Purwakarta

Ratusan Warga Cicadas Desak PT SPV Perbaiki Lingkungan

Ratusan warga desa cicadas kecamatan babakancikao purwakarta beserta lsm saat mendesak pt spv memperbaiki lingkungan yang tercemar

PURWAKARTAPOST.CO.ID-Ratusan warga Desa Cicadas Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta dan LSM Laskar NKRI gelar aksi peduli lingkungan, Selasa (23/1/2018).

Aksi itu mereka tujukan kepada pabrik dan industri di Jawa Barat yang dilintasi Sungai Citarum, salah satunya yaitu keberadaan PT South Pacific Viscose (SPV) yang berada di wilayah tersebut yang terindikasi melakukan pencemaran terhadap aliran sungai dan daerah di sekitarnya.

Dalam aksi itu mereka mendesak pihak perusahaan untuk memperbaiki sistim pengelolaan limbah B3, agar pencemaran lingkungam sekitar pabrik dan daerah aliran sungai bisa diminimalisir.

“Selain udara yang bau, air di sekitar kampung kami sudah tidak steril lagi. Kami minta perusahaan ambil langkah kongkrit untuk memperbaiki pengelolaan limbah pabrik, baik limbah padat, cair dan gas. Udara sekitar pabril bikin sesak napas,” ujar Tatang (40) salah seorang warga Kampung Ciroyom Desa Cicadas, yang ikut aksi.

Sementara, mendampingi Warga, Sekjen DPD Laskar NKRI Kabupaten Purwakarta Yayan Gandi Mulyadi, menambahkan, pihak perusahaan dan pemerintah daerah diminta mengevaluasi sistim pengelolaan limbah B3 pabrik.

Pihaknya tidak bisa menindak terkait temuan pelanggaran-pelanggaran tersebut. Pasalnya setiap pemerintah daerah mempunyai regulasi terkait izin atau pun analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) yang dikeluarkan oleh Pemda terhadap setiap pabrik atau industri.

“Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut, akibatanya akan tidak baik bagi anak-anak kami. Pemberian kompensasi bukan satu-satunya solusi dari perusahaan untuk meninabobokan warga. Tapi sistim pengelolaan limbah yang memang harus dievaluasi,” ujarnya.

Akhirnya sejumlah warga dan perwakilan LSM diterima pihak perusahaan untuk menyampaikan aspirasinya. Hingga berita ini ditulis, awak media belum dapat mengkonfirmasi pihak PT SPV.

Click to comment

Berita Populer

To Top