News

120.000 Kendaraan Pemudik Diprediksi Lintasi Tol Cikarang Hari Ini

PURWAKARTAPOST.CO.ID-Tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H/2017 PT Jasa Marga Jakarta-Cikampek Cabang Bekasi memperkirakan jumlah kendaraan yang melintasi gerbang tol Cikarang Utama mencapai 120.000 unit.

PT Jasa Marga sendiri mencatat musim mudik Lebaran 2017 mengalami peningkatan volume kendaraan yang melintas di gerbang tol Cikarang Utama. Hari-hari biasa volume kendaraan sebanyak 77.000 maka sejak Rabu kemarin meningkat menjadi 116.000 dan hari ini Kamis diprediksi mencapai 120.000 kendaraan atau naik 49 persen.

“Peningkatan volume itu mulai terjadi pada malam hari sekitar pukul 20.00 – 00.00 WIB,” kata Humas Jasa Marga Jakarta-Cikampek Cabang Bekasi Handoyo di Kabupaten Bekasi, Kamis (22/6/2017) seperti dikutip dari laman Antara.

Antisipasi pemadatan kendaraan PT Jasa Marga dan kepolisian memberlakukan sistem Contra Flow dan menambah jumlah petugas tol di 24 gardu pembayaran.

Sebelumnya di Pos Polisi Cikopo Purwakarta, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat, Brigjen Pol Bambang Purwanto didampingi Dir Lantas Kombes Pol Tomex dan Karo Ops Polda Jabar, Kombes Pol Leonidas. Dalam giat tersebut dihadiri oleh Kabid TI Polda Jabar, Kombes Pol Puji Riyanto, Kapolres Purwakarta, Kapolres Karawang, Kapolres Subang, Wakapolres Purwakarta serta para Kasat Lantas Polres Purwakarta, Karawang dan Subang.

Wakapolda Jabar memberikan arahan agar jajaran Polres melakukan antisipasi kesiapsiagaan arus mudik dikarenakan volume kendaraan malam ini diprediksi akan meningkat. Antisipasi teroris agar para personil yang melakukan pengamanan meningkatkan kewaspadaan. Yang paling krusial jalur yaitu jalur Selatan akan menjadi perhatian. Jawa Barat merupakan penyangga Jakarta dan Jateng. Kendali arus ada di Cikopo, Jawa Barat ibarat sebagai wasit dalam suatu pertandingan.

Sementara Karo Ops Polda Jabar memberikan arahan agar membuat laporan video streaming olh petugas pam yang akan disampaikan langsung kepada Kapolri.

Dir Lantas Polda Jabar juga menyampaikan Posko Nagreg dan Limbangan agar menempatkan anggota yang standbay untuk monitor perkembangan arus lalu lintas. Antisipasi setelah laksanakan sahur diprediksi akan ada perlambatan arus lalin. Apabila jalur utara sudah penuh akan dialihkan ke jalur Selatan. Untuk Posko Nagreg dan Palimanan harus melaporkan situasi terkini minimal per 1 jam. Untuk saat ini kecepatan laju kendaraan masih di atas 50 kilometer perjam

“Saya akan mengalihkan arus ke arah selatan melihat dari ruang gerak kendaraan. Artinya khusus Subang agar siap menerima arus limpahan,” tutur Direktur Lalu Lintas Polda Jabar.

Loading...
www.domainesia.com
Click to comment

Berita Populer

To Top