PURWAKARTA POST – Masyarakat yang belum mengantongi tiket mudik kini mendapatkan peluang baru Mudik Gratis Jabar 2026 dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, mengonfirmasi bahwa kuota Mudik Gratis Jabar 2026 masih menyisakan 1.012 kursi akibat adanya pembatalan pemesanan dari pendaftar sebelumnya.
Masyarakat dapat segera mengakses sisa kuota ini untuk 12 rute strategis. Oleh karena itu, warga yang berencana pulang kampung disarankan untuk segera melakukan pengecekan secara berkala pada platform resmi pemerintah.
Rincian Sisa Kuota Mudik Gratis per Rute
Beberapa rute favorit masih memiliki ketersediaan kursi yang cukup signifikan. Faktanya, rute Bandung-Sukabumi menjadi yang terbanyak dengan sisa 275 tiket. Berikut adalah rincian rute lainnya:
Rute Lokal Jabar: Bogor-Pelabuhan Ratu (176 tiket), Cileungsi-Bandung (233 tiket), Bekasi-Tasikmalaya (63 tiket), dan Bekasi-Bandung (46 tiket).
Rute Luar Provinsi: Bandung-Solo (12 tiket), Bandung-Yogyakarta (20 tiket), Bandung-Ciledug (35 tiket), serta Bandung-Wonogiri (3 tiket).
Program Jasa Raharja & Arus Balik: Bandung-Solo (14 tiket), Bandung-Sragen (2 tiket), dan Yogyakarta-Bandung (133 tiket).
Cara Daftar dan Syarat Melalui Sapawarga
Selanjutnya, pemudik harus melakukan proses pemesanan melalui aplikasi Sapawarga. Pendaftaran ini tetap terbuka hingga batas akhir pada 12 Maret 2026.
Persyaratannya pun cukup mudah, calon penumpang hanya perlu memasukkan data diri seperti Nama, NIK, alamat, nomor Kartu Keluarga, dan rute keberangkatan.
Perlu diperhatikan, pemilihan tanggal keberangkatan baru bisa warga lakukan saat tahap aktivasi tiket yang berlangsung mulai 1 hingga 12 Maret 2026.
Program ini bersifat inklusif, artinya warga Jawa Barat yang ingin ke luar daerah maupun warga luar yang ingin masuk ke Jawa Barat sama-sama memiliki hak untuk memesan tiket.
Jadwal Keberangkatan dan Armada Bus
Sementara itu, Dinas Perhubungan telah menyiapkan sebanyak 73 unit bus prima untuk mengantar para pemudik. Jadwal keberangkatan akan berlangsung secara bertahap pada tanggal 13, 14, dan 15 Maret 2026.
Adapun titik kumpul keberangkatan tersebar di beberapa lokasi strategis, antara lain:
Terminal Leuwipanjang (Bandung).
Terminal Cikarang.
Kota Bekasi.
Akhirnya, program ini diharapkan mampu mengurangi beban volume kendaraan pribadi di jalan raya serta memberikan rasa aman bagi warga.
Dengan demikian, perjalanan menuju kampung halaman pada momen Idulfitri 1447 H ini dapat terlaksana dengan lebih tertib dan efisien. (Din)






