Maulvi Arrezza Dikukuhkan Jadi Presma Baru BEM STAI DR KHEZ Muttaqien

  • Bagikan

Purwakarta Post – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DR KHEZ Muttaqien Purwakarta baru, resmi dikukuhkan di aula kampus, Jalan Baru Maracang Nomor 35.

Ketua STAI DR KHEZ Muttaqien Purwakarta, Imam Tabroni mengatakan, ruh tumbuh kembangnya aktivis kampus, menurutnya komitmen dalam mengembangkan Tiga L yakni, Literasi Data, Literasi Teknologi dan Literasi Komunikasi mesti diselaraskan dengan program kerja BEM kedepan untuk bisa memberikan perspektif yang lebih luas terkait fenomena yang ada sehingga mahasiswa diperhitungkan khususnya di bidang pendidikan hukum, dan ekonomi guna merespon ekosistem akademik menuju revolusi industri 4.0.

” Tiga L itu dipaketkan dalam bentuk digital. Digitalisasi sesuai Visi kita sudah menjadi solusi untuk menghadapi Pandemi Covid-19 dan berkesusaian dengan kondisi saat ini,” terang Imam kepada wartawan.

Ia juga berharap, kepengurusan BEM kedepan dapat beradaptasi dengan visi STAI DR KHEZ Muttaqien, pun dengan kegiatan unit mahasiswa.

“Satu tahun menyesuaikan dengan visi kampus, lalu diikuti seluruh kegiatan organisasi internal agar selaras,” papar Imam.

Sementara, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Surya Hadi Dharma mengatakan, kepengurusan BEM dan DPM kedepan perlu mempersiapkan banyak hal untuk memetakan program dengan memerhatikan bertambahnya jumlah mahasiswa dan mengakomodir minat dan bakat mahasiswa.

“Dinamika di organisasi internal kampus merupakan salah satu pembelajaran untuk menyempurnakan organisasi yang ada,” papar Surya.

Disisi lain, Presiden BEM STAI DR KHEZ Muttaqien, Maulvi Arrezza mengajak kepada seluruh keluarga mahasiswa untuk senantiasa berlomba-lomba menampilkan kreasi terbaik, bakat-bakat terbaik, kreatifitas-kreatifitas terbaik melalui wadah-wadah yang ada yaitu melalui unit kegiatan mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan yang lain.

“Karena majunya sebuah kampus tidak hanya dilihat dari segi akademik saja tetapi juga perkembangan organisasi dan kegiatan kemahasiswaan turut membatu berkembangnya sebuah kampus,” paparnya.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh mahasiswa untuk terus berkarya sehingga apa yang telah dicapai mampu dipertahankan dan ditingkatkan.

“Mari kita tunjukan bahwa mahasiswa juga peduli terhadap kepentingan rakyat, kepentingan kita semua, mahasiswa bukan pembuat rusuh dengan hal yg tidak sepatutnya dilakukan. Mahasiswa adalah kelompok akademisi yang mampu berbuat yang lebih baik dari itu semua,” demikian Maulvi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *