News

6 Warga Kuningan Alami Kecelakaan Maut di Tol Cipali KM 81

Ilustrasi

PURWAKARTAPOST.CO.ID-Dua kendaraan terlibat Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) di Tol Cipali Km 81 arah Jakarta menuju Cirebon, tempatnya di Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jumat (16/3/2018) sekitar pukul 23.30 WIB.

Dua kendaraan tersebut yakni, minibus jenis Daihatsu Luxio nopol B 1686 SIH dikendarai Fazrin Agustija (22)  warga Kampung Kliwon Rt. 010/005, Desa Muncangela Kecamatan Cipicung, Kabupaten Kuningan menabrak bagian belakang truk Fuso nomol G 1794 FC yang tengah melaju di jalur yang sama.

Kejadian bermula, kendaraan travel berpenumpang sekitar delapan orang itu hilang kendali, kemudian menabrak bagian belakang truk Fuso.

Enam penumpang minibus dikabarkan meninggal yakni, Maman Rahman (43), Asep Toharudinanto (30), Wiwin Windari (35) dan pengemudi Fazri Agustina (22), anak balita berusia tiga tahun sementara satu lagi korban dikabarkan tanpa identitas. Penumpang mengalami luka berat yaitu Bambang Budiana (17) dan Luthfi Fathurrohman (17). Seluruh korban merupakan warga Kabupaten Kuningan.

Kasat Lantas, Polres Purwakarta, AKP Rizky Adi Saputro membenarkan terkait kecelakaan maut di jalur bebas hambatan itu. Insiden tersebut, kata dia, terjadi dini hari tadi. Berawal, saat minibus jenis Daihatsu Luxio melaju di lajur lambat dari Jakarta menuju Cirebon.

“Saat dievakuasi, posisi terakhir mobil travel ini mengalami ringsek dibagian depan. Setengah dari badan kendaraan tersebut nyaris masuk ke kolong truk,” ujar Rizky.

Rizky menjelaskan, dalam insiden tersebut enam penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian. Kemudian, dua lainnya mengalami luka berat. Seluruh korban, kata dia, telah dievakuasi ke Rumah Sakit MH Thamrin Purwakarta.

Dia menambahkan, hasil olah TKP jajarannya menyimpulkan, kecelakaan yang merenggut enam korban jiwa ini diduga akibat sang sopir mengantuk. Sehingga, kendaraan yang dikemudikannya itu hilang kendali.

Selain itu, sang pengemudi diduga tak bisa mengantisipasi kecepatan kendaraannya, serta kurang menjaga jarak dengan kendaraan lain yang ada di depannya.

“Dugaan sementara, kecelakaan maut ini akibat sopir mengantuk,” tuturnya.

Rizky menambahkan, saat ini kasus tersebut telah ditangani jajarannya. Pihaknya, masih melakukan pengembangan untuk lebih memastikan penyebab kecelakaan maut tersebut.

Click to comment

Berita Populer

To Top