Kunjungi Purwakarta, Komisaris Bank Syariah Indonesia Ajak Anak Muda Peduli Ekonomi

  • Bagikan

Purwakarta Post – Kunjungi Purwakarta, Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia (BSI), Arief Rosyid Hasan ajak anak muda lebih peduli pada peningkatan ekonomi.

Arief Rosyid Hasan yang juga mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) diundang oleh pengurus HMI Cabang Purwakarta dalam Diskusi Ramadhan di Geudng DPRD Kabupaten Purwakarta.

“Dalam rangka memenuhi undangan adik adik HMI Cabang Purwakarta. Bagaimana pemuda Islam atas partisipasinya pada ekonomi,” tutur Arief Rosyid Hasan, Senin (19/4/2021).

Menurutnya pemuda harus mengambil peran dalam meningkatkan ekonomi. Pasalnya Indonesia masih tertinggal dalam bidang ekonomi, utamanya soal pengusaha muda.

“Kita fokus pada agenda ekonomi umat. Kita itu yang tertinggal soal ekonomi. Soal politik, budaya, sosial kita udah maju lah. Tapi bicara ekonomi kita selalu kalah,” paparnya.

Lebih jauh Aried Rosyid juga mendorong agar anak-anak muda mau terjun langsung dalam bidang ekonomi. Kesempatan sudah ada tinggal mau tidakny anak muda berperan mendorong ekonomi daerahnya.

“Kalahnya bukan karena orang lain lebih punya kesempatan, tapi karena kitanya nggak mau untuk masuk kesitu. Nah sekarang selain saya sebagai Komisaris di BSI, saya juga diamanahi sebagai Ketua Komite Pemuda Masyarakat Ekonomi Syariah,” timpalnya.

Komitmen BSI terhadap penguatan ekonomi juga sangat dibantu oleh peran pemuda.

“Inilah yang pengen kita dorong, agar teman teman aktifis pemuda Islam ini mau memikirkan agar mereka bisa jadi pengusaha. Kita sebagai anggota HMI harus mulai masuk ke ranah itu. Karena potensinya ada, saya di Masyarakat Ekonomi Syariah. Ada Bang Bahlil di BKPM yang akan memikirkan setiap investasi yang akan masuk menggandeng pengusaha lokal. Saya di HIPMI juga mendorong itu, di BUMN mendorong UMKM, di Kementerian Perdagangan kita ada target gerakan eksportir-eksportir muda. Sekarang banyak kemudahan kemudahan yang teman-teman dapatkan. Beda dengan dulu, sekarang sudah terbuka lebar tinggal keinginan kita,” papar Arief Rosyid.

Menurutnya komitmen Pemerintahan dibawah Presiden Joko Widodo pada pengembangan UMKM dan salah satunya melalui peran pemuda.

“Misalnya kader-kader cabang mendorong agar pemerintah mengadakan pelatihan pelatihan entrepreneur, permodalan pakai dulu afirmasi kebijakan itu. Setelah itu ketika kalian masuk ke bank, banknya yang akan cari kalian. Ga usah khawatir komitmen itu besar. Komitmen UMKM kita 23 persen atau 54 triliun jadi itu kesempatan dan saya terpanggil untuk kesini” pungkasnya.

Kegiatan Diskusi Ramadhan yang mengangkat tema “Peran Pemuda Muslim dalam Menumbuhkan Ekonomi di Masa Pandemi Berbasis Syariah” dihadiri juga oleh Kepala Cabang BSI Purwakarta, Zaenal Abidin, pengrus KAHMI dan pengurus HMI Cabang Purwakarta.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *