Purwakarta

VIRAL: Video CCTV Rekam Detik-detik Pelaku Remas Payudara Viral di Purwakarta

Purwakarta Post – Unggahan video rekaman CCTV yang menampilkan kejadian seorang pelaku meremas payudara wanita di salah satu perumahan Purwakarta beredar viral di Facebook.

Video berdurasi 19 detik tersebut pertama kali diunggah oleh Yuni Rusmini pada Mimggu 23 Juni 2019.

Lewat unggahan videonya itu Yuni menulis bahwa tindakan pelecehansrksual tersebut terjadi di wilayah Purwakarta.

“#waspada begal ZuZu…. 🙏🙏🙏🙏

Terekam CCTV seorang wanita yg sdg berhenti akan memutar jln motor, tiba” datang laki” lgsg menyerobot atau mendemok zuzunya.

lokasi di depan sklhn taman kanak” ( TK).

Tepatnya di sebuah jalan perumahan di wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

yunirusmini fb

viralkan biar pelaku tertangkap…. TUMAN 😈👿”

Sejak pertama diunggah hingga Senin (24/6/2019) malam video tersebut telah ditonton sebanyak 7.867 kali tayang dan dibagikan sebanyak 27 kali dengan 21 komentar.

Polres Purwakarta Minta Korban Melapor
Paska viral di media sosial pihak Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta meminta korban untuk melapor.

Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP Handreas Adrian memastikan akan melakukan pengecekan terlebih dahulu atas kebenaran video tersebut.

Pihaknya akan mencari tahu apakah kejadian itu terjadi di wilayah hukum Polres Purwakarta.

“Kami masih lakukan pengecekan dulu terhadap video yang viral itu, termasuk memastikan TKPnya berada di wilayah hukum Polres Purwakarta,” kata AKP Handreas.

Bila dalam video tersebut kejadiannya di wilayah hukum Purwakarta, dia mengimbau agar korban mau melapor.

Pasalnya hingga Senin belum ada seorang pun yang melaporkan tindak pelecehan tersebut baik ke Polres maupun Polsek Purwakarta.

AKP Handreas mengatakan bagi pelaku yang berbuat asusila seperti dalam video itu maka pelaku akan dikenai pasal 281 KUHP.

“Pelaku terancam pasal 281 KUHP karena telah melanggar kesusilaan di muka umum atau tempat terbuka dengan ancaman hukuman dua tahun delapan bulan,” pungkasnya.

Loading...
Click to comment

Berita Populer

To Top