Menu ✖

Mode Gelap

Purwakarta · 19 Jun 2026 18:29 WIB ·

SPMB 2026 di Purwakarta: Daya Tampung SMP Lampaui Jumlah Lulusan SD


 Ilustrasi SPMB Purwakarta. Sumber Foto: Pojoksatu.id Perbesar

Ilustrasi SPMB Purwakarta. Sumber Foto: Pojoksatu.id

PURWAKARTA POST – Daya tampung Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kabupaten Purwakarta untuk tahun ajaran 2026/2027 dipastikan melebihi jumlah lulusan SD dan MI di tahun ini.

Artinya, kondisi tersebut membuat peluang seluruh calon murid untuk mendapat bangku sekolah masih sangat terbuka dalam SPMB tahun ini.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Purwakarta, tercatat data tampung SMP/MTs pada SPMB 2026 mencapai 21.837 peserta didik. Sementara jumlah lulusan SD/MI ada sebanyak 18.643 peserta.

Sekretaris Disdik Kabupaten Purwakarta, Aries Rapelianto, menyampaikan hingga saat ini pelaksanaan SPMB di wilayahnya masih berjalan sesuai tahapan tanpa kendala.

Ia menyebut hingga saat ini, proses penerimaan peserta didik telah memasuki tahap pendaftaran jalur prestasi yang berlangsung pada 17 hingga 19 Juni 2026.

“Alhamdulillah sampai hari ini pelaksanaan SPMB berjalan lancar. Sejauh ini belum ada kendala yang berarti di lapangan,” kata Aries Kamis 18 Juni 2026.

Aries menilai, besarnya daya tampung dibanding jumlah lulusan menjadi faktor yang membuat masyarakat tak khawatir apabila anak-anaknya belum diterima pada jalur yang sedang ditempuh.

“Kuota yang tidak terserap pada satu jalur tidak akan hilang. Sesuai ketentuan, kuota tersebut otomatis dialihkan ke jalur pendaftaran berikutnya sehingga daya tampung yang tersedia bisa dimanfaatkan secara maksimal,” kata dia.

Dia juga menjelaskan bahwa calon murid yang tidak diterima lewat jalur afirmasi, prestasi, ataupun mutasi masih dapat mengikuti seleksi melalui jalur domisili.

“Kalau nanti tidak diterima di jalur domisili pun, sistem akan menyalurkan secara otomatis ke sekolah terdekat yang masih memiliki daya tampung. Jadi kesempatan calon murid untuk mendapatkan sekolah masih tetap terbuka,” kata Aries menjelaskan.

Dia menambahkan, apabila hasil penyaluran sistem dianggap kurang sesuai, calon murid tetap diberikan kesempatan memilih sekolah lain yang masih memiliki daya tampung setelah seluruh tahapan SPMB selesai dilaksanakan.

Pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Purwakarta mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru, Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 14 Tahun 2026, Peraturan Bupati Purwakarta Nomor 25 Tahun 2025, serta Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta Nomor 400.3.1/618-Disdik/2026.

Berdasarkan regulasi tersebut, jalur domisili mendapat alokasi kuota terbesar, yakni 50 persen dari total daya tampung. Kemudian jalur prestasi sebesar 25 persen, yang terdiri atas Tes Kemampuan Akademik (TKA) 6 persen, prestasi sains 4 persen, kepanduan 2,5 persen, dan prestasi non akademik 12,5 persen.

Sementara itu, jalur afirmasi memperoleh kuota 20 persen, sedangkan jalur mutasi mendapat 5 persen, yang terbagi menjadi 2,5 persen untuk perpindahan tugas orang tua dan 2,5 persen bagi anak guru atau tenaga kependidikan. Adapun sekolah swasta membuka penerimaan melalui jalur mandiri dengan kuota hingga 100 persen sesuai daya tampung masing-masing sekolah.

Aries mengatakan, tahapan SPMB telah disusun secara berjenjang. Pendaftaran jalur afirmasi telah dilaksanakan pada 9–10 Juni 2026, dilanjutkan jalur mutasi pada 11–12 Juni 2026, kemudian jalur prestasi pada 17–19 Juni 2026, dan jalur domisili akan berlangsung 22–29 Juni 2026. Sementara itu, jalur mandiri sekolah swasta dibuka mulai 9 hingga 29 Juni 2026.

“Seluruh tahapan sudah kami susun agar proses penerimaan berjalan tertib, objektif, transparan, dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh calon murid sesuai ketentuan yang berlaku,” tambah Aries.

Menutup, ia mengingatkan seluruh peserta untuk mengikuti proses pendaftaran secara jujur. “Peserta yang terbukti memalsukan dokumen akan dikenakan sanksi sesuai aturan, termasuk dikeluarkan dari satuan pendidikan. Kami ingin memastikan pelaksanaan SPMB benar-benar akuntabel,” pungkasnya.(IK)

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Bupati Om Zein Ajak Warga Saksikan Kemeriahan Festival Budaya Hari Jadi Purwakarta Malam Ini

20 Juli 2026 - 11:03 WIB

Syukuran Jalan Kampung Sukarata Diperbaiki, Warga Ngaliwet dan Ucapkan Terimakasih Kepada Wakil Ketua DPRD Purwakarta Luthfi Bamala

20 Juli 2026 - 09:11 WIB

Dilantik Jadi Ketua IPSM Purwakarta, Ricky Syamsul Fauzi Upayakan Ada Honorarium Bagi Pekerja Sosial

17 Juli 2026 - 20:53 WIB

Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Take Down Video Klip Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejad yang Viral

2 Juli 2026 - 17:46 WIB

Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejad Viral di Sosmed, Om Zein Angkat Bicara: Itu Cerita tentang Diri Saya, Bukan Sindiran

1 Juli 2026 - 17:10 WIB

Nunggak Iuran BPJS Ketenagakerjaan, 37 Perusahaan Dipanggil Kejari Purwakarta

23 Juni 2026 - 13:25 WIB

Trending di Purwakarta
{"code":"internal_server_error","message":"

Ada eror serius pada situs web Anda.<\/p>

Pelajari lebih lanjut tentang pemecahan masalah di WordPress.<\/a><\/p>","data":{"status":500,"error":{"type":1,"message":"Uncaught Error: Call to undefined function wpp_get_mostpopular() in \/home\/purf4435\/public_html\/wp-content\/themes\/kobaran\/single.php:183\nStack trace:\n#0 \/home\/purf4435\/public_html\/wp-includes\/template-loader.php(132): include()\n#1 \/home\/purf4435\/public_html\/wp-blog-header.php(19): require_once('\/home\/purf4435\/...')\n#2 \/home\/purf4435\/public_html\/index.php(17): require('\/home\/purf4435\/...')\n#3 {main}\n thrown","file":"\/home\/purf4435\/public_html\/wp-content\/themes\/kobaran\/single.php","line":183}},"additional_errors":[]}