Kesehatan

Viral Bayi Usia 3 Hari Meninggal Dunia Lantaran Telat Mendapat Rujukan

PURWAKARTAPOST.CO.ID-Lantaran masalah administrasi rujukan dokter bayi usia 3 hari yang didiagnosa patologis dari pasangan Encu Samsudin (39) dan Yani Suryani (41) meninggal dunia pada Kamis (30/5/2019).

Bayi laki-laki berusia 3 hari bernama Wildan Ramadhan dirawat di Rumah Sakit Ibu dan Anak Asri Purwakarta.

Wildan didiagnosa memiliki penyakit penyerta (patologis) sejak lahir dan harus dirujuk ke rumah sakit dengan layanan fasilitas NICU.

Tim medis RSIA Asri melalui Humas-nya mengklaim telah mencarikan rumah sakit dengan fasilitas NICU baik di Purwakarta maupun Bandung.

Namun karena rata-rata rumah sakit dengan fasilitas NICU penuh, akhirnya surat rujukan tidak kunjung terbit.

Pihak keluarga dibantu seorang pekerja sosial masyarakat (PSM) Dinsos Purwakarta, Sri Lestari memfasilitasi agar bayi Wildan segera mendapat surat rujuk tanpa harus menunggu lama.

“Tapi setelah pihak keluarga yang kami dampingi ingin meminta rujukan untuk ke RS Siloam. Namun, pihak RSIA Asri malah keberatan memberi surat rujukan dan menahan bayi dengan alasan administrasi perawatan sang bayi yang belum terselesaikan,” jelas Sri.

Manager Humas dan Umum RSIA Asri Purwakarta, Dian Novi Setiawan mengaku pihaknya telah berusaha untuk mengeluarkan surat rujukan ke rumah sakit dengan fasilitas NICU.

“Keluarga menghendaki dirujuk ke RS Siloam Purwakarta, itu sudah kami lakukan yaitu mengkonfirmasi RS Siloam tapi disana memang ruangan NICU juga penuh,” kata Dian.

Akibatnya Wildan Ramadhan bayi berusia 3 hari tersebut nyawanya tidak tertolong karena keterlambatan penanganan medis dan menghembuskan nafas terakhir pada Kamis pagi.

Ayah dan ibu Wildan sendiri melakukan persalinan di RSIA Asri menggunakan BPJS.

Encu Samsudin (39) dan Yani Suryani (41) merupakan warga Kampung Krajan Desa Babakan Cikao, Kecamatan Babakancikao, Purwakarta.

Viral di media sosial
Kasus meninggalnya Wildan Ramadhan menjadi viral di media sosial facebook.

Pasalnya tim pendamping dari Dinsos untuk keluarga Wildan menduga pihak RSIA Asri mempersulit rujukan ke rumah sakit berfasilitas NICU.

Menurut Sri Lestari urusan administrasi seharusnya dapat diselesaikan dikemudian hari tanpa harus mengabaikan nyawa bayi.

“Heran padahal ibu dan bayi sudah tercover BPJS, tapi ko malah ditahan untuk mendapatkan rujukan, padahal posisinya urgent. Bahkan dokter sudah menganjurkan untuk segera dirujuk, tetapi perawatnya malah menahan dan tidak memberikan surat rujukan, yang paling saya sesalkana adanya ucapan kurang pantas dari perawat tersebut,” tutur Sri.

Ayah almarhum Wildan, Encum Samsudin meminta agar RSIA Asri memperbaiki layanan kepada pasien.

Pasalnya dia ingin kejadian yang menimpa dirinya tak terulang kembali di kemudian hari kepada pasien lain.

“Cukup keluarga saya yang mengalami,” tukas Encum.

Di medi sosial foto-foto Wildan Ramadhan mendapat reaksi netizen. Beberapa orang mengaku layanan RSIA Asri bagus, namun tak sedikit netizen menceritakan pelayanan kurang sesuai dari RSIA Asri.

Loading...
Click to comment

Berita Populer

To Top