Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein saat berdialog dengan siswa SMP dalam Festival Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di Bale Yudisthira, Setdakab Purwakarta, Kamis 18 Juli 2026. Foto: Istimewa
PURWAKARTA POST – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menghadiri Festival Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang digelar Kejaksaan Negeri setempat di Yudisthira, Kamis 18 Juni 2026.
Dalam kegiatan yang bertujuan mengenalkan hukum sejak dini kepada para pelajar tersebut, sebuah momen emosional mencuri perhatian publik ketika Bupati Purwakarta secara spontan menyatakan kesiapannya untuk menanggung biaya bekal seorang siswa SMP yang bercita-cita menjadi jaksa.
Mengenal lebih jauh, Festival Jaksa Masuk sekolah ini merupakan program kolaborasi antara Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta.
Program tersebut dibuat untuk memberikan edukasi hukum, menanamkan nilai-nilai kejujuran, serta mencegah tindakan kriminal di kalangan remaja, seperti perundungan (bullying) dan kenakalan remaja lainnya. Namun, acara kali ini terasa berbeda dan lebih menyentuh hati berkat interaksi langsung antara kepala daerah dan para siswa.
Sebuah momen hangat seketika tercipta saat sesi tanya jawab interaktif. Bupati Purwakarta yang akrab disapa Om Zein, bersama jajaran tim Kejaksaan, memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menyampaikan aspirasi dan impian masa depan mereka.
Seorang siswa SMP dengan berani berdiri dan mengungkapkan cita-citanya yang mulia, yakni, ingin menjadi seorang jaksa penegak keadilan di masa depan.
Kagum dengan keberanian dan tekad anak muda tersebut, Om Zein langsung memberikan apresiasi yang luar biasa. Mendengar latar belakang dan perjuangan sang siswa, Om Zein tanpa ragu berkomitmen untuk membantu meringankan beban keluarganya.
Bupati Purwakarta berjanji akan menanggung semua biaya bekal dan kebutuhan sekolah siswa tersebut demi memastikan jalannya menuju cita-cita tidak terhambat oleh faktor ekonomi.
“Anak-anak Purwakarta tidak boleh takut bermimpi besar. Jika ada yang punya tekad kuat untuk membangun bangsa, seperti menjadi jaksa, pemerintah dan kita semua wajib mendukungnya,” ujar Om Zein.
Tindakan nyata dari Bupati Purwakarta ini langsung disambut tepuk tangan riuh dari ratusan siswa, guru, dan tamu undangan yang hadir dalam acara.
Momen ini menjadi bukti nyata bahwa Festival Jaksa Masuk Sekolah tidak hanya menjadi wadah edukasi hukum formal, tetapi juga ruang humanis yang mampu menyalakan lilin harapan bagi generasi muda.
Pihak Kejaksaan Negeri Purwakarta turut mengapresiasi langkah responsif Om Zein. Mereka berharap dukungan ini dapat memicu semangat siswa-siswi lain di Purwakarta untuk berprestasi dan menjauhi pelanggaran hukum.
Edukasi hukum yang dikemas secara dialogis dan penuh empati seperti ini dinilai jauh lebih efektif tertanam dalam benak para remaja.
Melalui program Festival Jaksa Masuk Sekolah, Pemkab Purwakarta menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kualitas pendidikan dan karakter anak bangsa.
Dengan adanya jaminan dukungan dari pemimpin daerah, diharapkan akan lahir lebih banyak lagi generasi emas dari Purwakarta yang siap menegakkan hukum dan keadilan di Indonesia di masa depan.(IK)
PURWAKARTA POST - DPRD Kabupaten Purwakarta menegaskan penolakan terhadap rencana pemerintah daerah setempat untuk menghentikan…
PURWAKARTA POST - Pemerintah Kabupaten Purwakarta menggelar kegiatan spiritual bertajuk Mitembeyan Hari Jadi Purwakarta Bersholawat.…
PURWAKARTA POST - Antusiasme warga sangat besar menyambut Hari Jadi Purwakarta di tahun 2026 ini.…
PURWAKARTA POST - Rangkaian acara dalam rangka peringatan Hari Jadi Kota Purwakarta ke- 195 dan…
PURWAKARTA POST - Program Rebo Ngumum yang mengatur ASN dan pegawai Pemerintah Kabupaten Purwakarta agar…
PURWAKARTA POST - Paguyuban Padipaan Guguwar Situs Sunda (PGSS) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan DPRD…