PURWAKARTAPOST.CO.ID-Memperingati hari sampah sedunia yang jatuh hari ini, Minggu (21/2/2016) sejumlah daerah mulai melakukan uji coba penerapan kantong plastik berbayar, tujuannya untuk menekan tingginya penggunaan plastik dan mengurangi pencemaran. Di pasar tradisional Wanayasa Purwakarta, harga kantong plastik berbayar sudah berlaku satu lembar kantong plastik dihargai Rp1000 hingga Rp2000.
Tren kantong plastik berbayar ramai diperbincangkan di berbagai daerah, mulai dari daerah ibu kota hingga daerah lain di Indonesia. Di Kota Bogor misalnya, Walikota Bogor telah menetapkan harga minimum kantong plastik berbayar Rp200 yang berlaku di seluruh pasar termasuk pasar tradisional. Di Jakarta harga kantong plastik berbayar dibanderol mulai Rp5000 hingga Rp10.000. Setiap daerah memiliki patokan harga berbeda-beda tapi secara umum pemerintah sendiri telah menetapkan harga dan mekanisme penerapan kantong plastik berbayar yang diatur dalam Surat Edaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor S.1230/PSLB3-PS/2016. Melalui edarat itu ditetapkan harga minimum kantong plastik berbayar seharga Rp200 sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
Soal kantong plastik berbayar salah satu pasar tradisional di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, tepatnya di Pasar Wanayasa harga kantong plastik sebesar Rp2000.
Salah seorang penjual kantong plastik di Pasar Wanayasa, Ahmad (25) mengatakan setiap hari-hari pasar yaitu Rabu dan Minggu dia selalu menjual kantong plastik mulai harga Rp1000 ukuran sedang dan Rp2000 ukuran besar sejak lama. Harga itu sudah menjadi patokan para penjual kantong plastik di Pasar Wanayasa.
“Harganya memang segitu disamakan dengan penjual lain, karena yang jual seperti saya banyak, jadi kalau lebih murah malu,” jelasnya, Minggu (21/2/2016) di Pasar Wanayasa.
Setiap hari Minggu dan Rabu, Ahmad bersama sekitar sepuluh penjual kantong plastik keliling mencari konsumen yang banyak membawa barang belanjaan. Dalam sehari dia dapat mengumpulkan hingga Rp40.000 sampai Rp50.000 kalau sedang ramai
“Kalau lagi ramai lumayan,” tuturnya.
Ahmad sendiri tak tahu kalau mulai hari ini-red kantong plastik berbayar tengah ramai dibincangkan. Dia bahkan tak tahu aturannya apa termasuk besaran harga normalnya berapa, pastinya dia menjual untuk menambah penghasilan.
PURWAKARTA POST - Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta memanggil sebanyak 37 perusahaan yang menunggak iuran BPJS…
PURWAKARTA POST - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta mencatat untuk periode Januari-Mei…
PURWAKARTA POST - Satuan Reserse Narkoba Polres Purwakarta kembali mengungkap tindak pidana penyalahgunaan obat keras…
PURWAKARTA POST - Masih ingat dengan Relawan Bupati Aing atau RBA? Ya, benar, mereka adalah…
PURWAKARTA POST - Pemerintah Kabupaten Purwakarta dibawah kepemimpinan Bupati Saepul Bahri Binzein terus menggenjot progres…
PURWAKARTA POST - Daya tampung Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kabupaten Purwakarta untuk tahun…