Purwakarta

Maraknya Parkir Liar Di Kawasan Waduk Cirata

Kawasan waduk cirata.

PURWAKARTAPOST.CO.ID – Lagi, pengunjung keluhkan maraknya parkir liar di sekitar Bendungan Waduk Cirata. Pasalnya, warga menilai tarif yang wajib dibayar para petugas parkir dianggap tak wajar. Padahal, pihak pengelola waduk Cirata telah melarang keras bagi sejumlah masyarakat yang melakukan pungutan liar di sekitaran PLTA Cirata.

Seperti diungkapkan Zaenal (35) salah satu pengunjung bendungan yang mengaku telah diminta uang parkir lantaran berhenti disekitar waduk tersebut. “Katanya saya tidak boleh berhenti di sekitar area Cirata lalu orang tersebut menyodorkan kertas yang wajib dibayar,” ungkap Zaenal, Selasa (26/12).

Ia mengatakan, tak masalah dengan biaya yang harus dibayar jika sesuai standar sebab hampir disemua obyek wisata pasti ada biaya retribusi parkir. Namun Zaenal menyayangkan adanya nada paksaan dari sejumlah petugas yang berada di sekitar waduk yang terkenal dengan panorama alamnya itu.

“Harusnya biayanya 5 ribu sih saya kan cuma berhenti sebentar tidak lama cuma mau foto-foto doang,” ungkapnya.

Meski tidak merinci berapa jumlah petugas yang menghampirinya, Namun Zenal mengatakan, para juru parkir itu mengaku sebagai anggota karang taruna Kecamatan Maniis. Tukang parkir itu kata ia, mengatakan di sepanjang jembatan waduk Cirata para pengunjung dilarang berhenti dan jika sudah melanggar aturan maka harus bayar denda parkir.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kecamatan Maniis membenarkan adanya para juru parkir yang berada di wilayah Bendungan Cirata. Hanya saja pihak kecamatan tidak mengetahui berapa tarif yang dikeluarkan juru parkir tersebut.
“Memang betul ada petugas dari Karang taruna Kecamatan Maniis tapi sampai saat ini belum ada koordinasi dengan kita,” kata Camat Maniis Cecep Suhendar melalui sambungan selulernya.

Terkait dengan keluhan tarif karcis pengunjung, pihak kecamatan dalam waktu dekat akan memanggil pengurus karang taruna wilayah setempat.
“Kita akan segera memanggil semua pihak yang terlibat untuk diberikan imbauan terkait parkir tersebut,” pungkasnya.

Loading...
Click to comment

Berita Populer

To Top