Politik

Bawaslu Jabar Kebut Sosialisasi Lembaga di Purwakarta

PURWAKARTAPOST.CO.ID – Bertempat di Harper Hotel Purwakarta, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat (Jabar) gelar Sosialisasi pengenalan kelembagaan pengawas pemilu tahun 2018. Selasa (23/5/2017).

Selain pengenalan kelembagaan pengawas pemilu, Acara yang dihadiri oleh intansi pemerintah dan lembaga masyarakat Kabupaten Purwakarta itu juga membahas biaya anggaran pemilu provinsi Jabar yang akan dilaksanakan serentak pada bulan juni mendatang.

Ketua Bawaslu Provinsi Jabar, Harminus Koto mengatakan, kegiatan ini selain merupakan ajang silaturahmi dengan intansi pemerintah dan masyarakat Purwakarta sebagai salah satu Kabupaten di provinsi Jabar yang akan melaksanakan pilkada secara serentak 27 juni mendatang, juga sosialisasi peraturan dan pelanggaran dalam pemilu yang telah ditetapkan undang-undang.

“Terutama untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para Kepala Desa (Kades) diharapkan untuk bersikap netral, dan untuk pemilih harus Warganegara Negara Indonesia (WNI) yang minimal berusia 17 tahun,”ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk pilkada di Provinsi Jabar tahun ini tercatat  satu pemilihan gubernur dan 16 Kabupaten/Kota yang merupakan kali ketiga setelah sebelumnya di tahun 2017 yang telah diselenggarakan beberapa bulan kemarin, dan yang pertama yaitu ditahun 2015 lalu.

“Provinsi Jabar adalah penyelenggara pilkada serentak terbesar di Indonesia dari sisi pemilih mencapai 33 juta yang memerlukan anggaran hingga mencapai 1,6 triliun,dan untuk Purwakarta sendiri sudah siap,”kata ia.

Selain itu, lanjut ia, pihak Banwaslu tingkat provinsi Jabar juga  membuka rekrutmen panwaslu ditingkat Kabupaten yang terbuka untuk umum.

“Salah satu persyarakatannya yaitu, warga Negara Indonesia, berusia maksimal 30 tahun, dan pendidikan paling rendah minimal Seterata 1 (S1),”pungkasnya.

Loading...
www.domainesia.com
Click to comment

Berita Populer

To Top