Purwakarta

Kejari Tetapkan Dua Tersangka Baru Korupsi DPRD Purwakarta

PURWAKARTAPOST.CO.ID-Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta kembali menetapkan dua tersangka baru dalam kasus perjalanan dinas fiktif dan kegiatan DPRD Purwakarta tahun anggaran 2016.

Kasi Intelejen Kejari Purwakarta,  Adhy Kusumo Wibowo mengatakan penetapan dua tersangka baru itu yakni MR selaku Pengguna Anggaran dan HUS selaku PPTK.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka melalui surat penetapan Kajari Purwakarta Nomor: PRINT-154/0.2.15 /Fd.1/02/2018 Tanggal 12 Febuari 2018, untuk tersangka MR. Dan surat penetapan bernomor: PRINT-153/0.2.15 /Fd.1/02/2018 Tanggal 12 Febuari 2018 untuk HUS.

“Hasil ekspose atau gelar perkara dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan APBD perjalan dinas fiktif atau mark up di lingkungan Sekretariat DPRD Purwakarta TA 2016,” papar Adhy, Rabu (14/2/2018).

Berikut ini daftar dugaan korupsi anggaran DPRD 2016 perjalanan dinas dalam dan luar daerah senilai Rp12,6 miliar, dengan realisasi anggaran senilai Rp12,1 miliar.

Anggaran sewa gedung kantor/tempat dan sewa mobilitas darat daerah dengan nilai Rp2,9 miliar realisasi Rp1,8 miliar.

Hingga saat ini Kejari masih berkoordinasi dengan inspektorat daerah dan BPKP Jabar terkait dugaan kerugian negara.

Sebelum dua tersangka tersebut Kejari Purwakarta telah menahan Edi Mulyana ASN dilingkungan Selretariat DPRD Purwakarta.

Click to comment

Berita Populer

To Top