Purwakarta

Sekolah Ideologi Purwakarta Cikal Bakal Lahirnya Generasi Ideologis

PURWAKARTAPOST.CO.ID-Bupati Purwakarta terus mengupayakan penguatan nilai-nilai ideologi Pancasila sebagai pemersatu bangsa kepada peserta didik melalui Sekolah Ideologi Kebangsaan yang rutin digelar oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

Sekolah ini tidak secara resmi masuk dalam jenjang pendidikan formal namun lebih pada penguatan nilai-nilai ideologi Pancasila, kebhinekaan, dan toleransi dalam kemajemukan kepada pelajar.

Beberapa tokoh nasional sempat mengisi materi di Sekolah Ideologi seperti cendekiawan muslim Prof. Dr Azyumardi Azra, dan politisi sekaligus tokoh kebangsaan dari kalangan pers Surya Dharma Paloh.

Pada tahun depan format kegiatan Sekolah Ideologi yang digagas Bupati Purwakarta ini akan menggunaka pendekatan materi yang lebih aplikatif dan spesifik. Tentunya dengan harapan dapat mendorong sikap mental pelajar untuk dapat membawa perubahan penguatan nilai luhur Pancasila.

“Sistemnya dibuat spesifik, misalnya diskusi interaktif, kita berikan stimulan wacana melalui konten animasi berisi fenomena yang melekat dengan kehidupan siswa sehari-hari,” jelas Bupati Purwakarta, Kang Dedi Mulyadi, Rabu (7/12/2016).

Jika pada umumnya siswa terbiasa menerima materi pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan maka melalui Sekolah Ideologi materi-materi kewarganegaraan itu diterjemahkan dalam kegiatan aplikatif yang tentunya menyenangkan siswa. Poin pentingnya siswa tidak saja mendapatkan materi kebangsaan melainkan didorong untuk mau berbuat untuk keutuhan bangsa dan negara.

“Bagaimana cara menghargai teman yang memiliki perbedaan keyakinan. Ini kita dorong secara terus menerus sehingga muncul kekuatan kita sebagai bangsa,” timpal Kang Dedi.

Kabar baiknya Sekolah Ideologi yang dijalankan tidak saja mendatangkan tokoh-tokoh nasional karena civitas akademik dari Universitas Indonesia (UI) dan kampus lain pun akan dilibatkan dalam Sekolah Ideologi ini.

“Agar kita tidak kehilangan generasi maka ajaran Pancasila harus kembali dihidupkan secara teoritis dan aplikatif,” pungkasnya.

Loading...
www.domainesia.com
Click to comment

Berita Populer

To Top