PURWAKARTA POST – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memulai langkah nyata untuk memfasilitasi ribuan warga pulang ke kampung halaman melalui program Mudik Gratis Jawa Barat 2026.
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, memimpin langsung prosesi pelepasan para pemudik di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Jumat (13/3/2026).
Pihak panitia mengerahkan total 74 unit bus untuk mengantar 3.000 pemudik menuju berbagai daerah tujuan.
Program ini merupakan buah kolaborasi apik antara Pemprov Jabar dan Jasa Raharja demi menghadirkan pelayanan transportasi yang aman serta nyaman.
“Kami menghadirkan mudik gratis ini guna menjamin keselamatan warga. Kami menyadari risiko kecelakaan saat musim mudik masih cukup tinggi, terutama bagi masyarakat yang nekat menggunakan sepeda motor,” ujar Erwan Setiawan.
Rincian Armada dan Skema Pendanaan Program
Faktanya, APBD Provinsi Jawa Barat mendanai keberangkatan 2.500 peserta secara penuh. Sementara itu, Jasa Raharja memfasilitasi 500 orang sisanya melalui skema kemitraan.
Oleh sebab itu, Jasa Raharja juga menyumbang tambahan 10 unit bus guna memastikan semua pendaftar mendapatkan tempat duduk.
Strategi kolaboratif ini bertujuan meringankan beban finansial masyarakat yang tengah bersiap merayakan Idulfitri.
Pesan Tegas Wagub untuk Para Pengemudi
Selanjutnya, Erwan menggarisbawahi catatan positif penyelenggaraan mudik gratis dari tahun ke tahun.
Ia mengklaim bahwa sejauh ini, seluruh peserta program Pemprov Jabar selalu tiba di kampung halaman dengan selamat tanpa kendala berarti.
Menariknya, Wagub Erwan memberikan peringatan keras kepada para sopir bus yang bertugas. Ia memandang faktor kelelahan pengemudi sebagai pemicu utama kecelakaan di jalur mudik.
“Sopir harus menempatkan keselamatan penumpang sebagai prioritas nomor satu. Saya meminta para sopir tidak memaksakan diri. Jika merasa lelah, segera istirahat atau biarkan sopir pengganti mengambil alih kemudi,” tegas Erwan.
Solusi Ekonomi dan Pengurai Kemacetan
Selain itu, Pemprov Jabar merancang program ini khusus untuk membantu keluarga yang terhimpit biaya transportasi yang melonjak saat Lebaran.
Dengan mengajak warga mudik menggunakan bus secara masal, pemerintah berharap dapat mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalur utama.
Akhirnya, Wagub mendoakan agar seluruh pemudik menikmati perjalanan yang tenang hingga dapat berkumpul kembali bersama keluarga tercinta.
Dengan demikian, sinergi antara pemerintah, Jasa Raharja, dan kedisiplinan pengemudi menjadi kunci sukses penyelenggaraan Mudik Gratis Jawa Barat 2026 tahun ini. (Din)






