Purwakarta

Muru Indung Cai Cara Pemkab Purwakarta Jaga Kelestarian Mata Air

Camat Wanayasa, Jaya Pranolo saat menyerahkan air yang diambil dari 9 mata air kepada Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika

Purwakarta Post – Menjaga kelestarian mata air menjadi salah satu tradisi yang diangkat kembali oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta pada peringatan Hari Jadi Purwakarta ke-188 dan Kabupaten Purwakarta ke 51 di 9 titik mata air Kecamatan Wanayasa, Rabu (17/7/2019).

Tradisi Muru Indung Cai sendiri tidak dilakukan dengan sembarangan, pasalnya untuk memulainya setiap peserta yang mengikuti prosesi ini dilakukan selama tiga hari dan harus dapat memilih mata air terbaik di Kecamatan Wanayasa yang berada di bawah kaki gunung Burangrang.

Peserta yang dapat mengikuti tradisi Muru Indung Cai sendiri adalah orang dewasa dari unsur pejabat Muspika, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta masyarakat umum.

Muru Indung Cai dimulai dengan membaca tawasul dan syukuran kepada Allah SWT. Tidak saja menyampaikan ungkapan syukur kepada Allah, peserta Muru Indung Cai juga menyampaikan ucapan syukur kepada masyarakat yang menjaga sumber mata air.

Camat Wanayasa, Jaya Pranolo mengatakan hal penting dari tradisi Muru Indung Cai adalah menguatkan kembali peran penting masyarakat dalam menjaga mata air sebagai sumber kehidupan manusia. Lebih pentingnya lagi ialah bagaimana masyarakat dapat mensyukuri nikmat Allah dan mampu menjaga air, lingkungan dan hutan.

“Jadi Muru Indung Cai ini kita mencari mata air yang ada di Kecamatan Wanayasa. Kita mengambil air dari 9 mata air tersebut dan di simpan dalam lodong. Rabu sore kita akan bahwa air yang kita ambil dari 9 materi itu ke Pemda Purwakarta dan akan diterima oleh Bupati dan Muspida,” kata Jaya Pranolo.

Menurutnya jika masyarakat memahami pentingnya tradisi Muru Indung Cair, maka akan ada banyak manfaat yang dapat dirasakan baik untuk generasi saat ini ataupun generasi mendatang. Karena hal penting yang bisa dilakukan masyarakat adalah menjaga kelestarian lingkungan, sumber air dan hutan.

Baca juga :  Kapolda Jabar, 1.000 Kendaraan Dikembalikan Karena Tidak Laik Jalan

Jaya menambahkan, kegiatan Muru Indung Cai menjadi penting apabila semua mengerti dan peduli akan makna dan manfaatnya.

“Dengan kegiatan Muru Indung Cai ini kita bisa menjaga kondisi jalur yang bersumber dari mata air agar tetap lancar. Dan ini pun untuk mengajak masyarakat bagaimana pentingnya merawat mata air untuk kehidupan manusia. Tak hanya itu perlu disiapkan program-program pendukung untuk menunjang agar mata air berjalan dan berkesinambungan,” pungkasnya.

Loading...
Click to comment

Berita Populer

To Top