Desa

Mantan Kades Anjun Resmi Ditahan Terkait Kasus Tanah Kas Desa

Purwakarta Post – Kepolisian Resort (Polres) Purwakarta resmi menahan mantan Kepala Desa Anjun Kecamatan Plered atas dugaan kasus penggelapan hasil tanah kas desa.

Polres menetapkan mantan Kepala Desa Anjun berinisial AP sebagai tersangka atas penggelapan hasil sewa tanah kas desa seluas 7.811 meter persegi dengan nilai sewa mencapai Rp 715.507.560.

Tanah seluas tersebut terbagi dalam dua lokasi yakni Kampung Anjun RT02 RW01 seluas 4.440 meter persegi dan di kampung Cidadapan RT18 RW04 seluas 3.371 meter persegi.

Selaku penyewa adalah PT. WIKA sebagai pengembang proyek Kreta Cepat Indonesia-China (KCIC). PT WIKA memberikan nilai sewa per-meter persegi senilai Rp49.500.

Kapolres Purwakarta, AKBP. Matrius mengatakan transaksi sewa lahan kas desa kepada PT. WIKA oleh tersangka dilakukan sejak Maret-Juli 2019.

“Total pembayaran penyewaan tanah tersebut sebesar Rp 715. 507. 560,” ungkap Kapolres saat menggelar konferensi pers di Aula Pengabdian Mako Polres Purwakarta, Selasa (19/11/2019).

Selanjutnya berdasarkan keterangan tersangka, uang hasil sewa lahan kas desa tersebut tidak ditransfer ke kas desa melainkan ke rekening pribadi. Hasil sewa lahan tersebut kemudian digunakan oleh tersangka termasuk untuk umroh keluarga dan dua perangkat desa.

“Uang tersebut selain dipergunakan tersangka untuk keperluan pribadi seperti membeli perabot rumah, juga sempat menggunakan uang tersebut untuk berangkat umroh,” jelas AKBP Matrius.

Tersangaka dijerat Pasal 2 (1) jo 3 Undang-undang no 31 tahun 1999 dan undang- undang no 20 tahun 2011 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman pidana 4 hingga 20 tahun penjara.

Atas kasus tersebut, Kapolres mengimbau agar kepala desa untuk mempergunakan jabatan, pemanfaatan dana desa hingga aset desa sesuai aturan.

“Kita tidak akan main-main dan terus akan monitoring seluruh kepala desa, terutama terkait dana desa dan aset desanya. Saya berharap tidak ada lagi seorang kepala Desa yang seharusnya menjadi panutan warganya justru malah terlibat kasus korupsi,” pungkasnya

Baca juga :  Warga Dua Kecamatan Dapat Menikmati Akses Jalan Siliwangi
Loading...
Click to comment

Berita Populer

To Top