<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Egrang Arsip - Purwakarta Post</title>
	<atom:link href="https://www.purwakartapost.co.id/tag/egrang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.purwakartapost.co.id/tag/egrang/</link>
	<description>Referensi Berita Purwakarta</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Nov 2025 13:22:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://www.purwakartapost.co.id/wp-content/uploads/2021/09/cropped-PurwakartaPost-32x32.jpeg</url>
	<title>Egrang Arsip - Purwakarta Post</title>
	<link>https://www.purwakartapost.co.id/tag/egrang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Melestarikan Budaya Sunda, SDN 2 Cimahi Puncaki Olahraga Tradisional Purwakarta di Level Jabar</title>
		<link>https://www.purwakartapost.co.id/30/11/2025/pendidikan/olahraga-tradisional-purwakarta-sdn-2-cimahi-juara-jabar/30528/</link>
					<comments>https://www.purwakartapost.co.id/30/11/2025/pendidikan/olahraga-tradisional-purwakarta-sdn-2-cimahi-juara-jabar/30528/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sei]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 13:22:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Egrang]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kaulinan Barudak]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga Tradisional Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Olstrad Jabar 2025]]></category>
		<category><![CDATA[SDN 2 Cimahi]]></category>
		<category><![CDATA[Tarompah Panjang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.purwakartapost.co.id/?p=30528</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURWAKARTA POST – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Cimahi, Purwakarta, kembali menunjukkan kualitas Olahraga Tradisional...</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/30/11/2025/pendidikan/olahraga-tradisional-purwakarta-sdn-2-cimahi-juara-jabar/30528/">Melestarikan Budaya Sunda, SDN 2 Cimahi Puncaki Olahraga Tradisional Purwakarta di Level Jabar</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PURWAKARTA POST</strong> – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Cimahi, Purwakarta, kembali menunjukkan kualitas Olahraga Tradisional Purwakarta terbaiknya di kancah provinsi.</p>
<p>Sekolah tersebut berhasil meraih prestasi gemilang dalam Invitasi Olahraga Tradisional (Olstrad) Tingkat Jawa Barat Tahun 2025.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Invitasi yang berlangsung di Kabupaten Karawang pada tanggal 26 hingga 27 November 2025 tersebut disaksikan oleh berbagai pihak, termasuk kepala sekolah, guru, pengawas, hingga K3S Kabupaten Purwakarta. SDN 2 Cimahi berhasil meraih Juara ke-1 Cabang Tarompah Panjang dan Juara ke-3 Cabang Egrang, sekaligus mengukuhkan dominasi mereka dalam Olahraga Tradisional Purwakarta.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Konsistensi Latihan Membuahkan Juara</h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala SDN 2 Cimahi, Elis Nurmaliah, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas perjuangan anak-anak hebat yang selalu gigih berlatih.<em> &#8220;Saya merasa bangga akan prestasi yang diraih, semoga peserta didik semakin bersemangat lagi dalam mengembangkan olahraga tradisional untuk melestarikan budaya Sunda,&#8221;</em> tutur Elis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Pelatih Olstrad SDN 2 Cimahi, Bunjali, mengatakan bahwa SDN 2 Cimahi konsisten menerapkan pembiasaan kaulinan barudak. Pembiasaan ini masuk dalam program <em>7 Poe Atikan</em>, khususnya di hari Rabu maneh di sunda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Target Pertahankan Gelar dan Pelestarian Budaya</h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Murid-murid SDN 2 Cimahi aktif mengenal dan belajar berbagai jenis olahraga tradisional. Jenis olahraga tersebut meliputi egrang, bakiak, hadang, sumpitan, dan dagongan. Oleh karena itu, sekolah ini selalu berpartisipasi dalam lomba Olstrad dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga tingkat provinsi dengan target juara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>&#8220;Karena ada target yang kita capai yaitu mempertahankan juara, anak-anaknya gigih berlatih setiap hari,&#8221;</em> ujar Bunjali. Bunjali menambahkan bahwa usaha keras ini berhasil mempertahankan gelar Juara tingkat provinsi, khususnya pada cabang Egrang dan Tarompah Panjang. Raihan prestasi ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan di Purwakarta dalam melestarikan Olahraga Tradisional Purwakarta. (Din)</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/30/11/2025/pendidikan/olahraga-tradisional-purwakarta-sdn-2-cimahi-juara-jabar/30528/">Melestarikan Budaya Sunda, SDN 2 Cimahi Puncaki Olahraga Tradisional Purwakarta di Level Jabar</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.purwakartapost.co.id/30/11/2025/pendidikan/olahraga-tradisional-purwakarta-sdn-2-cimahi-juara-jabar/30528/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dedi Mulyadi, Egrang dan Filosofi Keseimbangan Demokrasi</title>
		<link>https://www.purwakartapost.co.id/19/08/2017/purwakarta/dedi-mulyadi-egrang-dan-filosofi-keseimbangan-demokrasi/11143/</link>
					<comments>https://www.purwakartapost.co.id/19/08/2017/purwakarta/dedi-mulyadi-egrang-dan-filosofi-keseimbangan-demokrasi/11143/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Utama]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Aug 2017 10:42:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Dedi Mulyadi]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Egrang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.purwakartapost.co.id/?p=11143</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURWAKARTAPOST.CO.ID-Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi memiliki kesan tersendiri terhadap permainan tradisional egrang yang dibawakan oleh salah...</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/19/08/2017/purwakarta/dedi-mulyadi-egrang-dan-filosofi-keseimbangan-demokrasi/11143/">Dedi Mulyadi, Egrang dan Filosofi Keseimbangan Demokrasi</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PURWAKARTAPOST.CO.ID-Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi memiliki kesan tersendiri terhadap permainan tradisional egrang yang dibawakan oleh salah satu simpul peserta Festival Panji Demokrasi Purwakarta dari kalangan pelajar. Sebagaimana diketahui, pawai ini dilaksanakan pada Jum’at (18/8/2017) di Desa Babakan sampai Desa Wanayasa, Kecamatan Wanayasa, Purwakarta.</p>
<p>Menurut Dedi, egrang memiliki makna filosofis kuat yang berhubungan langsung dengan asas demokrasi sehingga Festival yang diadakan malam ini yang salah satunya dimeriahkan oleh pawai egrang semakin menguatkan korelasi tersebut.</p>
<p>“Demokrasi sesungguhnya kan keseimbangan antara hak dan kewajiban. Egrang, saya fahami bisa mengajarkan keseimbangan itu. Jika demokrasi sudah seimbang maka negeri ini dapat mencapai kemakmuran. Kegiatan malam hari ini adalah pendidikan menuju arah itu,” katanya di Desa Babakan, Kecamatan Wanayasa, titik start pawai.</p>
<p>Sebagai permainan tradisional, egrang juga sudah menyumbang sumbangsih besar bagi Kabupaten Purwakarta. Pada Tahun 2012 lalu, secara serempak, sebanyak 14.570 pelajar berhasil memecahkan rekor MURI sebagai peserta permainan egrang terbanyak sepanjang sejarah.</p>
<p>Atas dasar ini, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi juga menyerukan pelestarian permainan tradisional sebab dalam setiap permainan khas orang desa tersebut terdapat nilai pendidikan yang bisa ditanamkan sejak dini kepada anak-anak.</p>
<p>“Saya memandang sebenarnya kan bentuk kemodernan itu ada dalam hal-hal yang bersifat tradisional, dalam permainan tradisional, egrang itu salah satunya. Maka anak-anak harus kembali bermain permainan tradisional karena ada nilai pendidikan yang kuat didalamnya. Akar tradisi mereka harus tetap kokoh,” katanya menambahkan.</p>
<p>Alasan tradisionalisme inilah yang menjadikan pria yang kini gemar mengenakan peci hitam tersebut memilih Wanayasa sebagai lokasi kegiatan. Selain karena refleksi nilai sejarah karena Wanayasa merupakan cikal bakal Purwakarta, juga menurutnya, hal ini didasarkan pada pola pembangunan yang seharusnya merata, tidak melulu memperhatikan kota.</p>
<p>“Kita fokus selama ini kan bukan di kota, tetapi di desa. Ini waktunya masyarakat desa menikmati hiburan tidak hanya di perkotaan,” ucapnya.</p>
<p>Terakhir, Dedi juga meyakini bahwa jati diri bangsa Indonesia sebenarnya terletak di pedesaan. Sehingga, sangat pantas jika masyarakat di desa mendapatkan prioritas.</p>
<p>“Lihat saja tadi aksi teaterikal pas pembukaan, itu kan produk anak desa, mereka memiliki kekuatan dan keyakinan untuk berdaya saing dengan masyarakat kota sekalipun,” pungkasnya.</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/19/08/2017/purwakarta/dedi-mulyadi-egrang-dan-filosofi-keseimbangan-demokrasi/11143/">Dedi Mulyadi, Egrang dan Filosofi Keseimbangan Demokrasi</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.purwakartapost.co.id/19/08/2017/purwakarta/dedi-mulyadi-egrang-dan-filosofi-keseimbangan-demokrasi/11143/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 28/66 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 10/20 queries in 0.015 seconds using Redis

Served from: www.purwakartapost.co.id @ 2026-07-20 19:35:10 by W3 Total Cache
-->