Grafis

Polres Purwakarta Catat Selama 2017 Kriminalitas Meningkat Hingga 1.456 Kejadian

PURWAKARTAPOST.CO.ID-Tindak pidana ganguan ketertiban dan keamanan masyarakat (Gukamtibmas) di wilayah Polres Purwakarta tahun 2017 meningkat dibandingkan pada tahun 2016 lalu.

Meski meningkat namun hal itu dibarengi juga dengan meningkatnya jumlah penyelesaian perkara yang telah dilakukan oleh Kepolisian setempat.

“Jumlah gangguan ketertiban dan keamanan masyarakat tindak pidana pada 2016 sebanyak 1.163 kejadian, dapat diselesaikan 542 perkara, sementara untuk 2017 jumlah kejadian sebanyak 1.456 diselesaikan 923 perkara. Kenaikan penyelesaian perkarnya naik 63 persen,” ujar Kapolres Purwakarta, AKBP Dedy Tabrani, kepada sejumlah awak media di Mapolres Jalan Veteran, Sabtu (30/12/2017).

Selain itu, jajaran Kepolisian Resor Purwakarta juga merilis jumlah perkara: non tindak pidana, tindak pidana narkoba, tipikor dan laka lantas baik darat maupun air, dengan rincian sebagai berikut;

“Perkara non tindak pidana 2016 sebanyak 12 kejadian, untuk 2017 ada 30 kejadian dengan penyelesaian 100 persen. Kenaikan juga terjadi pada tindak pidana korupsi (Tipikor); 2016 ada 1 perkara dengan P21 ada 2 dan 2017 ada 3 perkara dengan jumlah P21 sebanyak 8. Sementara untuk tindak pidana narkoba ada kecenderungan penurunan jumlahnya sekitar 17 persen. 2016 ada 93 perkara dengan P21 ada 91, untuk 2017 menurun menjadi 77 perkara narkoba dengan P21 sudah 103,” beber Kapolres.

Sementara, untuk jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas Kapolres mengungkapkan, trennya penyelesaiannya agak menurun sekitar 3 persen, dengan perincian sebagai berikut;

“Untuk laka lantas pada 2016 ada 463 kejadian, semuanya bisa diselesaikan. Dan untuk 2017 terdapat 397 kejadian, dan yang telah diselesaikan sebanyak 389 kejadian. Untuk laka air, kejadian pada tanggal 21 Desember 2017 dengan TKP di Desa Tegal Datar Kecamatan Maniis, dengan jumlah korban 23 orang, 17 selamat dan 6 orang tenggelam, hingga kini belum ditemukan,” ujarnya.

Loading...
Click to comment

Berita Populer

To Top