Purwakarta

Jelang Lebaran 2016, Satpol PP Purwakarta Mulai Tertibkan PKL dan Gelandangan

PURWAKARTAPOST.CO.ID-Gelandangan dan Pengemis atau dikenal dengan istilah Gepeng sudah bak cendawan di musim hujan saat menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.

Mereka bertebaran di jalanan bahkan tidak sedikit yang mengais rezeki dengan cara door to door ke rumah-rumah warga. Di Purwakarta dan umumnya wilayah lain, Gepeng sudah menjadi problem sosial yang bersifat musiman.

Dalam rangka mengantisipasi problem ini, Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Satuan Polisi Pamong Praja akan mengintensifkan razia Gepeng mulai Senin (27/6/2016). Beberapa kawasan yang biasa menjadi tempat mangkal para gepeng ini akan dijaga secara ketat oleh paling tidak dua sampai tiga orang petugas Satpol PP. Langkah strategis yang akan dilakukan oleh Korps Penegak Perda ini disampaikan oleh Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban Umum pada Satuan Polisi Pamong Praja Purwakarta Aulia Pamungkas disela rapat internal bidang yang dipimpinnya Minggu (26/6/2016) di Kantor Satpol PP Purwakarta.

Aulia menuturkan Satuan Polisi Pamong Praja Purwakarta sudah mendapat instruksi secara langsung dari Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Instruksi yang berisi tentang penertiban Gepeng musiman tersebut sudah dia terjemahkan dalam bentuk surat perintah kepada masing-masing komandan regu di setiap wilayah.

“Tadi pagi kami mendapat instruksi langsung untuk segera melakukan penertiban. Surat perintah sudah saya sebar ke semua komandan regu,” jelas Aulia kepada Humas Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

Aulia pun menjelaskan titik mana saja yang menjadi langganan tempat mangkal para gepeng yang pada umumnya berasal dari luar Purwakarta ini. Menurut dia, Area pertokoan di kawasan Jl Jenderal Sudirman masih menjadi tempat favorit.

“Selain di Jl Jenderal Sudirman, mereka itu senang mangkal di perempatan lampu merah Sadang dan Cikopo. Rata-rata KTP yang mereka miliki bukan KTP Purwakarta,” kata Aulia menambahkan.

Selain Gepeng, Pedagang Kaki Lima pun tidak luput dari perhatian Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk dibenahi. Dalam instruksi yang diterima oleh Satpol PP Purwakarta, pedagang yang dikenal sering memacetkan jalan tersebut juga harus ditertibkan.

“PKL juga, intinya malam takbiran semua harus steril. Kami akan berusaha menghadirkan rasa nyaman untuk masyarakat,” ujar Aulia.

Bupati Purwakarta saat ditemui di tempat terpisah mengungkapkan apresiasinya kepada jajaran Satuan Polisi Pamong Praja Purwakarta. Ia mengaku senang karena jauh-jauh hari Satpol PP sudah melakukan sosialisasi atas instruksinya.

“Saya terima kasih kepada Satpol PP, memang harus begitu, jangan sampai ada kesan tiba-tiba ditertibkan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Kalau sebelumnya kita berita tahu, pedagang itu bisa jadi menertibkan dirinya sendiri tanpa kita tertibkan, kan lebih humanis. Kalau soal gepeng sih kebanyakan dari mereka memang bukan warga Purwakarta,” pungkas Bupati yang akrab disapa Kang Dedi ini.(rls)

Loading...
www.domainesia.com
Click to comment

Berita Populer

To Top