikao-bandung-sejarah-purwakarta/31003/</link>
					<comments>https://www.purwakartapost.co.id/11/12/2025/purwakarta/kerajinan-perahu-cikao-bandung-sejarah-purwakarta/31003/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sei]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 11:23:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Produk]]></category>
		<category><![CDATA[Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Cikao Bandung Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Disipusda Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jatiluhur]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Perahu]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan Perahu Cikao Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Purwakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.purwakartapost.co.id/?p=31003</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURWAKARTA POST – Desa Cikao Bandung, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, menyimpan sejarah panjang kejayaan transportasi...</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/11/12/2025/purwakarta/kerajinan-perahu-cikao-bandung-sejarah-purwakarta/31003/">Kerajinan Perahu Cikao Bandung, Jejak Sejarah dari Pelabuhan Ramai Purwakarta</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="3"><b>PURWAKARTA POST</b> – Desa Cikao Bandung, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, menyimpan sejarah panjang kejayaan transportasi air. Desa Cikao Bandung pernah mengharumkan nama Purwakarta sebagai pusat Kerajinan Perahu Cikao Bandung terbesar pada masanya.</p>
<p data-path-to-node="3">Kini, warisan budaya yang dulunya menjadi denyut nadi perekonomian lokal itu menghadapi tantangan berat, dengan jumlah perajin yang tersisa bisa dihitung jari.</p>
<h3 data-path-to-node="4">Masa Keemasan Kampung Perahu</h3>
<p data-path-to-node="5">Dahulu, sebelum kendaraan bermotor mendominasi, perahu kayu tradisional merupakan alat transportasi andalan di wilayah ini. Transportasi ini sangat penting, khususnya bagi warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai. Menurut catatan sejarah, Cikao Bandung bukan hanya pusat kerajinan, melainkan juga pelabuhan penting.</p>
<p data-path-to-node="6">Sungai Cikao menjadi satu-satunya akses utama yang menghubungkan Batavia (Jakarta) dengan Purwakarta dan daerah sekitarnya. Akibatnya, Cikao Bandung menjadi wilayah yang sangat ramai, disinggahi pedagang dari berbagai daerah, bahkan luar negeri.</p>
<p data-path-to-node="6">Melihat tingginya mobilitas ini, masyarakat lokal mengembangkan keterampilan membuat perahu. Hampir seluruh Kepala Keluarga (KK) segera menguasai keterampilan ini. Bahkan, saking populernya, desa ini mendapat julukan istimewa: Kampung Perahu.</p>
<h3 data-path-to-node="7">Redupnya Kerajinan Perahu Cikao Bandung</h3>
<p data-path-to-node="8">Sayangnya, masa kejayaan Kerajinan Perahu Cikao Bandung mulai meredup sejak pembangunan Bendung Walahar di Karawang pada tahun 1918. Pembangunan bendungan ini secara efektif menutup arus air dari Sungai Citarum menuju hilir.</p>
<p data-path-to-node="8">Alhasil, perahu tidak bisa lagi menyusuri Sungai Cikao. Sejak saat itu, lalu lintas perahu di Sungai Cikao menjadi sepi. Kini, hanya tersisa perahu pengangkut pasir atau bambu untuk keperluan lokal.</p>
<p data-path-to-node="9">Selain faktor penutupan akses, kondisi sungai yang mengalami pendangkalan dan sedimentasi juga memperparah lesunya usaha. Masa redup ini mulai terasa sejak tahun 1980-an, dan kemunduran parah terjadi pada awal 1990-an. Minimnya permintaan order membuat para perajin gulung tikar.</p>
<p data-path-to-node="9">Oleh karena itu, generasi penerus pun kehilangan minat pada kerajinan ini karena prospek ekonominya dianggap tidak lagi menjanjikan. Kini, tinggal segelintir perajin tua yang masih berusaha mempertahankan tradisi pembuatan perahu Cikao Bandung. (Din)</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/11/12/2025/purwakarta/kerajinan-perahu-cikao-bandung-sejarah-purwakarta/31003/">Kerajinan Perahu Cikao Bandung, Jejak Sejarah dari Pelabuhan Ramai Purwakarta</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.purwakartapost.co.id/11/12/2025/purwakarta/kerajinan-perahu-cikao-bandung-sejarah-purwakarta/31003/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 14/123 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 7/82 queries in 0.099 seconds using Redis

Served from: www.purwakartapost.co.id @ 2026-07-20 08:04:29 by W3 Total Cache
-->