Politik

ARB : Kang Dedi Sudah Pantas, Tidak Perlu Diragukan

ketua DPD Golkar Jabar, Dedi Mulyadi saat bertemu mantan Ketua Umum Partai Golkar Abu Rizal Bakrie

PURWAKARTAPOST.CO.ID-Mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar Abu Rizal Bakri mengatakan Dedi Mulyadi merupakan sosok yang pantas memimpin Jawa Barat. Gagasan milik mantan Bupati Purwakarta tersebut menurut dia, tidak perlu diragukan lagi.

Hal tersebut disampaikan oleh ARB saat memberikan sambutan di hadapan 1000 anak yatim. Tepatnya, di Babelan Kota, Kabupaten Bekasi, Minggu (27/5/2018).

“Adinda saya ini (Dedi Mulyadi) merupakan sosok yang sudah pantas. Wawasannya, gagasannya, tidak perlu diragukan lagi,” katanya.

Menurut pria yang akrab disapa Ical itu, Dedi Mulyadi merupakan sosok petani yang konsisten menanam. Karena itu, di momen Pilgub Jawa Barat ini dia tinggal menuai hasil yang selama ini dia tanam tersebut.

“Ini terlepas soal politik ya, Adinda Dedi Mulyadi pantas menjadi pemimpin. Beliau ini mampu membangun sinergi antara pengusaha, masyarakat dan pemerintah,” ucapnya.

Pujian ini terlontar usai Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan sebuah gagasan. Menurut dia, 8 ashnaf (golongan) penerima zakat harus menjadi tanggung jawab Negara dan aghniya’ (orang kaya, pengusaha).

“Seharusnya bangsa kita sudah makmur, ada pajak ada zakat. Semuanya diserahkan kepada 8 ashnaf. Para aghniya’ menjadi bagian dari zakat dan pajak itu. Negara sebagai amiliin (pengumpul zakat dan pajak) memfasilitasi,” ungkapnya.

Orientasi Pajak

Menurut Dedi Mulyadi, masyarakat sekitar wilayah industri belum merasakan manfaat signifikan dana pajak yang ditarik dari pengusaha. Padahal, para pengusaha sudah menunaikan kewajibannya untuk membayarkannya kepada Negara.

“Kehadiran industri harus memberikan dampak positif. Pajaknya digunakan untuk menata lingkungan sekitar industri itu,” kata dia.

Selain itu, anak-anak warga di perkampungan sekitar industri sudah seharusnya menjadi tanggung jawab pengusaha. Mereka harus mendapatkan pendidikan layak berupa sekolah manager. Sehingga, anak-anak tersebut di masa depan menjadi tuan di daerahnya sendiri.

“Kalau begini, akan tercipta kesinambungan. Industri berhasil mendorong perubahan sosial. Kehadiran industri memberikan manfaat,” pungkasnya.

Baca juga :  12 Karyawan Dipecat Sepihak, Ratusan Buruh FSPMI Purwakarta Gelar Demo
Loading...
Click to comment

Berita Populer

To Top