<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gunung Cantayan Arsip - Purwakarta Post</title>
	<atom:link href="https://www.purwakartapost.co.id/tag/gunung-cantayan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.purwakartapost.co.id/tag/gunung-cantayan/</link>
	<description>Referensi Berita Purwakarta</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Jun 2016 07:00:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://www.purwakartapost.co.id/wp-content/uploads/2021/09/cropped-PurwakartaPost-32x32.jpeg</url>
	<title>Gunung Cantayan Arsip - Purwakarta Post</title>
	<link>https://www.purwakartapost.co.id/tag/gunung-cantayan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bupati Purwakarta Marah Hutan Cantayan Digunduli Warga</title>
		<link>https://www.purwakartapost.co.id/22/06/2016/purwakarta/bupati-purwakarta-marah-hutan-cantayan-digunduli-warga/3255/</link>
					<comments>https://www.purwakartapost.co.id/22/06/2016/purwakarta/bupati-purwakarta-marah-hutan-cantayan-digunduli-warga/3255/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sei]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jun 2016 07:00:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Cantayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.purwakartapost.co.id/?p=3255</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURWAKARTAPOST.CO.ID-Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi marah lahan penyangga hujan seluas 88,93 hektar di kaki Gunung Cantayan,...</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/22/06/2016/purwakarta/bupati-purwakarta-marah-hutan-cantayan-digunduli-warga/3255/">Bupati Purwakarta Marah Hutan Cantayan Digunduli Warga</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PURWAKARTAPOST.CO.ID-Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi marah lahan penyangga hujan seluas 88,93 hektar di kaki Gunung Cantayan, Kecamatan Maniis gundul ditebang warga.</p>
<p>Bupati marah lantaran sebelumnya menerima pesan singkat laporan soal kondisi lahan di bahwa kaki Gunung Cantayan yang gundul.</p>
<p>“Kalau Kecamatan Maniis mau hancur ya silakan. Teruskan penebangan yang kalian lakukan disana. Jangan sisakan satu pohon pun biar longsor sekalian. Nanti kan saya tinggal buat laporan untuk bapak-bapak ini. Anda ini tokoh masyarakat. Jangan pernah memanasi warga agar menebang pohon,&#8221; papar Bupati Dedi belum lama ini.</p>
<p>Lahan di kawasan utan Cantayan sendiri adalah sengketa antara warga dengan Perhutani yang dimenangkan warga di Mahkamah Konstitusi. Meski demikian dia meminta agar warga tidak seenaknya menebang hutan hingga gundul habis. Dia meminta agar warga menanam kembali pohon di lahan itu untuk menghindari kemungkinan bencana saat musim hujan tiba.</p>
<p>“Jangan mentang-mentang anda semua memenangkan gugatan kemudian bisa berlaku seenaknya terhadap hutan. Saya minta mulai hari ini tanami kembali dan kalian berhenti melakukan penebangan,&#8221; jelasnya dengan nada tinggi.</p>
<p>Menurutnya penanaman pohon untuk mengantisipasi bencana longsor. Dia yakin bencana longsor mengintai warga Maniis setelah hutan Cantayan ditebang habis.</p>
<p>“Kalau longsor kan anda juga yang rugi, kita rugi, seluruh warga Purwakarta akan rugi. Tolonglah jangan diulangi lagi,&#8221; timpalnya.</p>
<p>Sebelumnya berdasarkan hasil putusan Mahkamah Konstitusi sengketa lahan itu memenangkan warga. Pihak tergugat yaitu, Perhuta harus membayar ganti rugi sebesar Rp 8 miliar kepada warga, namun hingga kini belum dibayarkan.</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/22/06/2016/purwakarta/bupati-purwakarta-marah-hutan-cantayan-digunduli-warga/3255/">Bupati Purwakarta Marah Hutan Cantayan Digunduli Warga</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.purwakartapost.co.id/22/06/2016/purwakarta/bupati-purwakarta-marah-hutan-cantayan-digunduli-warga/3255/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 23/56 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 10/25 queries in 0.312 seconds using Redis

Served from: www.purwakartapost.co.id @ 2026-07-21 11:12:05 by W3 Total Cache
-->