Purwakarta

Warga Nahdliyin Kecewa, Bupati Purwakarta Tak Hadir Langsung di Harlah NU 95

Peringatan harlah NU ke-95 oleh PCNU kabupaten Purwakarta

Purwakarta Post – Warga Nahdliyin merasa kecewa lantaran Bupati Purwakarta tak menghadiri langsung peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-95 di komplek Bale Yudhistira Pemda Purwakarta, Rabu (3/2/2021) malam.

Robbi Indrawan, bendahara Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Purwakarta menyatakan kecewa dengan sikap bupati tersebut. Meski ditengarai berada di sekitar lokasi acara, orang nomor satu di Purwakarta itu memilih hanya menyapa peserta melalui aplikasi online.

“Jujur kecewa. Para orangtua dan sesepuh kami sudah menunggu dan berharap kehadiran bupati. Ternyata tidak hadir. Padahal kalo melihat lokasi bupati melakukan zoom meeting tampak ia berada disekitar lokasi acara,” ujar Robbi

Kehadiran bupati dinilai penting. Sebab, ini menyangkut etika bernegara dan berperilaku terhadap orang tua.”Pertama ini tentang sikap terhadap para sepuh yang tidak elegan. Kedua kepemimpinan itu bukan hanya tentang memberi dukungan material akan tetapi juga secara psikologis dan fisik. Itu bukti bahwa bupati sosok pemimpin yang tidak egaliter,” tegas Robbi.

Ketua Lembaga Dakwah NU Purwakarta Kiai Asep Riyadi mengatakan
Bupati patut dipertanyakan etikanya sebagai pemimpin dan tuan rumah peringatan harlah NU. Disaat banyak pihak hadir, termasuk unsur Muspida lain, namun ia memilih absent. Parahnya lagi, saat berkesempatan memberikan sambutan secara daring, sedikitpun ia tidak menyinggung alasan ketidakhadirannya itu.

“Kami juga heran. Kenapa beliau tidak mau hadir. Padahal, panitia sudah mendesain sedemikian rupa kaitan protap pencegahan covid di lokasi acara. Termasuk, jumlah peserta yang dibatasi, jaga jarak, pake masker hingga menyediakan hand sanitizer. Jadi, kalau pun beliau tidak hadir karena alasan Covid saya kira gak logis,” beber Kiyai Asep.

Loading...
www.domainesia.com
Click to comment

Berita Populer

To Top