Pendidikan

1000 Pohon Petai Tandai Hari Guru di Purwakarta

Kadisdik Purwakarta, Purwanto secara simbolis saat menyerahkan pohon petai kepada guru di Bale Linuhung Purwakarta

PURWAKARTAPOST.CO.ID-Karena alasan lingkungan dan kegemaran guru-guru menyantap petai, Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta peringati Hari Guru Nasional dan HUT PGRI dengan menanam 1000 pohon petai.

Penanaman pohon petai dilakukan di lingkungan sekolah baik Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kepala Disdik Purwakarta, Purwanto berharap dari penanaman pohon petai lingkungan sekolah menjadi lebih asri. Alasan lainnya dipilih pohon petai lantaran banyak guru di Purwakarta mengonsumsi petai yang tentunya bernilai ekonomis.

“Untuk jenis pohonnya, yang difokuskan saat ini adalah pohon petai. Kenapa? Karena mayoritas guru-guru kita sering makan-makan atau ngaliwet di sekolah. Petai adalah menu lalapan kesukaan warga Jawa Barat dan kita tahu petai bisa jadi obat jika dimakan secara teratur dan tidak berlebihan,” katanya, di lingkungan Disdik Purwakarta, Jalan Beringin, Senin (26/11/2018).

Menurut Purwanto jika banyak guru gemar memakan petai maka mau tidak mau guru harus menanamnya di sekolah.

“Nah, sekolah harus memprakarsai penanaman pohon yang langka itu. Jadi, jangan hanya senang memakannya. Tapi, juga harus mau menanamnya,” timpalnya.

Meski demikian tidak seluruh guru menanam pohon petai. Pasalnya bagi sekolah yang tidak memiliki lahan tidak harus menanam petai, alternatifnya ialah vertikal garden.

“Sementara, bagi yang tidak punya lahan saya anjurkan untuk membuat tanaman bias dan/atau vertical garden. Sehingga, tetap ada suasana hijau dan asri di masing-masing sekolah,” katanya.

Menurutnya lingkungan sekolah harus cukup oksigen dan udara segar yang hanya bisa berasal dari lingkungan yang hijau. Jika segar udaranya, enak panorama sekolahnya, maka para siswa dan warga sekolah lainnya akan segar pikirannya.

“Dan kalau segar pikirannya, maka kegiatan belajar mengajar pun akan menyenangkan,” tuturnya.

Loading...
Click to comment

Berita Populer

To Top