Grafis

Bappenas Sarankan Dana Desa untuk Sanitasi dan Air Bersih

PURWAKARTAPOST.CO.ID-Dua tahun kepemimpinan Jokowi-Jusuf Kalla, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyarankan penggunaan dana desa untuk menekan jumlah desa kategori tertinggal yang mencapai 26 persen dari jumlah desa di Indonesia.

Dari 74.954 desa di Indonesia 26 persen masuk dalam kategori desa tertinggal. Pemerintah sendiri tahun ini mengalokasikan sebesar Rp46,9 triliun dana desa. Dana desa dihrapakan dapat menekan jumlah desa tertinggal yang banyak tersebar di wilayah timur Indonesia.

Kategori desa tertinggal ditandai dengan tingkat kemiskinan yang tinggi, ekonomi desa belum mandiri, minim pengelolaan lingkungan hidup, minim akses layanan dasar. Karenannya pemerintah menargetkan tahun ini 2000 desa tertinggal dapat naik menjadi kategori desa berkembang dan desa mandiri.

Karenannya pemerintah mendorong agar dana desa terus memacu desa menjadi mandiri, dengan mengelola sumber ekonomi sendiri, di sektor pertanian dan memudahkan akses pelayanan dasar.

Bapenas juga mengusulkan kepada kementerian terkain agar dana desa dimanfaatkan untuk ketersediaan sanitasi dan air bersih di desa tertinggal. Asumsi dasar sanitasi dan air bersih menyentuh langsung ke tingkat rumah tangga yang berdampak pada tingkat kesehatan masyarakat.

Lebih tepatnya Bappenas juga mendorong ada kementerian terkait melakukan pemetaan prioritas penggunaan dana desa sesuai dengan kebutuhan.

Loading...
www.domainesia.com
Click to comment

Berita Populer

To Top