Ekonomi

UPK Kecamatan Bojong Targetkan Peningkatan Pengembalian SPP

(Dari kiri) ketua upk bojong, herman, bendahara, zainal arifin dan sekretaris, m toha

PURWAKARTAPOST.CO.ID-Unit Pengelola Kegiatan Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) Kecamatan Bojong mendorong peningkatan kesadaran masyarakat melakukan pemberdayaan.

Ketua UPK Kecamatan Bojong, Herman menyebut kesadaran pemberdayaan menjadi tanggungjawab bersama. Tidak saja bagi kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) melainkan seluruh masyarakat.

“Target tahun 2018, meminimalisir tunggakan yang ada di masyarakat. Secara bersama-sama tidak hanya melibatkan ketua kelompok tapi semua masyarakat demi kelangsungan UPK,” paparnya usai menggelar Laporam Pertanggungjawaban UPK 2017 di Aula Desa Sindangpanon, Sabtu (27/1/2018).

Menurut dana amanh pemberdayaan masyarakat menjadi tanggungjawab bersama masyarakat Bojong.

Berdasarkan catatan hingga akhir Desember 2017 UPK mencatat kredit macet SPP dikisaran 7% dengan tingkat pengembalian 93%.

“Tunggakan kalau dipresentasekan 7% tingkat pengembalian Rp2,2 miliar atau pengembalian akhir 93%. Dan aset berjalan Rp3,4 miliar,” jelasnya.

Sementara itu Bendahara UPK Kecamatan Bojong Zainal Arifin menyebut selama ini UPK memiliki beberapa kendala. Yaitu mulai dari minimnya penyertaan modal untuk UPK, kredit macet hingga menurunnya daya beli masyarakat.

Di bank ngendap 90 juta. Menjadi kendala penyertaan modal kalau dulu kelompok begitu lunas sekarang itu diprioritaskan yang track recordnya bagus.

“Kendalanya perihal kredit macet, daya beli menurun, persaingan usaha lebih banyak,” tutur Zainal Arifin.

Click to comment

Berita Populer

To Top