Kampung Tajur Purwakarta: Destinasi Wisata Budaya Bernilai Edukasi

  • Bagikan
Sejumlah siswa saat melakukan studi tour di obej wisata Kampung Tajur dengan suasana perkampungan asri

Purwakarta Post – Berlibur memang sangat menyenangkan, apalagi jika memiliki rencana untuk menghabiskan waktu liburan ke luar kota. Ada satu destinasi yang patut Anda kunjungi, yaitu kampung tajur. Sesuai dengan namanya, objek wisata tersebut memanglah desa. Namun, dengan keindahan alam yang indah.

Mengenal Wisata Kampung Tajur

Salah satu destinasi wisata yang cocok untuk dikunjungi, bagi Anda yang suka dengan pemandangan alam. Kunjungilah objek wisata Kampung Tajur, seperti desa pada umumnya. Destinasi tersebut terdapat beberapa rumah warga, namun dengan aneka ragam warna serta pembangunan yang berbeda pula.

Hal tersebut sudah menjadi salah satunya program unggulan yang dilakukan desa di sana. Tampilan bangunannya tidak meninggalkan kesan khas orang Sunda pada umumnya. Letak geografisnya, ada di desa tajur Purwakarta kecamatan Bojong. Terletak tepatnya di leren gunung Burangrang.

Lokasinya sendiri sekitar 35 km dari pusat kota Purwakarta. Untuk destinasi Kampung Tajur ini, mengusung konsep wisata ekoturisme serta kearifan budaya lokal khas Sunda. Tidak heran jika sebagian besar bangunannya berbentuk panggung. Suasana pedesaannya sangat asri dan alami.

Informasi Mengenai Destinasi Wisata Kampung Tajur

Sebelum memutuskan untuk berkunjung ke destinasi alam di Kampung Tajur ini. Ada baiknya Anda mengetahui informasi pentingnya terlebih dahulu. Mulai dari sejarahnya, biaya tiket masuknya sampai dengan apa saja keunikan yang ada di objek wisata tersebut. Berikut adalah ulasannya.

  1. Sejarah / Latar Belakang

Tidak lengkap rasanya, jika hendak berkunjung namun tidak mengetahui sejarah Kampung Tajur. Pada umumnya, kampung wisata tersebut sudah mulai sejak tahun 2004 lalu hingga sekarang ini. Banyak sekali pengunjung yang datang dan menginginkan liburan serasa di pedesaan.

Layanan di destinasi Kampung Tajur ini meliputi wisata alam homestay, wisata religi pun ada. Jadi, bagi para pengunjung yang ingin menikmati liburan dengan nuansa pedesaan, objek wisata ini bisa jadi pilihan utama. Sepanjang jalan, Anda akan melihat pemandangan sawah dan gunung Burangrang.

  1. Berlibur Sekaligus Mengikuti Kegiatan Sehari-Hari Warga Desa

Hal uniknya, para pengunjung yang berkunjung ke destinasi Kampung Tajur ini akan mengikuti kegiatan warga desa di sana. Mengingat objek wisatanya memang menawarkan konsep ekoturisme serta kearifan budaya lokal dari Sunda. Jadi, selagi berlibur Anda akan mencoba ikut tanam padi.

Kegiatan tersebut termasuk aktivitas sehari-hari warga di Kampung Tajur. Tidak hanya itu saja, mata pencaharian warga lainnya juga budidaya ikan. Para pengunjung juga akan diajarkan cara membuat kue wajik khas dari Jawa Barat. Berlibur sekaligus belajar sesuatu, memang sangatlah menyenangkan.

  1. Wisata Religi Pergi ke Makam Keramat Tajur Purwakarta

Selain itu, ada wisata lain lagi yang ditawarkan oleh pihak Kampung Tajur. Salah satunya adalah dengan wisata religi berkunjung ke makam keramat Tajur Purwakarta. Banyak sekali pengunjung yang datang dari berbagai kota ke desa satu ini. Tujuannya adalah untuk berziarah ke makam leluhur.

Makam yang ada di Tajur tersebut, ada beberapa makam leluhur. Seperti Karomah Eyang Wali Pandita, eyang panebahan, eyang wali alaesih dan juga eyang bongkok. Setelah asyik berlibur di Kampung Tajur untuk edukasi dan lain-lain, sempatkan diri untuk berizarah ke makam leluhur ini.

  1. Biaya Tiket Masuk dan Menginap di Area Kampung Tajur

Tidak hanya itu saja, destinasi Kampung Tajur ini juga menawarkan penginapan kepada para pengunjung yang memang ingin bermalam di sana. Mengingat objek wisatanya memang berbentuk desa, jadi jika Anda ingin menginap. Maka akan tinggal di sebuah rumah khas dari orang Sunda.

Rumahnya berbentuk panggung, di dalam rumah tersebut memiliki dua kamar yang bisa digunakan. Untuk biaya penginapannya sendiri, kisaran harganya bisa mencapai Rp 250.000 dengan kapasitas 6 hingga 8 orang. Khusus untuk wisatawan lembaga, biaya izinnya Rp 600.000. Menu juga disiapkan.

  1. Menarik Minat Para Wisatawan Mancanegara

Keunikan lain dari destinasi Kampung Tajur ini, yaitu objek wisatanya tidak hanya mampu menarik perhatian pengunjung lokal. Melainkan juga wisatawan luar negeri, bahkan di tahun 2016 lalu kampung ini pernah menjadi lokasi konferensi Internasional. Tidak heran jika banyak yang tertarik.

Konferensi tersebut bertajuk World Village Conference yang dihadiri oleh peserta dari 23 delegasi negara tetangga. Delegasi negara tersebut berasal dari Jepang, Amerika, Korea, Azerbaijan dan juga Tiongkok. Bagi wisatawan asing yang ingin menikmati fasilitas di sana, harganya tetap sama saja.

  1. Liburan Bernilai Edukasi

Sesuai dengan pembahasan sebelumnya, bahwa destinasi Kampung Tajur ini terkenal sebagai salah satu wisata alam yang bernilai edukasi. Bagaimana tidak, para pengunjung yang berlibur ke sana akan diajak untuk bercocok tanam hingga membuat sesuatu seperti kue khas dari Jawa Barat. Inilah letak keseruannya.

Liburan bernilai edukasi, tentu sangatlah menyenangkan. Terlebih lagi ketika membawa si kecil ke sana, mereka juga sekaligus akan belajar caranya bercocok tanam. Ada layanan berupa penginapan juga di sana. Jadi, setiap pengunjung bisa menginap dengan membayar sekitar Ro 250.000 saja.

  1. Testimoni dari Para Pengunjung Tentang Kampung Tajur

Setiap pengunjung pastilah memiliki pendapatnya sendiri, sama halnya dengan para pengunjung yang sudah berkunjung ke destinasi Kampung Tajur ini. Mereka mengatakan kepuasannya setelah mengunjungi objek wisata bernilai edukasi tersebut. Biaya penginapannya juga termasuk murah.

Hanya dengan Rp 250.000 sudah bisa menginap di rumah panggung khas orang Sunda. Keindahan alamnya sangat menakjubkan, sehingga sangat cocok untuk menjadi objek wisata dalam rangka berlibur atau piknik bersama keluarga. Apalagi ada tempat yang cukup luas dan memungkinkan menggelar tikar.

  1. Kampung Tajur Merupakan Implementasi Desa Wisata Purwakarta

Kampung Tajur ini merupakan implementasi desa wisata, pihak yang men-implementasikan instruksi Kementerian Pariwisata ini adalah Disporaparbud. Mereka menjadikan desa di sana sebagai destinasi wisata yang kemudian mereka beri nama Kampung Tajur.

Pengunjung yang berkunjung ke Kampung Tajur ini, tiap minggunya tidak kurang dari 50 orang. Sedangkan untuk rombongannya bisa mencapai 200 orang. Mereka datang dari berbagai wilayah, apalagi jika memasuki masa liburan panjang. Kampung Tajur selalu ramai dikunjungi pengunjung.

  1. Rute Menuju Kampung Tajur Purwakarta

Bagi Anda yang ingin menuju ke destinasi Kampung Tajur, ketahui rutenya terlebih dahulu. Adapun rute tercepatnya adalah dengan menempuh jalur tol Cipularang lalu keluar dari gerbang tol Sadang / Jatiluhur. Rute selanjutnya ke arah Wanayasa melewati Situ Wanayasa hingga bertemu pertigaan.

Setelah bertemu pertigaan, kemudian lurus dan belok ke arah kanan. Dari pertigaan di Wanayasa sebelumnya sekitar 5 km kurang lebih, Anda akan melakukan perjalanan ke kecamatan Bojong. Lalu bertemu pangkalan ojek – jalan kabupaten hingga kantor desa pasanggarahan. Destinasi ada di kiri jalan.

Seperti itulah beberapa penjelasan mengenai informasi lengkap terkait destinasi Kampung Tajur. Sebelum memutuskan untuk berkunjung ke sana, ada baiknya Anda mengetahui rute, harga tiket masuk atau saat sampai di lokasi harus bayar berapa dan informasi lain.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *