Grafis

APBD Purwakarta 2018 Masih Dievaluasi

Ketua dPRd purwakarta, sarif hidayat bersma bupati purwakarta, dedi mulyadi saat menerima lhp lkpd bpk

PURWAKARTAPOST.CO.ID-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purwakarta memastikan usulan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( RAPBD) Purwakarta 2018 masih dalam tahap evaluasi.

Sebelumnya dalam rapat pariurna DPRD Purwkaarta ditetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2018 Purwakarta sebesar Rp2,048 triliun.

Raperda APBD Purwakarta 2018 kemudian dikembalikan ke Pemkab Purwakarta melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk dirasionalisasi sebelum diajukan ke Gunernur Jawa Barat.

Dalam Raperda APBD Purwakarta 2018 semula tercatat devisit Rp5 miliar. Devisit itu berasal dari adanya selisih kebutuhan belanja dengan besaran RAPBD 2018 yakni Rp2.048.200.558.968 sementara total belanja daerah Rp2.053.200.558.968 atau minus sekitar Rp5 miliar.

“Kita masih menunggu dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Purwakarta  apakah sudah selesai atau belum sebelum kemudian ke Gubernur,” tutur sumber DPRD Purwakarta yang tidak ingin disebut, Kamis (18/1/2018).

Pastinya dalam waktu dekat ini APBD Purwakarta 2018 akan segera ditetapkan. Yaitu setelah mendapat evaluasi dari pengkajian TAPD dan Pemprov Jabar.

“Pokonya dalam waktu dekat akan disahkan APBD-nya,” timpalnya.

Sumber Pendapatan

Dalam Raperda APBD Purwakarta 2018 sendiri diketahui pendapatan Purwakarta berasal dari :

Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 467.131.159.219.

Dana Perimbangan Rp. 1.244.548.570.000 (Bagi hasil pajak Provinsi dan pemerintah daerah Rp. 107.168.184.000)

Dana Alokasi Umum (DAU) Rp. 845.419.670.000,

Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp. 282.960.716.000.

Pendapatan lain-lain yang sah Rp. 336.520.829.749.

Sumber Belanja

Belanja Daerah Tidak Langsung Rp. 1.385.182.302.026 dengan rincian :

Belanja pegawai sebesar Rp. 995.300.116.012,

Belanja hibah Rp. 48.179.860.100,

Belanja Bansos Rp. 10.000.000.000,

Belanja Bagi Hasil Rp. 11.977.699.055,

Belanja Bantuan Keuangan Rp. 319.224.626.859 dan

Belanja tidak terduga Rp. 500 juta

Sementara Belanja Langsung Rp. 668.018.256.942.

Loading...
Click to comment

Berita Populer

To Top