Purwakarta

Upwelling, Ribuan Ikan di KJA Waduk Jatiluhur Mati, Petani Merugi

Ribuan ikan KJA Waduk Jatiluhur Mati akibat fenomena upwelling

Purwakarta Post – Akibat fenomena upwelling, ribuan ikan di keramba jaring apung (KJA) Waduk Djuanda Jatiluhur Purwakarta mati.

Upwelling adalah fenoma atau kejadian yang berkaitan dengan gerakan naiknya massa air danau.

Gerakan vertikal ini terjadi akibat adanya stratifikasi densitas air danau karena dengan penambahan kedalaman mengakibatkan suhu menurun dan densitas meningkat yang menimbulkan energi untuk menggerakkan massa air secara vertikal.

Fenomena upwelling salah satunya dipengaruhi oleh angin dan adanya proses divergensi ekman.

Kepala Desa Jatimekar Kecamatan Jatiluhur, Kusnendar mengatakan ribuan ikan mati sejak Senin pekan ini.

“Cukup menggemparkan hari ini, karena merata disejumlah KJA ikan mabuk bahkan banyak yang sudah mengambang mati,” katanya, Minggu (31/1/2021).

Akibat fenomena ini sejumlah petani menjual lebih dini ikannya sebelum mati. Harganya anjlok dari biasanya 30 ribu per-kilogram menjadi 11 ribu hingga 12 ribu per-kilogramnya.

“Harganya sudah dikisaran 11 ribu sampai 12 ribu rupiah per Kilo Gramnya, mungkin beberapa jam kedepan harganya akan turun kembali,” papar Kusnendar.

Selain mengakibatkan ratusan petani ikan KJA merugi, fenomena upwelling juga mengakibatkan ratusan buruh angkut nganggur.

Pasalnya para buruh angkut dan bongkar muat dapat bekerja bila ada aktifitas bongkar muat pakan.

“Kuli panggul bongkar muat ikan, kuli panggul bongkar muat pakan, kuli pengepak ikan, para pemilik perahu semuanya akan berimbas,” pungkasnya.

Loading...
www.domainesia.com
Click to comment

Berita Populer

To Top