<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hoax Arsip - Purwakarta Post</title>
	<atom:link href="https://www.purwakartapost.co.id/tag/hoax/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.purwakartapost.co.id/tag/hoax/</link>
	<description>Referensi Berita Purwakarta</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Apr 2020 12:03:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://www.purwakartapost.co.id/wp-content/uploads/2021/09/cropped-PurwakartaPost-32x32.jpeg</url>
	<title>Hoax Arsip - Purwakarta Post</title>
	<link>https://www.purwakartapost.co.id/tag/hoax/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bupati Purwakarta Prihatin Banyak Hoax di Tengah Wabah Covid-19</title>
		<link>https://www.purwakartapost.co.id/09/04/2020/teknologi/bupati-purwakarta-prihatin-banyak-hoax-di-tengah-wabah-covid-19/21160/</link>
					<comments>https://www.purwakartapost.co.id/09/04/2020/teknologi/bupati-purwakarta-prihatin-banyak-hoax-di-tengah-wabah-covid-19/21160/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sei]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2020 12:03:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.purwakartapost.co.id/?p=21160</guid>

					<description><![CDATA[<p>Purwakarta Post &#8211; Masyarakat diminta selektif menyerap informasi-informasi di tengah wabah Covid-19. Bupati Purwakarta, Anne...</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/09/04/2020/teknologi/bupati-purwakarta-prihatin-banyak-hoax-di-tengah-wabah-covid-19/21160/">Bupati Purwakarta Prihatin Banyak Hoax di Tengah Wabah Covid-19</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Purwakarta Post</strong> &#8211; Masyarakat diminta selektif menyerap informasi-informasi di tengah wabah Covid-19. Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengaku prihatin, dengan banyaknya isu-isu yang menyesatkan masyarakat dan menimbulkan keresahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Belakangan ini, informasi hoax itu terpantau marak, jadi bola liar di beberapa jejaring media sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Masyarakat, kerap dibuat kebingungan untuk memilah informasi yang dianggap benar dan valid, misalnya mengenai kebijakan imbas dari wabah corona ini. Karena, banyak terdapat konten-konten informasi yang ternyata tidak sesuai fakta di lapangan,” ujar Anne, Kamis (9/4/2020).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terbaru, ada pesan berantai yang yang memuat informasi soal kebijakan penutupan jalan dampak dari wabah corona. Dalam pesan tersebut menyebutkan ada beberapa jalur krusial yang ditutup sementara waktu selama tanggap Covid-19.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dalam pesan berantai itu, salah satunya menyebutkan ada lima akses masuk utama ke Purwakarta yang akan ditutup mulai H-5 puasa, di antaranya GT Sadang, CIkopo dan jalur krusial lainnya. Kami tegaskan, informasi dari pesan tersebut tidak benar alias hoax,&#8221; kata dia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam situasi seperti saat ini, Anne berharap, masyarakat tidak begitu saja menyaplok informasi yang sumbernya tidak jelas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk itu, pihaknya meminta supaya masyarakat bisa menanyakan langsung ke pemerintah jika membutuhkan informasi soal covid-19 ataupun dampak yang ditimbulkan dari wabah virus mematikan ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami sudah menyiapkan ruangan press conference, sebagai pintu informasi mengenai wabah Covid-19 ini. Lokasinya, di Kantor Dinas Kesehatan. Jadi, kalau masyarakat butuh informasi valid, bisa datang langsung atau menghubungi call center 112 yang siaga 24 jam,&#8221; demikian Ambu Anne. </p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/09/04/2020/teknologi/bupati-purwakarta-prihatin-banyak-hoax-di-tengah-wabah-covid-19/21160/">Bupati Purwakarta Prihatin Banyak Hoax di Tengah Wabah Covid-19</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.purwakartapost.co.id/09/04/2020/teknologi/bupati-purwakarta-prihatin-banyak-hoax-di-tengah-wabah-covid-19/21160/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tekan Informasi Hoaks, Diskominfo Purwakarta Gandeng Kelompok Informasi Masyarakat</title>
		<link>https://www.purwakartapost.co.id/03/05/2019/purwakarta/tekan-informasi-hoaks-diskominfo-purwakarta-gandeng-kelompok-informasi-masyarakat/18883/</link>
					<comments>https://www.purwakartapost.co.id/03/05/2019/purwakarta/tekan-informasi-hoaks-diskominfo-purwakarta-gandeng-kelompok-informasi-masyarakat/18883/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Utama]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 May 2019 08:31:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.purwakartapost.co.id/?p=18883</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURWAKARTAPOST.CO.ID-Banyaknya informasi yang cenderung kearah hoaks, Diskominfo Purwakarta bersama Komunitas Informasi Masyarakat (KIM), menggelar seminar...</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/03/05/2019/purwakarta/tekan-informasi-hoaks-diskominfo-purwakarta-gandeng-kelompok-informasi-masyarakat/18883/">Tekan Informasi Hoaks, Diskominfo Purwakarta Gandeng Kelompok Informasi Masyarakat</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PURWAKARTAPOST.CO.ID-Banyaknya informasi yang cenderung kearah hoaks, Diskominfo Purwakarta bersama Komunitas Informasi Masyarakat (KIM), menggelar seminar sosialisasi informasi masyarakat.</p>
<p>Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Purwakarta, Siti Ida Hamidah mengatakan bahwa dengan mudahnya penggunaan media sosial,juga perlu ada filter dan pemahaman kepada masyarakat dalam menyampaikan informasi.</p>
<p>&#8220;Kelompok informasi masyarakat terbentuk dari,oleh dan untuk masyarakat sehingga kita mengapresiasi dan mendukung terutama dalam filterisasi informasi yang semakin cepat terutama hoaks,&#8221; ujar Ida disela seminar Sosialisasi KIM, di Aula Janaka Pemda Purwakarta,Kamis (2/5/2019).</p>
<p>Sehingga menurutnya, Diskominfo Purwakarta bersama Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) komitmen untuk mencegah hoaks di sosial media.</p>
<p>Apalagi Diskominfo Purwakarta berkomitmen dalam menangkal isu &#8211; isu bersifat hoaks, sehingga keberadaan KIM yang dibentuk dari masyarakat sendiri sangatlah membantu, terutama dalam informasi.</p>
<p>&#8220;Adanya KIM salah satunya menteralisir informasi hoaks,sehingga tidak ada isu yang simpang siur bahkan membuat resah masyarakat,&#8221; kata Ida.</p>
<p>Sedangkan menurut Ketua KIM Jawa Barat Yus Hartiman,mengatakan bahwa kegiatan yang diselenggarakan bersama Diskominfo Purwakarta,mendapatkan apresiasi apalagi semakin cepatnya informasi,terkadang masyarakat terkadang tidak memfilter informasi yang didapatnya.</p>
<p>&#8220;Bahwa KIM ini bisa dikatakan legal karena secara payung hukum dan regulasi sudah sesuai dan kita sosialisasikan sekarang,adapun dibentuknya KIM salah satunya menekan informasi hoaks di tengah masyarakat,&#8221; ujar Yus ditempat yang sama.</p>
<p>Yus pun mengatakan,bahwa KIM yang terbentuk sejak 2015, sudah memiliki komitmen yang tinggi dalam mencegah hoaks,bahkan menurutnya sebelum terbentuk saber hoaks yang terbentuk di Bandung.</p>
<p>&#8220;Bahkan sejak 2015 kita sudah melawan hoaks,sebelum terbentuk saber hoaks malahan,bahkan kita sering kali menetralkan dan memberikan pemahaman tentang informasi yang sebenarnya,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Adapun terkait sebaran hoaks di Jawa Barat, dirinya mengatakan bahwa masyarakat Jawa Barat sudah dikatakan sudah bisa memilah informasi, walaupun begitu setiap hari ada 2 informasi hoaks yang beredar di Jawa Barat.</p>
<p>&#8220;informasi hoaks itu sangat merusak dan KIM bisa menjadi benteng dan pencerdas agar masyarakat mendapatkan informasi yang baik dan benar, &#8221; katanya.</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/03/05/2019/purwakarta/tekan-informasi-hoaks-diskominfo-purwakarta-gandeng-kelompok-informasi-masyarakat/18883/">Tekan Informasi Hoaks, Diskominfo Purwakarta Gandeng Kelompok Informasi Masyarakat</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.purwakartapost.co.id/03/05/2019/purwakarta/tekan-informasi-hoaks-diskominfo-purwakarta-gandeng-kelompok-informasi-masyarakat/18883/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratna Sarumpaet Masuk Daftar Hoaks Terbesar dalam Sejarah Indonesia</title>
		<link>https://www.purwakartapost.co.id/12/10/2018/teknologi/ratna-sarumpaet-masuk-daftar-hoaks-terbesar-dalam-sejarah-indonesia/17222/</link>
					<comments>https://www.purwakartapost.co.id/12/10/2018/teknologi/ratna-sarumpaet-masuk-daftar-hoaks-terbesar-dalam-sejarah-indonesia/17222/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[David Aditya]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Oct 2018 14:30:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Quora]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.purwakartapost.co.id/?p=17222</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURWAKARTAPOST.CO.ID-Baru-baru ini netizen pengguna situs pertukaran pengetahuan dan pertanyaan Quora memberikan jawaban atas pertanyaan Apa...</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/12/10/2018/teknologi/ratna-sarumpaet-masuk-daftar-hoaks-terbesar-dalam-sejarah-indonesia/17222/">Ratna Sarumpaet Masuk Daftar Hoaks Terbesar dalam Sejarah Indonesia</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PURWAKARTAPOST.CO.ID-Baru-baru ini netizen pengguna situs pertukaran pengetahuan dan pertanyaan Quora memberikan jawaban atas pertanyaan Apa Kebohongan Terbesar dalam Sejarah Indonesia?, dari 22 jawaban salah satunya adalah Ratna Sarumpaet. Ratna Sarumpaet masuk dalam daftar hoaks terbesar dalam sejarah Indonesia.</p>
<p>Pertanyaan Apa Kebohongan Terbesar dalam Sejarah Indonesia? mulai dijawab tanggal 4 Juni 2018. Jawaban-jawaban netizen dimulai dari &#8220;Indonesia Dijajah Belanda selama 350 tahun&#8221;. Jawaban ini mendapat dukungan naik hingga 141 netizen pengguna Quora.</p>
<p>Sementara jawaban lainnya adalah &#8220;Indonesia Mengalahkan Belanda dengan Bambu Runcing&#8221;, jawaban ini mendapatkan dukungan naik sebanyak 122 netizen pengguna Quora.</p>
<p>Jawaban selanjutnya terkait Apa Kebohongan Terbesar dalam Sejarah Indonesia? adalah &#8220;Jenderal A. W. S. Mallaby dibunuh oleh rakyat Indonesia&#8221; yang ditulis oleh Arzu Shalimar pada 18 Juli 2018. Menurut Arzu Jenderal Mallaby terbunuh lantaran tembakan salah sasaran (friendly fire) anak buahnya sendiri yang mengenai Jenderal Mallaby dan kesalahan taktik dalam berperang. Jawaban Arzu mendapatkan dukungan naik tertinggi hingga 251 dukungan.</p>
<p>Jawaban lain yang juga mendapat dukungan naik dari pertanyaan Apa Kebohongan Terbesar dalam Sejarah Indonesia? adalah &#8220;Pemberontakan PKI Madiun 1948&#8221; yang berkaitan dengan <em>Red Drive Proposal. </em>Jawaban ini dibuat oleh Aprianto Nugraha pada tanggal 24 Juli 2018.</p>
<p>Dari beberapa jawaban tersebut seorang netizen pengguna Quora Yudhistya Ksyatria menjawab untuk pertanyaan Apa Kebohongan Terbesar dalam Sejarah Indonesia? dengan jawaban singkat dan bergambar &#8220;Ini&#8221;. Jawaban bergambar Ratna Sarumpaet saat sebelum dioperasi dan setelah dioperasi plastik.  Jawaban ini mendapat dukungan naik hingga 158 dan telah tayang sebanyak 2 ribu kali.</p>
<p>Cek seberapa banyak dukungan <em>Ratna Sarumpaet Masuk Daftar Hoaks Terbesar dalam Sejarah Indonesia</em> melalui situs <a href="https://id.quora.com/Apa-kebohongan-terbesar-dalam-sejarah-Indonesia">Quora</a>.</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/12/10/2018/teknologi/ratna-sarumpaet-masuk-daftar-hoaks-terbesar-dalam-sejarah-indonesia/17222/">Ratna Sarumpaet Masuk Daftar Hoaks Terbesar dalam Sejarah Indonesia</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.purwakartapost.co.id/12/10/2018/teknologi/ratna-sarumpaet-masuk-daftar-hoaks-terbesar-dalam-sejarah-indonesia/17222/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sebar Berita Hoax, Pemuda Jatiluhur Ditangkap Polisi</title>
		<link>https://www.purwakartapost.co.id/25/02/2018/teknologi/sebar-berita-hoax-pemuda-jatiluhur-ditangkap-polisi/14109/</link>
					<comments>https://www.purwakartapost.co.id/25/02/2018/teknologi/sebar-berita-hoax-pemuda-jatiluhur-ditangkap-polisi/14109/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sei]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Feb 2018 10:42:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Jatiluhur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.purwakartapost.co.id/?p=14109</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURWAKARTAPOST.CO.ID-Diduga gara-gara menyebarluaskan berita hoax, seorang pemuda asal Kecamatan Jatiluhur Kabupaten Purwakarta terpaksa dibekuk jajaran...</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/25/02/2018/teknologi/sebar-berita-hoax-pemuda-jatiluhur-ditangkap-polisi/14109/">Sebar Berita Hoax, Pemuda Jatiluhur Ditangkap Polisi</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PURWAKARTAPOST.CO.ID-Diduga gara-gara menyebarluaskan berita hoax, seorang pemuda asal Kecamatan Jatiluhur Kabupaten Purwakarta terpaksa dibekuk jajaran anggota Polsek setempat.</p>
<p>Tersangka bernama RRM (22) itu berhasil ditangkap petugas dikediamannya di Kampung Suka Hurip Rt 08/ 05 Desa/Kecamatan Jatiluhur Purwakarta, Sabtu (24/2/2018).</p>
<p>&#8220;RRM alias Lahem kita tangkap lantaran menyebar luaskan berita hoax tentang tertangkapnya anggota PKI diwilayah Jatiluhur melalui media sosial Facebook,&#8221; ungkap Kapolsek Jatiluhur, AKP Deni Hamari, kepada awak media, minggu (25/2/2018).</p>
<p>Ia mengatakan, postingan tersangka itu sangat berbahaya bagi masyarakat luas, sebab itu informasi bermuatan diskriminasi ras, etnis atau ujaran kebencian dan permusuhan terhadap individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas SARA.</p>
<p>&#8220;Dari tersangka kami berhasil menyita sejumlah barang bukti, diantaranya satu unit telepon genggam dan akun Facebook dengan nama Lahem RRM,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Tersangka diketahui  posting dua file foto di akun media social facebook dengan nama akun Lahem RRM yang berisi kata &#8220;Aya PKI benang hiji, kede bray warga jatiluhur jg sakitar na bisi aya komplotan deui kudu hati2 jagaan ulama2 nu aya d lemburna masing2&#8221;. Padahal pada saat itu petugas mengamankan orang yang mengidap gangguan jiwa.</p>
<p>&#8220;Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya  tersangka dapat ditahan dan dijerat dengan Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b angka 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman di atas lima tahun,&#8221; tegas dia.</p>
<p>Selain itu, pihaknya mengimbau kepada seluru masyarakat agar dapat memetik pelajaran dari kasus ini ataupun kasus serupa lainnya. Masyarakat harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial, &#8220;bijak lah dalam menggunakan media sosial, Think before click,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/25/02/2018/teknologi/sebar-berita-hoax-pemuda-jatiluhur-ditangkap-polisi/14109/">Sebar Berita Hoax, Pemuda Jatiluhur Ditangkap Polisi</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.purwakartapost.co.id/25/02/2018/teknologi/sebar-berita-hoax-pemuda-jatiluhur-ditangkap-polisi/14109/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 25/75 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 9/25 queries in 0.172 seconds using Redis

Served from: www.purwakartapost.co.id @ 2026-07-20 10:33:28 by W3 Total Cache
-->