<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Grafis Arsip - Purwakarta Post</title>
	<atom:link href="https://www.purwakartapost.co.id/category/grafis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.purwakartapost.co.id/category/grafis/</link>
	<description>Referensi Berita Purwakarta</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Aug 2019 08:52:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.purwakartapost.co.id/wp-content/uploads/2021/09/cropped-PurwakartaPost-32x32.jpeg</url>
	<title>Grafis Arsip - Purwakarta Post</title>
	<link>http://www.purwakartapost.co.id/category/grafis/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cerita Mengerikan Mayor Emang 8 Kali Ditembak Belanda untuk Kemerdekaan, Kamu? (2)</title>
		<link>https://www.purwakartapost.co.id/16/08/2019/grafis/cerita-mengerikan-mayor-emang-8-kali-ditembak-belanda-untuk-kemerdekaan-kamu-2/19595/</link>
					<comments>https://www.purwakartapost.co.id/16/08/2019/grafis/cerita-mengerikan-mayor-emang-8-kali-ditembak-belanda-untuk-kemerdekaan-kamu-2/19595/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Utama]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Aug 2019 08:52:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Grafis]]></category>
		<category><![CDATA[Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Kemerdekaan RI]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Purwakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.purwakartapost.co.id/?p=19595</guid>

					<description><![CDATA[<p>Purwakarta Post &#8211; Mayor Emang melanjutnya ceritanya bagaimana dia berjuang mempertahankan kemerdekaan RI dari Belanda,...</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/16/08/2019/grafis/cerita-mengerikan-mayor-emang-8-kali-ditembak-belanda-untuk-kemerdekaan-kamu-2/19595/">Cerita Mengerikan Mayor Emang 8 Kali Ditembak Belanda untuk Kemerdekaan, Kamu? (2)</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Purwakarta Post</strong> &#8211; Mayor Emang melanjutnya ceritanya bagaimana dia berjuang mempertahankan kemerdekaan RI dari Belanda, dia menjadi saksi hidup betapa kemerdekaan sangat mahal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah selamat dari patroli tentara Belanda di perkebunan karet Kalijati Subang, Mayor Emang bertahan hingga menjelang Magrib. Dia mendapat pertolongan dari seorang mantan pegawai kakeknya yakni, Main. Mayor Emang kemudian dievakuasi ke tempat yang lebih aman. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan 8 luka tembak dan tusukan, Mayor Emang tidak sadarkan diri selama 40 hari. Selama masa itu dia kerap kali mengigau dalam bahasa Belanda. Bahasa yang sama sekali dia tidak sukai. Tidak saja mengigau dengan bahasa Belanda saat tersadar Mayor Emang juga lebih ingin makan roti ketimbang beras atau singkong.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga: <strong><a href="https://www.purwakartapost.co.id/16/08/2019/grafis/cerita-mengerikan-mayor-emang-8-kali-ditembak-belanda-untuk-kemerdekaan-kamu-1/19591/?preview=true&amp;_thumbnail_id=19592">Cerita Mengerikan Mayor Emang 8 Kali Ditembak Belanda untuk Kemerdekaan, Kamu? (1)</a></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">8 luka peluru yang bersarang di tubuhnya membuat Mayor Emang harus pensiun dini di usia 25 atau hanya bertugas 5 tahun sebagai TRI.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Kenaikan Pangkat dari Presiden Soekarno</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Hampir seluruh tentara yang mengalami cacat seumur hidup atau pensiun dini mendapatkan kenaikan pangkat sebanyak 3 kali di atasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden Soekarno langsung yang memberikan kenaikan pangkat kepada seluruh anggota TRI yang cacat dan pensiun dini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi, abah pensiun dengan pangkat sersan mayor (Serma), waktu itu diberikan oleh presiden soekarno,” tutur Mayor Emang di kediamannya  Kampung Benteng, Desa Benteng RT 03/01, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (16/8/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kini ia tinggal bersama sang isteri sebagai seorang petani dengan lima anaknya. Mayor Emang menceritakan bagaimana anak-anak muda jaman dahulu lebih cinta tanah air.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dulu kalau cinta negara ini suka ditanya mau jadi Belanda atau Indonesia,semua anak muda kompak kita Indonesia siap berjuang,” pungkasnya.</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/16/08/2019/grafis/cerita-mengerikan-mayor-emang-8-kali-ditembak-belanda-untuk-kemerdekaan-kamu-2/19595/">Cerita Mengerikan Mayor Emang 8 Kali Ditembak Belanda untuk Kemerdekaan, Kamu? (2)</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.purwakartapost.co.id/16/08/2019/grafis/cerita-mengerikan-mayor-emang-8-kali-ditembak-belanda-untuk-kemerdekaan-kamu-2/19595/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cerita Mengerikan Mayor Emang 8 Kali Ditembak Belanda untuk Kemerdekaan, Kamu? (1)</title>
		<link>https://www.purwakartapost.co.id/16/08/2019/grafis/cerita-mengerikan-mayor-emang-8-kali-ditembak-belanda-untuk-kemerdekaan-kamu-1/19591/</link>
					<comments>https://www.purwakartapost.co.id/16/08/2019/grafis/cerita-mengerikan-mayor-emang-8-kali-ditembak-belanda-untuk-kemerdekaan-kamu-1/19591/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Utama]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Aug 2019 08:18:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Grafis]]></category>
		<category><![CDATA[Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Kemerdekaan RI]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Purwakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.purwakartapost.co.id/?p=19591</guid>

					<description><![CDATA[<p>Purwakarta Post &#8211; Cerita Mayor Emang pria kelahiran 1922 M yang 8 kali ditembak untuk...</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/16/08/2019/grafis/cerita-mengerikan-mayor-emang-8-kali-ditembak-belanda-untuk-kemerdekaan-kamu-1/19591/">Cerita Mengerikan Mayor Emang 8 Kali Ditembak Belanda untuk Kemerdekaan, Kamu? (1)</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Purwakarta Post</strong> &#8211; Cerita Mayor Emang pria kelahiran 1922 M yang 8 kali ditembak untuk kemerdekaan RI dari penjajahan kolonialisme Belanda menjadi saksi betapa kemerdekaan itu mahal harganya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mayor Emang merupakan seorang pejuang asal Kabupaten Purwakarta yang tinggal  Kampung Benteng, Desa Benteng RT 03/01, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Mayor Emang sendiri terlibat dalam pertempuran sengit saat Agresi militer Belanda II pada tahun 1948 di Kalijati Subang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat itu Mayor Emang masuk dalam Tentara Republik Indonesia (TRI) berpangkat Pratu pada Batalyon 1 Resimen 7 Purwakarta yang masih masuk wilayah TRI Bandung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saat itu, lagi memantau pos Belanda, bersama tiga orang lainnya terkena berondongan senapan Belanda, Bahkan, tiga teman saya gugur. Hanya abah saja yang hidup,” papar Mayor Emang, seperti dikutip dari <strong><a href="https://kesatu.co/kisah-haru-mayor-emang-pejuang-kemerdekaan-asal-purwakarta-yang-pernah-ditembak-belanda-hingga-8-kali/">Kesatu.co</a></strong>, Jumat (16/8/2019). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Mayor Emang tertembak sebanyak 8 kali yaitu di bagian punggung, tangan, kaki termasuk kepalanya. </p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://www.purwakartapost.co.id/wp-content/uploads/2019/08/Cerita-Mengerikan-Mayor-Emang-8-Kali-Ditembak-Belanda-untuk-Kemerdekaan-Kamu-1-1024x498.jpg" alt="" class="wp-image-19593"/><figcaption>Mayor Emang saat menunjukan surat keanggotaan TRI di kediamannya  Kampung Benteng, Desa Benteng RT 03/01, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat </figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Saat itu dia sama sekali tidak berdaya, tergeletak di perkebunan karet Kalijati Subang dengan 8 luka tembak. Wajah dan tubuhnya berlumuran darah, orang mungkin akan takut melihatnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sampai akhirnya dia bertemua dua orang perempuan yang melintas di perkebunan karet dan meminta tolong. Pertolongan pertama yang diminta Mayor Emang bukan apa-apa yaitu air minum dan daun pisang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga: <strong><a href="https://www.purwakartapost.co.id/19/01/2018/grafis/tahukah-kamu-warga-purwakarta-dihukum-mati-karena-menggulingkan-kereta-belanda-di-stasiun-bendul/13613/">Tahukah Kamu? Warga Purwakarta Dihukum Mati Karena Menggulingkan Kereta Belanda di Stasiun Bendul</a></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Mayor Emang meminta agar dua perempuan yang menolong menutupi wajahnya dengan daun pisang untuk mengelabui tentara kolonial Belanda yang saat itu berpatroli.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Benar saja, tidak lama kemudian tentara Belanda menghampiri tubuh Mayor Emang. Dia berpura-pura mati, perutnya ditusuk beberapa kali oleh bayonet, beruntung dia tidak bereaksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak saja menembak, menusuki tubuhnya dengan bayonet, wajah Mayor Emang pun diinjak tentara Belanda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi, abah bisa selamat, karena dikira sudah tewas,” ujar pria berusia 97 tahun tersebut. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Cerita selanjutnya tentang Mayor Emang baca pada <strong><a href="https://www.purwakartapost.co.id/16/08/2019/purwakarta/cerita-mengerikan-mayor-emang-8-kali-ditembak-belanda-untuk-kemerdekaan-kamu-2/19595/">tulisan kedua</a></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"> </p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/16/08/2019/grafis/cerita-mengerikan-mayor-emang-8-kali-ditembak-belanda-untuk-kemerdekaan-kamu-1/19591/">Cerita Mengerikan Mayor Emang 8 Kali Ditembak Belanda untuk Kemerdekaan, Kamu? (1)</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.purwakartapost.co.id/16/08/2019/grafis/cerita-mengerikan-mayor-emang-8-kali-ditembak-belanda-untuk-kemerdekaan-kamu-1/19591/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Episode Rancadarah: Pemberontakan Cina Makao di Purwakarta</title>
		<link>https://www.purwakartapost.co.id/14/08/2019/grafis/episode-rancadarah-pemberontakan-cina-makao-di-purwakarta/19580/</link>
					<comments>https://www.purwakartapost.co.id/14/08/2019/grafis/episode-rancadarah-pemberontakan-cina-makao-di-purwakarta/19580/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Utama]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Aug 2019 03:26:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Grafis]]></category>
		<category><![CDATA[Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Purwakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.purwakartapost.co.id/?p=19580</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada tahun 1832 jaman Dalem Suriawinata itu, datanglah beberapa rombongan Tionghoa-sengke, datang dari (negeri) seberang...</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/14/08/2019/grafis/episode-rancadarah-pemberontakan-cina-makao-di-purwakarta/19580/">Episode Rancadarah: Pemberontakan Cina Makao di Purwakarta</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Pada tahun 1832 jaman Dalem Suriawinata itu, datanglah beberapa rombongan Tionghoa-<em>sengke</em>, datang dari (negeri) seberang mengisi tanah tak bertuan di Cilangkap wilayah Purwakarta, menumpang bercocoktanam, membabat hutan membuka tanah di sekelilingnya; namun entah bagaimana asal mulanya, tanpa sepengetahuan pemerintah, sebab tidak berapa lama kemudian dari mula pertama melintasi hutan membuat jalan langsung saja secara bersamaan membuat kerusuhan menyerbu ke Purwakarta bahkan menembus ke Karawang sekalian! &#8230;&#8230;&#8230; &#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga: <strong><a href="https://www.purwakartapost.co.id/19/01/2018/grafis/tahukah-kamu-warga-purwakarta-dihukum-mati-karena-menggulingkan-kereta-belanda-di-stasiun-bendul/13613/">Tahukah Kamu? Warga Purwakarta Dihukum Mati Karena Menggulingkan Kereta Belanda di Stasiun Bendul</a></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Di dalam <em>Encyclopaedie van Nederlandsch Indie</em>, Tweede Deel, s&#8217;Gravenhage, Martinus Nijhoff &amp; Leiden, N.V. v/h E.J. Brill, yang terjemahannya dalam bahasa Indonesia sebagai berikut &#8221; &#8230;&#8230;&#8230; Jika sisa gangguan serius di Krawang disebut pemberontakan Bagus Djabin pada 1816 dan pemberontakan China pada tahun 1832 di mana kerusuhan Purwakarta terakhir semua rumah Eropa dihancurkan oleh api dan naturalis Macklot (lihat qv ) menemui ajalnya. Aksi militer untuk perdamaian dipulihkan segera. &#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tulisan ini disusun oleh Peneliti Sejarah Purwakarta, <strong><a href="https://web.facebook.com/ahmadsaidwidodo">Ahmad Said Widodo</a></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">baca selengkapanya <strong><a href="https://www.kompasiana.com/ahmad25847/5cbd87d5a8bc1509d519ae32/sejarah-pemberontakan-cina-makao-di-purwakarta?page=all">Disini</a></strong></p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/14/08/2019/grafis/episode-rancadarah-pemberontakan-cina-makao-di-purwakarta/19580/">Episode Rancadarah: Pemberontakan Cina Makao di Purwakarta</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.purwakartapost.co.id/14/08/2019/grafis/episode-rancadarah-pemberontakan-cina-makao-di-purwakarta/19580/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa Sebenarnya Sunda Megathrust? Apakah Sangat Bahaya?</title>
		<link>https://www.purwakartapost.co.id/03/08/2019/grafis/apa-sebenarnya-sunda-megathrust-apakah-sangat-bahaya/19500/</link>
					<comments>https://www.purwakartapost.co.id/03/08/2019/grafis/apa-sebenarnya-sunda-megathrust-apakah-sangat-bahaya/19500/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Utama]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Aug 2019 09:29:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Grafis]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Sunda Megathrust]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.purwakartapost.co.id/?p=19500</guid>

					<description><![CDATA[<p>Purwakarta Post &#8211; Dari berbagai sumber disebutkan bahwa Sunda Megathrust menjadi ancaman nyata bencana alam...</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/03/08/2019/grafis/apa-sebenarnya-sunda-megathrust-apakah-sangat-bahaya/19500/">Apa Sebenarnya Sunda Megathrust? Apakah Sangat Bahaya?</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Purwakarta Post &#8211; Dari berbagai sumber disebutkan bahwa <strong><em>Sunda Megathrust</em></strong> menjadi ancaman nyata bencana alam di  sebagian wilayah Indonesia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG),  Rahmat Triyono sendiri meyakini bahwa <strong><em>Sunda Megathrust </em></strong>menjadi sangat ril adanya pada prediksi gempa di jarak 200-250 kilometer (km) di laut lepas.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Lalu apa sebenarnya <em>Sunda Megathrust</em> itu? </strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara harfiah, <strong><em>Sunda Megathrust</em></strong> sendiri merupakan arti dari zona subduksi Selat Sunda. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan secara spesifik dalam <em><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Zona_subduksi_selat_sunda">Wikipedia</a></em> disebutkan jika <strong><em>Sunda Megathrust</em></strong> adalah sesar yang memiliki luas kisaran 5.500 kilometer dari Negara Myanmar Utara hingga Barat Daya wilayah Sumatera Indonesia, lalu berlanjut ke Selat Jawa serta Selat Bali dan berakhir di dekat Australia.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Lalu seberapa bahayakah <em>Sunda Megathrust</em> itu?</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara umum <strong><em>Sunda Megathrust</em></strong> sendiri berada pada titik zona pertemuan antara Lempeng Eurasia dan Lempeng Indo-Australia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertemuan dua zona lempengan ini merupakan struktur zona yang palik aktif di muka bumi dan yang paling bertanggungjawab atas gempa-gempa besar di muka bumi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga : <strong><em><a href="https://www.purwakartapost.co.id/02/08/2019/news/titik-gempa-banten-yang-berpotensi-tsunami/19488/">Titik Gempa Banten yang Berpotensi Tsunami</a></em></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ancaman<em> <strong>Sunda megathrust</strong></em> adalah sebuah ancaman riil bahwa itu sebuah ancaman nyata di sepanjang pantai barat Sumatera,&#8221; ujar Rahmat Triyono di kantor BMKG, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (3/8/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rahmat Triyono juga mengingatkan kepada masyarakat yang tinggal di pesisir pantai pada zona <strong><em>Sunda Megathrust</em></strong> yang mempertemukan dua lempeng  Eurasia dan Lempeng Indo-Australia untuk selalu siaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sehingga masyarakat di sepanjang jalur pertemuan lempeng tektonik, itu selalu siaga karena memang sebuah ancaman yang riil,&#8221; kata Rahmat Triyono.</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/03/08/2019/grafis/apa-sebenarnya-sunda-megathrust-apakah-sangat-bahaya/19500/">Apa Sebenarnya Sunda Megathrust? Apakah Sangat Bahaya?</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.purwakartapost.co.id/03/08/2019/grafis/apa-sebenarnya-sunda-megathrust-apakah-sangat-bahaya/19500/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Disduk Purwakarta Musnahkan 3.300 Arsip KTP-el Yang Rusak</title>
		<link>https://www.purwakartapost.co.id/16/01/2019/purwakarta/disduk-purwakarta-musnahkan-3-300-arsip-ktp-el-yang-rusak/18144/</link>
					<comments>https://www.purwakartapost.co.id/16/01/2019/purwakarta/disduk-purwakarta-musnahkan-3-300-arsip-ktp-el-yang-rusak/18144/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Utama]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2019 23:04:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Grafis]]></category>
		<category><![CDATA[Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Disdukcapil Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[KTP elektronik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.purwakartapost.co.id/?p=18144</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURWAKARTAPOST.CO.ID-Dinas Kependudukan &#38; Catatan Sipil (DISDUKCAPIL) Purwakarta melakukan pemusnahan arsip Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el)...</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/16/01/2019/purwakarta/disduk-purwakarta-musnahkan-3-300-arsip-ktp-el-yang-rusak/18144/">Disduk Purwakarta Musnahkan 3.300 Arsip KTP-el Yang Rusak</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PURWAKARTAPOST.CO.ID-Dinas Kependudukan &amp; Catatan Sipil (DISDUKCAPIL) Purwakarta melakukan pemusnahan arsip Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) sebanyak 3300 keping dengan cara dibakar, sebelumnya akhir Desember 2018 Disduk pun telah memusnahkan 3350 keping KTP-el dengan cara yang sama.</p>
<p>&#8220;Tadi pagi kita memusnahkan 3300 keping KTP-el, bahkan Desember 2018 kita sudah memusnahkan 3350 keping,&#8221; Ungkap Kepala Dinas Kependudukan &amp; Catatan Sipil (DISDUKCAPIL) Purwakarta, di Halaman Kantor DISDUK Jl. R.E. Martadinata, Purwakarta. Selasa (15/1/2019).</p>
<p>Pemusnahan KTP-el sendiri, merupakan milik masyarakat yang sudah perubahan data , pindah alamat, perubahan status ataupun dalam kondisi rusak.</p>
<p>&#8220;itu milik masyarakat yang melakukan perubahan data, perubahan status, pindah alamat hingga kondisinya yang rusak, chipnya rusak, sudah tidak terbaca termasuk fisiknya, &#8221; pungkasnya.</p>
<p>Pemusnahan sendiri, menurutnya atas intruksi pemerintah pusat sehingga arsip yang sudah tidak terpakai segera dihancurkan.</p>
<p>&#8220;Ada instruksi dari Mendagri kepada daerah harus segera dimusnahkan KTP-el yang sudah tidak bisa digunakan tersebut,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Blanko KTP-el, Kosong</p>
<p>Terkait dengan keping KTP-el, Wilman mengaku kosong. Sebab, pengiriman keping E-KTP dari kemendagri sangatlah terbatas, sehingga dirinya meminta masyarakat untuk bersabar.</p>
<p>&#8220;Informasi dari Kemendagri tetap ada cuma jumlahnya masih terbatas, dan kedepan saya berharap hal ini bisa normal kembali dan bisa memenuhi kebutuhan di daerah,&#8221; ungkap dia.</p>
<p>Wilman pun menuturkan bahwa Disduk Purwakarta, pekan awal 2019 ini Purwakarta hanya mendapatkan jatah 2.000 keping. Hal itu, langsung habis dalam kurun waktu empat hari. Mengingat, sampai saat ini masih ada puluhan ribu pemohon yang belum mendapatkan KTP-el, apalagi kebutuhan untuk Kabupaten Purwakarta sebanyak 50 ribu.</p>
<p>&#8220;Jadi, kalau fisiknya sudah datang, kita langsung cetak. Tentu, fokusnya pada pemohon yang telah waiting list atau sejak lama, untuk bisa memenuhi masyarakat terutama di Purwakarta sekitar 50 ribu blanko,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/16/01/2019/purwakarta/disduk-purwakarta-musnahkan-3-300-arsip-ktp-el-yang-rusak/18144/">Disduk Purwakarta Musnahkan 3.300 Arsip KTP-el Yang Rusak</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.purwakartapost.co.id/16/01/2019/purwakarta/disduk-purwakarta-musnahkan-3-300-arsip-ktp-el-yang-rusak/18144/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>3 Fakta Unik Gerhana Bulan Total &#8220;Super Blue Blood Moon&#8221; 31 Januari 2018</title>
		<link>https://www.purwakartapost.co.id/30/01/2018/grafis/3-fakta-unik-gerhana-bulan-total-super-blue-blood-moon-31-januari-2018/13803/</link>
					<comments>https://www.purwakartapost.co.id/30/01/2018/grafis/3-fakta-unik-gerhana-bulan-total-super-blue-blood-moon-31-januari-2018/13803/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[David Aditya]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jan 2018 17:04:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Grafis]]></category>
		<category><![CDATA[Gerhana Bulan Total]]></category>
		<category><![CDATA[Gerhana Matahari Cincin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.purwakartapost.co.id/?p=13803</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURWAKARTAPOST.CO.ID-Akhir bulan Januari 2018 tepat di tanggal 31 masyarakat di berbagai belahan dunia dapat menikmati...</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/30/01/2018/grafis/3-fakta-unik-gerhana-bulan-total-super-blue-blood-moon-31-januari-2018/13803/">3 Fakta Unik Gerhana Bulan Total &#8220;Super Blue Blood Moon&#8221; 31 Januari 2018</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PURWAKARTAPOST.CO.ID-Akhir bulan Januari 2018 tepat di tanggal 31 masyarakat di berbagai belahan dunia dapat menikmati fenomena alam langka gerhana total &#8220;Super Blue Blood Moon&#8221;.</p>
<p>Fenomena alam ini memiliki kekhasan tersendiri baik secara ilmiah maupun masa terjadinya.</p>
<p>Tiga fakta unik Gerhana Bulan Total pada 31 Januari 2018 mesti disimak dan sayang untuk dilewatkan.</p>
<p>Pasalnya fenomena Gerhana Bulan Total &#8220;Super Blue Blood Moon&#8221; terakhir diamati pada 31 Maret 1866 atau 152 tahun silam.</p>
<p>1. Gerhana Bulan Total bersamaan 2 fenomena lain<br />
Gerhana Bulan Total 31 Januari akan diikuti oleh dua fenomena lain yang bersamaan. Yaitu BlueMoon, dan SuperMoon.</p>
<p>BlueMoon terjadi saat dalam satu bulan terjadi dua kali bulan purnama seperti di bulan Januari 2018 ini. Bulan purnama juga terjadi untuk kedua kali di 31 Januari 2018 dalam sebulan.</p>
<p>SuperMoon 31 Januari 2018 posisi bulan berada pada jarak terdekat dengan bumi.  Atau bulan berada pada jarak 2.2.099 mil (358.994 kilometer) dari Bumi, dibandingkan dengan jarak rata-rata 238.855 mil (384.400 km). SuperMoon memiliki ukuran 14 persen lebih besar dari bulan purnama umumnya dan 30 persen lebih terang.</p>
<p>BloodMoon 31 Januari 2018 adalah saat dua fenomena itu yakni BlueMoon dan SuperMoon terjadi pada saat Gerhana Bulan Total maka bulan akan terlihat berwarna merah seperti tembaga tak salah bila disebut BloodMoon.</p>
<p>NASA sendiri menyebut fenomena ini sebagai Lunar Trifecta.</p>
<p>2. Gerhana Bulan Total terjadi selama 5 Jam 20 Menit<br />
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gerhana bulan total 31 Januari 2018 akan terjadi selama 5 jam 20 menit dari awal terjadi gerhana hingga akhir.</p>
<p>Awal terjadi Gerhana Bulan Total sendiri dimuali pada pukul 17.49 WIB hingga 23.09 WIB.</p>
<p>Sementara untuk Gerhana Bulan Total penuh dapat diamati selama 77 menit sejak pukul 20.29 WIB.</p>
<p>3. Jarak Terdekat Bumi dengan Bulan hingga tahun 2028 dan 2037</p>
<p>Menurut NASA saat Gerhana Bulan Total 31 Januari 2018, bulan berada pada jarak 2.2.099 mil (358.994 kilometer) dari Bumi, dibandingkan dengan jarak rata-rata 238.855 mil (384.400 km) dilansir dari space.com.</p>
<p>Posisi ini disebut dengan perigee dimana bulan 14 persen terlihat lebih besar dan 30 persen terlihat lebih terang. Hal ini lantaran orbit bulan berbentuk elips dimana ada sisi terjauh (apogee) dan terdekat (perigee).</p>
<p>Setelah Gerhana Bulan Total 31 Januari 2018 BlueMoon akan melewati umbara Bumi pada 31 Desember 2028 dan 31 Januari 2037 dimana pada dua tahun itu terjadi Gerhana Bulan Total.</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/30/01/2018/grafis/3-fakta-unik-gerhana-bulan-total-super-blue-blood-moon-31-januari-2018/13803/">3 Fakta Unik Gerhana Bulan Total &#8220;Super Blue Blood Moon&#8221; 31 Januari 2018</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.purwakartapost.co.id/30/01/2018/grafis/3-fakta-unik-gerhana-bulan-total-super-blue-blood-moon-31-januari-2018/13803/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tahukah Kamu? Warga Purwakarta Dihukum Mati Karena Menggulingkan Kereta Belanda di Stasiun Bendul</title>
		<link>https://www.purwakartapost.co.id/19/01/2018/grafis/tahukah-kamu-warga-purwakarta-dihukum-mati-karena-menggulingkan-kereta-belanda-di-stasiun-bendul/13613/</link>
					<comments>https://www.purwakartapost.co.id/19/01/2018/grafis/tahukah-kamu-warga-purwakarta-dihukum-mati-karena-menggulingkan-kereta-belanda-di-stasiun-bendul/13613/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[David Aditya]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jan 2018 03:49:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Grafis]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Purwakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.purwakartapost.co.id/?p=13613</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURWAKARTAPOST.CO.ID-Tahukah kamu? perjuangan warga sipil memerdekakan Indonesia dari penjajahan Belanda dilakukan di seluruh wilayah Indonesia...</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/19/01/2018/grafis/tahukah-kamu-warga-purwakarta-dihukum-mati-karena-menggulingkan-kereta-belanda-di-stasiun-bendul/13613/">Tahukah Kamu? Warga Purwakarta Dihukum Mati Karena Menggulingkan Kereta Belanda di Stasiun Bendul</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PURWAKARTAPOST.CO.ID-Tahukah kamu? perjuangan warga sipil memerdekakan Indonesia dari penjajahan Belanda dilakukan di seluruh wilayah Indonesia tidak terkecuali di Kabupaten Purwakarta Jawa Barat.</p>
<p>Beberapa warga sipil di kabupaten tercinta ini pernah menggulingkan kereta api yang membawa senjatan dan tentara Belanda tepatnya di sekitar wilayah Bendul Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta.</p>
<p>Sejarah perjuangan warga Purwakarta mengalahkan Belanda tercatat apik dalam akun Instagram indonesian_history_in_color.</p>
<p>Melalui indonesian_history_in_color kita dapat melihat sejarah Indonesia tempo dulu dalam foto-foto berwarna. Termasuk sejarah perjuangan warga Purwakarta melawan penjajahan Belanda.</p>
<p>Dua pejuang sipil kemerdekaan asal Purwakarta yang tercatat dalam sejarah adalah Darja bin Sarta, bersama dengan Uswasta bin Asman.</p>
<p><div id="attachment_13615" style="width: 247px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-13615" class="size-medium wp-image-13615" src="https://www.purwakartapost.co.id/wp-content/uploads/2018/01/Screenshot_2018-01-19-09-07-47-1-237x300.png" alt="" width="237" height="300" /><p id="caption-attachment-13615" class="wp-caption-text">Darja bin Sarta foto: Indonesian History in Color</p></div></p>
<p>Keduanya merupakan pemimpin milisi Republik Indonesia yang membuka jalur kereta api di Bendul, Purwakarta, Jawa Barat sepanjang 20 meter. Darja dan Uswata berjuang bersama warga sipil lain dari Purwakarta.</p>
<p>Kereta api yang mengantar tentara Belanda dan perlengkapan militer tergelincir di Bendul Purwakarta pada tahun 1948.</p>
<p><div id="attachment_13616" style="width: 283px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-13616" class="size-medium wp-image-13616" src="https://www.purwakartapost.co.id/wp-content/uploads/2018/01/Screenshot_2018-01-19-09-08-42-1-273x300.png" alt="" width="273" height="300" /><p id="caption-attachment-13616" class="wp-caption-text">Uswasta bin Asman foto: Indonesian History in Color</p></div></p>
<p>Setelah tergelincir pejuang sipil berjumlah sekitar 50 orang kemudian meloncati kereta api yang ambruk dan memberondongi tentara Belanda yang ada di dalam dengan senjata dan membunuh 8 orang tentara Belanda.</p>
<p>Selain membunuh tentara Belanda sebanyak 23 tentara Belanda mengalami luka.</p>
<p>Aksi penggulingan kereta api milik Belanda ini dilakukan oleh Darja dan Uswsta serta kelompoknya sebagai balasan atas tindakan Dutch Police Action pasca kemerdekaan Indonesia 1945.</p>
<p><div id="attachment_13618" style="width: 310px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-13618" class="size-medium wp-image-13618" src="https://www.purwakartapost.co.id/wp-content/uploads/2018/01/Screenshot_2018-01-19-09-09-31-1-300x194.png" alt="" width="300" height="194" /><p id="caption-attachment-13618" class="wp-caption-text">Deretan gerbong kereta api milik Belanda yang berhasil digulingkan pejuang sipil dari Purwakarta</p></div></p>
<p>Dutch Police Action sendiri dikenal saat Belanda melakukan agresi militer di Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada 1947 atau setahun sebelum insiden Bendul Purwakarta. Dutch Police Action dilakukan untuk mengurangi warga sipil yang dianggap memberontak tentara Belanda. Di Karawang Dutch Police Action membantai 431 orang laki-laki dan lebih dikenal sebagai &#8220;Pembantaian Rawagede&#8221;.</p>
<blockquote class="instagram-media">
<div style="padding: 8px">
<div style="background: #F8F8F8;line-height: 0;margin-top: 40px;padding: 32.34476367006487% 0;text-align: center;width: 100%"></div>
<p style="margin: 8px 0 0 0;padding: 0 4px"><a style="color: #000;font-family: Arial,sans-serif;font-size: 14px;font-style: normal;font-weight: normal;line-height: 17px;text-decoration: none" href="https://www.instagram.com/p/BYzoZ88Fh7h/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Dutch Military Aggression in Karawang, West Java, 1947. The Dutch called this &#8220;Police Action&#8221; to reduce the rebellion, but Indonesian considered this as Invasion, for threatening their independence. In Karawang, Dutch Military were flanking a village called Rawagede, in their aim to find Indonesian militia. The Dutch Royal East Indies Army called all males, started from 14 years old, from the village, get them together, and killed all those 431 men. Leaving nothing but widows, and mothers digging grave with their own hand to burry their husband and sons. This known as Rawagede massacre. #travel #traveler #traveling #travelgram #people #war #indonesia #exploreindonesia #visitindonesia #photography #history #ww2 #batavia #colorized #mytravelgram #colorizedphoto #road #travelphotography #instatravel #ghetto #travelstagram #dutch #dutchindies #victim #militaryforces #military #karawang #vintage #sejarah #massacre</a></p>
<p style="color: #c9c8cd;font-family: Arial,sans-serif;font-size: 14px;line-height: 17px;margin-bottom: 0;margin-top: 8px;overflow: hidden;padding: 8px 0 7px;text-align: center">Sebuah kiriman dibagikan oleh <a style="color: #c9c8cd;font-family: Arial,sans-serif;font-size: 14px;font-style: normal;font-weight: normal;line-height: 17px" href="https://www.instagram.com/indonesian_history_in_color/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"> Indonesian history in color</a> (@indonesian_history_in_color) pada 8 Sep 2017 jam 9:24 PDT</p>
</div>
</blockquote>
<p>Perlawanan Darja dan Uswasta pum berakhir setelah tentara Belanda menangkap keduanya, memenjarakan dan menghukum mati keduanya.</p>
<p>Pastinya perjuangan Darja dan Uswasta menjadi kebanggan tersendiri bagi warga Purwakarta. Meski hingga saat ini belum diketahui keluarga keduanya berada dimana.</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/19/01/2018/grafis/tahukah-kamu-warga-purwakarta-dihukum-mati-karena-menggulingkan-kereta-belanda-di-stasiun-bendul/13613/">Tahukah Kamu? Warga Purwakarta Dihukum Mati Karena Menggulingkan Kereta Belanda di Stasiun Bendul</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.purwakartapost.co.id/19/01/2018/grafis/tahukah-kamu-warga-purwakarta-dihukum-mati-karena-menggulingkan-kereta-belanda-di-stasiun-bendul/13613/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>APBD Purwakarta 2018 Masih Dievaluasi</title>
		<link>https://www.purwakartapost.co.id/18/01/2018/purwakarta/apbd-purwakarta-2018-masih-dievaluasi/13601/</link>
					<comments>https://www.purwakartapost.co.id/18/01/2018/purwakarta/apbd-purwakarta-2018-masih-dievaluasi/13601/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sei]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jan 2018 05:47:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Grafis]]></category>
		<category><![CDATA[Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[APBD]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Purwakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.purwakartapost.co.id/?p=13601</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURWAKARTAPOST.CO.ID-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purwakarta memastikan usulan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah...</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/18/01/2018/purwakarta/apbd-purwakarta-2018-masih-dievaluasi/13601/">APBD Purwakarta 2018 Masih Dievaluasi</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PURWAKARTAPOST.CO.ID-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purwakarta memastikan usulan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( RAPBD) Purwakarta 2018 masih dalam tahap evaluasi.</p>
<p>Sebelumnya dalam rapat pariurna DPRD Purwkaarta ditetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2018 Purwakarta sebesar Rp2,048 triliun.</p>
<p>Raperda APBD Purwakarta 2018 kemudian dikembalikan ke Pemkab Purwakarta melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk dirasionalisasi sebelum diajukan ke Gunernur Jawa Barat.</p>
<p>Dalam Raperda APBD Purwakarta 2018 semula tercatat devisit Rp5 miliar. Devisit itu berasal dari adanya selisih kebutuhan belanja dengan besaran RAPBD 2018 yakni Rp2.048.200.558.968 sementara total belanja daerah Rp2.053.200.558.968 atau minus sekitar Rp5 miliar.</p>
<p>&#8220;Kita masih menunggu dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Purwakarta  apakah sudah selesai atau belum sebelum kemudian ke Gubernur,&#8221; tutur sumber DPRD Purwakarta yang tidak ingin disebut, Kamis (18/1/2018).</p>
<p>Pastinya dalam waktu dekat ini APBD Purwakarta 2018 akan segera ditetapkan. Yaitu setelah mendapat evaluasi dari pengkajian TAPD dan Pemprov Jabar.</p>
<p>&#8220;Pokonya dalam waktu dekat akan disahkan APBD-nya,&#8221; timpalnya.</p>
<p><strong>Sumber Pendapatan</strong></p>
<p>Dalam Raperda APBD Purwakarta 2018 sendiri diketahui pendapatan Purwakarta berasal dari :</p>
<p>Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 467.131.159.219.</p>
<p>Dana Perimbangan Rp. 1.244.548.570.000 (Bagi hasil pajak Provinsi dan pemerintah daerah Rp. 107.168.184.000)</p>
<p>Dana Alokasi Umum (DAU) Rp. 845.419.670.000,</p>
<p>Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp. 282.960.716.000.</p>
<p>Pendapatan lain-lain yang sah Rp. 336.520.829.749.</p>
<p><strong>Sumber Belanja</strong></p>
<p>Belanja Daerah Tidak Langsung Rp. 1.385.182.302.026 dengan rincian :</p>
<p>Belanja pegawai sebesar Rp. 995.300.116.012,</p>
<p>Belanja hibah Rp. 48.179.860.100,</p>
<p>Belanja Bansos Rp. 10.000.000.000,</p>
<p>Belanja Bagi Hasil Rp. 11.977.699.055,</p>
<p>Belanja Bantuan Keuangan Rp. 319.224.626.859 dan</p>
<p>Belanja tidak terduga Rp. 500 juta</p>
<p>Sementara Belanja Langsung Rp. 668.018.256.942.</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/18/01/2018/purwakarta/apbd-purwakarta-2018-masih-dievaluasi/13601/">APBD Purwakarta 2018 Masih Dievaluasi</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.purwakartapost.co.id/18/01/2018/purwakarta/apbd-purwakarta-2018-masih-dievaluasi/13601/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Purwakarta Catat Selama 2017 Kriminalitas Meningkat Hingga 1.456 Kejadian</title>
		<link>https://www.purwakartapost.co.id/31/12/2017/grafis/polres-purwakarta-catat-selama-2017-kriminalitas-meningkat-hingga-1-456-kejadian/13364/</link>
					<comments>https://www.purwakartapost.co.id/31/12/2017/grafis/polres-purwakarta-catat-selama-2017-kriminalitas-meningkat-hingga-1-456-kejadian/13364/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sei]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Dec 2017 03:10:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Grafis]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Purwakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.purwakartapost.co.id/?p=13364</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURWAKARTAPOST.CO.ID-Tindak pidana ganguan ketertiban dan keamanan masyarakat (Gukamtibmas) di wilayah Polres Purwakarta tahun 2017 meningkat...</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/31/12/2017/grafis/polres-purwakarta-catat-selama-2017-kriminalitas-meningkat-hingga-1-456-kejadian/13364/">Polres Purwakarta Catat Selama 2017 Kriminalitas Meningkat Hingga 1.456 Kejadian</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PURWAKARTAPOST.CO.ID-Tindak pidana ganguan ketertiban dan keamanan masyarakat (Gukamtibmas) di wilayah Polres Purwakarta tahun 2017 meningkat dibandingkan pada tahun 2016 lalu.</p>
<p>Meski meningkat namun hal itu dibarengi juga dengan meningkatnya jumlah penyelesaian perkara yang telah dilakukan oleh Kepolisian setempat.</p>
<p>&#8220;Jumlah gangguan ketertiban dan keamanan masyarakat tindak pidana pada 2016 sebanyak 1.163 kejadian, dapat diselesaikan 542 perkara, sementara untuk 2017 jumlah kejadian sebanyak 1.456 diselesaikan 923 perkara. Kenaikan penyelesaian perkarnya naik 63 persen,&#8221; ujar Kapolres Purwakarta, AKBP Dedy Tabrani, kepada sejumlah awak media di Mapolres Jalan Veteran, Sabtu (30/12/2017).</p>
<p>Selain itu, jajaran Kepolisian Resor Purwakarta juga merilis jumlah perkara: non tindak pidana, tindak pidana narkoba, tipikor dan laka lantas baik darat maupun air, dengan rincian sebagai berikut;</p>
<p>&#8220;Perkara non tindak pidana 2016 sebanyak 12 kejadian, untuk 2017 ada 30 kejadian dengan penyelesaian 100 persen. Kenaikan juga terjadi pada tindak pidana korupsi (Tipikor); 2016 ada 1 perkara dengan P21 ada 2 dan 2017 ada 3 perkara dengan jumlah P21 sebanyak 8. Sementara untuk tindak pidana narkoba ada kecenderungan penurunan jumlahnya sekitar 17 persen. 2016 ada 93 perkara dengan P21 ada 91, untuk 2017 menurun menjadi 77 perkara narkoba dengan P21 sudah 103,&#8221; beber Kapolres.</p>
<p>Sementara, untuk jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas Kapolres mengungkapkan, trennya penyelesaiannya agak menurun sekitar 3 persen, dengan perincian sebagai berikut;</p>
<p>&#8220;Untuk laka lantas pada 2016 ada 463 kejadian, semuanya bisa diselesaikan. Dan untuk 2017 terdapat 397 kejadian, dan yang telah diselesaikan sebanyak 389 kejadian. Untuk laka air, kejadian pada tanggal 21 Desember 2017 dengan TKP di Desa Tegal Datar Kecamatan Maniis, dengan jumlah korban 23 orang, 17 selamat dan 6 orang tenggelam, hingga kini belum ditemukan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/31/12/2017/grafis/polres-purwakarta-catat-selama-2017-kriminalitas-meningkat-hingga-1-456-kejadian/13364/">Polres Purwakarta Catat Selama 2017 Kriminalitas Meningkat Hingga 1.456 Kejadian</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.purwakartapost.co.id/31/12/2017/grafis/polres-purwakarta-catat-selama-2017-kriminalitas-meningkat-hingga-1-456-kejadian/13364/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengejutkan, Peneliti LIPI Sebut Gunung Parang Purwakarta Terbentuk Sejak 4 Juta Tahun Lalu</title>
		<link>https://www.purwakartapost.co.id/29/12/2017/grafis/mengejutkan-peneliti-lipi-sebut-gunung-parang-purwakarta-terbentuk-sejak-4-juta-tahun-lalu/13334/</link>
					<comments>https://www.purwakartapost.co.id/29/12/2017/grafis/mengejutkan-peneliti-lipi-sebut-gunung-parang-purwakarta-terbentuk-sejak-4-juta-tahun-lalu/13334/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[David Aditya]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Dec 2017 08:26:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Grafis]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Parang]]></category>
		<category><![CDATA[LIPI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.purwakartapost.co.id/?p=13334</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURWAKARTAPOST.CO.ID-Peneliti Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dr Iyan Robiansyah M.Sc...</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/29/12/2017/grafis/mengejutkan-peneliti-lipi-sebut-gunung-parang-purwakarta-terbentuk-sejak-4-juta-tahun-lalu/13334/">Mengejutkan, Peneliti LIPI Sebut Gunung Parang Purwakarta Terbentuk Sejak 4 Juta Tahun Lalu</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PURWAKARTAPOST.CO.ID-Peneliti Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dr Iyan Robiansyah M.Sc mengatakan, gunung batu, atau secara ilmiah dikenal dengan inselberg, adalah formasi batuan yang muncul dan menjulang di permukaan bumi.</p>
<p>&#8220;Inselberg biasanya terisolasi dari bentang alam sekitarnya dengan tinggi bisa mencapai ratusan meter. Tergantung dari jenis batuan dasarnya, inselberg bisa tersusun dari jenis batu granit, andesit, gneissic, atau yang lainnya,&#8221; ujarnya saat di Kampus STIES Darul Ulum Purwakarta, belum lama ini.</p>
<p>Di Purwakarta, kata Iyan, gugusan inselbergs dapat ditemukan di daerah sekeliling Danau Jatiluhur.</p>
<p>&#8220;Tersusun dari jenis batuan andesit, sebagian kerucut-kerucut batu ini merupakan masih bagian dari Pegunungan Sanggabuana yang terletak di Kabupaten Karawang,&#8221; kata Iyan.</p>
<p>Dijelaskannya, usia dari Inselberg ini diperkirakan telah ada sejak zaman Pliosin atau lebih kurang 4 juta tahun.</p>
<p>&#8220;Beberapa inselberg di Purwakarta yang cukup terkenal adalah Gunung Cilalawi (448 m), Gunung Parang (780  m), Gunung Bongkok (900 m), Gunung Lembu (660 m). Gunung Salasih (640 m), Gunung Lesang (470  m), Gunung Haur (570m) dan Gunung Tengah (500 m),&#8221; ujarnya.</p>
<p>Karena tersusun dari batu, sambungnya, lapisan tanah yang terdapat di inselberg sangat tipis dan tersebar acak.</p>
<p>&#8220;Hal ini menyebabkan tingginya insulasi suhu dan penguapan di daerah ini. Semua kondisi yang ekstrem ini sering menyebabkan inselberg sering menjadi tempat tumbuh jenis-jenis tumbuhan yang khas (endemik) dan berbeda dengan vegetasi di sekitarnya,&#8221; kata Iyan.</p>
<p>Di negara lain, jelasnya, seperti Brazil, Madagascar, dan Australia, inselberg memiliki keanekaragaman tumbuhan dan tingkat endemisitas yang tinggi.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu, inselberg memiliki nilai yang sangat tinggi bagi konservasi keaneragaman tumbuhan. Selain itu, variasi iklim mikro akibat variasi topografi dan kelembaban tanah yang terdapat pada inselberg dapat menjadi alternatif habitat bagi tumbuhan dalam menghadapi perubahan iklim di masa depan,&#8221; katanya.</p>
<p>Hasil survei keanekaragaman tumbuhan di tujuh inselberg di Purwakarta, kata dia, menunjukkan setidaknya terdapat 355 jenis tumbuhan yang berasal dari sekitar 86 suku.</p>
<p>&#8220;Empat suku tumbuhan yang mendominasi ketujuh gunung tersebut adalah suku Jarak-jarakan (Euphorbiaceae), Kopi-kopian (Rubiaceae), Kamfer-kamferan (Lauraceae) dan Kacang-kacangan (Leguminosae),&#8221; ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut Iyan menjelaskan, terdapat sekitar 8 jenis pohon yang secara internasional dilindungi dan masuk ke dalam daftar merah International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN Red List).</p>
<p>&#8220;Kedelapan jenis itu adalah Manggis Hutan (Garcinia indica), Angsana (Pterocarpus indicus) Ki Uncal (Heritiera longipetiolata), dan Psydrax dicoccos yang berstatus rawan (Vulnarable), Palahlar Gunung (Dipterocarpus retusus), Palahlar (Dipterocarpus hasseltii) yang berstatus genting (Endangered), serta dua jenis Shorea sp. yang kemungkinan merupakan catatan baru untuk penyebarannya di Pulau Jawa dan berstatus kritis (Critically Endangered),&#8221; katanya.</p>
<p>Dengan keanekaragaman tumbuhan yang tinggi serta adanya jenis-jenis tumbuhan yang langka dan dilindungi, sambung Iyan, maka perlindungan dan konservasi inselberg mutlak diperlukan.</p>
<p>&#8220;Kecendrungan inselberg menjadi tujuan wisata alam di Purwakarta semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir, sehingga perlindungan inselberg dan flora yang terdapat di dalamnya semakin mendesak untuk dilakukan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pembukaan lahan untuk jalan mendaki, pembuangan sampah dan biji-biji tumbuhan bukan jenis asli (alien species), kata Iyan, perlu diatur oleh setiap pengelola wisata agar tidak mengganggu keseimbangan ekosistem.</p>
<p>&#8220;Selain itu, pemerintah daerah kabupaten Purwakarta dan pemerintah desa di mana inselberg berada, perlu menerbitkan peraturan atau minimal imbauan mengenai konservasi dan kelestarian inselberg dan keanekaragaman tumbuhannya. Dengan ini semoga kegiatan wisata dan kelestarian alam di setiap inselberg bisa berjalan beriringan,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Posting <a href="https://www.purwakartapost.co.id/29/12/2017/grafis/mengejutkan-peneliti-lipi-sebut-gunung-parang-purwakarta-terbentuk-sejak-4-juta-tahun-lalu/13334/">Mengejutkan, Peneliti LIPI Sebut Gunung Parang Purwakarta Terbentuk Sejak 4 Juta Tahun Lalu</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.purwakartapost.co.id">Purwakarta Post</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.purwakartapost.co.id/29/12/2017/grafis/mengejutkan-peneliti-lipi-sebut-gunung-parang-purwakarta-terbentuk-sejak-4-juta-tahun-lalu/13334/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 34/77 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 11/21 queries in 0.518 seconds using Redis

Served from: www.purwakartapost.co.id @ 2026-06-10 22:13:10 by W3 Total Cache
-->