Opini

“NU, NKRI & Kita”

*H. Hadi M Musa Said, MSI*

Ahir ahir ini betapa kita semua disuguhkan oleh berita berita hoax dan fitnah yang luar biasa masifnya mengisi ruang kehidupan dan nalar pikiran kita, sangat disayangkan betapa banyak energi positif sebagian orang Indonesia hilang tergerus oleh meningkatnya fitnah dan berita hoax yang sengaja disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggunjawab dan dengan sengaja untuk ingin mengadu domba, mengganggu, mengacau dan merusak tatanan kehidupan berbangsa kita,.

Dan menjelang persiapan pesta demokrasi 5 tahunan yang seharusnya menjadi hal yang positif untuk memperbaiki kondisi bangsa kita, pemilu adalah hal yang biasa saja dalam sebuah negara demokrasi, dan seharusnya ini menjadi satu momentum untuk mengumpulkan, menyatukan kekuatan kita dan menggerakan energi positif rakyat dan menyatukan kembali kekuatan besar bangsa Indonesia, yang sedikit berserak karena letupan perbedaan yang belum bisa diterima sebagian masyarakat

Saatnya kesadaran kita menjadi kesadaran kolektif untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik, tanpa caci maki, iri dengki, hoax dan fitnah, pemilu adalah hal yang biasa dan seharusnya bisa menjadi ruang dimana kita ber-evaluasi dan menyadari atas kekurangan kita, sehingga kita bisa jauh lebih baik lagi..

Selalu ada jalan ketiga jalan terbaik untuk terus bisa membaikan masadepan Indonesia sebagai sebuah Bangsa yang besar, hebat dan kuat, optimisme itu penting dan harus terus disebarluaskan ke seluruh pelosok negeri dan masyarakat Indonesia.

Terkhusus untuk warga dan Jam’iyah Nahdlitul Ulama, kita berharap semua bisa menjaga ketentraman dengan terus merawat kebersamaan dan keutuhan NKRI, kita sadar dan yakin apa yang sudah dikerjakan para sesepuh NU dan Ulama sejak Indonesia Merdeka adalah satu upaya untuk tetap menjaga kebersamaan dan keutuhan Indonesia, terlebih Para Ulama NU dan Jam’iyah Warga NU yang ikut berjuang mendirikan Indonesia dengan jeringat, darah dan airmata dengan tidak mengurangi peran organisasi dan tokoh agama dan masyarakat yang lainya,

Perlu diingatkan buat kita semua bahwa setiap Rumah Kader NU, Muslimat NU, GP Ansor, Banser, Fatayat NU, PMII, IPNU, IPPNU, Santri, Pondok Pesantren, Majelis-Majelis Taklim dan KBNU yang lainya adalah Posko Bersama untuk Memenangkan Kader2 NU, tidak ada lagi ruang bagi kita untuk menolak, menghindar, atau tidak mau tau, apalagi tidak terlibat, mari bahu membahu, tolong menolong dan saling mendukung, ini bukan sekedar persoalan Pilpres dan Pileg saja, ini persoalan kebangsaan, bagaimana menjamin keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara, bagaimana memastikan NKRI tetap berdiri tegak diatas tanah air indonesia, bagaimana menjamin anak keturunan kita semua tetap menjadi orang Indonesia, bagaimana memastikan Ahlussunah Waljamaah Annahdhiyah tetap menjadi bagian dari nafas kehidupan masyarakat Indonesia,

Ini soal tanggunghawab kita terhadap keutuhan NKRI, semua orang punya kekurangan dan kelebihan dan tidak ada orang yang sempurna di Dunia ini, tapi pilihan Hidup untuk mendapatkan rasa aman, tentram dan nyaman harus menjadi dasar dari sebuah perjuangan, disitulah komitmen kita sebagai anak Bangsa akan diuji dan dipertaruhkan,

Saatnya yang waras tidak boleh mengalah, ini pesan dari Gus Mus (KH A. Musthofa Bisri) yang harus kita ingat bersama, kalau sampai yang waras diam tidak mau bersuara, mayoritas juga diam, jangan kaget dan jangan menyesal kalau yang tidak waras yang berkuasa, mayoritas yang masih menginginkan NKRI tetap ada harus bersama-sama bersuara yang lantang, pekikan Merdeka, teriakan tentang persatuan Indonesia, keutuhan NKRI Harga Mati, kedamaian dalam kebersamaan dan keindahan dalam keberagaman yang nyata

Luruskan niat, tetapkan hati, yakinkan diri untuk tetap berdiri tegak diatas tanah dan air Indonesia, tengadahkan tangan, melangitkan doa, sujudkan Hati, bumikan cinta, untuk tegaknya Indonesia

Terahir pesan Abah Cipulus (KH. Adang Badruddin) Pengasuh Ponpes Al Hikamussalafiyah Cipulus Purwakarta, yang juga sebagai wakil Rois Syuriyah PWNU Jawa Barat dan Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jawa Barat meminta kepada kita semua untuk menghindari caci maki dan saling menghujat dan terus mendoahkan Agar Bangsa ini terselamatkan dan tetap aman, damai dan tentram, kita sebagai warga NU harus tetap Solid berdiri bersama dan mendukung bersama apa yang sudah dianjurkan oleh para sesepuh-sesepuh NU,.

Saat Ulama NU memanggil disitulah tempat kita mengabdi.. Salam Takdzim

*H. Hadi M Musa Said, MSI*
(Caleg PKB untuk DPRD JABAR dapil X Karawang-Purwakarta)

#H Hadi M Musa Said, MSi
#NKRI harga Mati
#Ikut Kiai sampai Mati
#Ulama NU mawa Urang NU Milu
#Salam BERKAH

Click to comment

Berita Populer

To Top