Pesantren

Pawai Obor 1 Muharam Menjaga Tradisi Islam Nusantara

PURWAKARTAPOST.CO.ID-Ribuan masyarakat di dua kecamatan yakni, Kecamatan Bojong dan Wanayasa menggelar pawai obor menyambut pergantian tahun baru Islam 1440 hijriyah. Pawai obor tersebut bagian dari upaya menajaga nilai-nilai tradisi Islam Nusantara yang diajarkan para Wali Songo.

Tahun baru Islam juga menjadi semangat kebersamaan membangun potensi lokal daerah. Tentunya dengan tetap mengedepankan nilai-nilai keber-Islaman di Indonesia.

Ketua Panitia 1 Muharam 1440 H, Gusmun mengatakan masyarakat Kecamatan Bojong harus dapat menjaga kebersamaan.

“Tahun baru Hijriyah 1 Muharram 1440 H. 2018 adalah momentum hijrah bagi orang Bojong dan ini menjadi spirit kebangkitan bersama semua elemen dan masyarakat Bojong, semua potensi di Bojong agar nyongcolang di semua segmen kehidupan, dan menjadi momentum bersatu Bojong, Bojong Mangprang Burung balung bodo gelo Bojong nu urang Bojong, Bojong tetap kondusif tentrem ayem adem dan ini sudah menjadi kesepakatan bersama elemen Bojong,” paparnya, Rabu (12/9/2018).

Agenda 1 Muharam sendiri diisi festival lomba Sholawat Nusantara se-kecamatan Bojong. Acara dilanjutkan dengan pembacaan doa awal dan akhir tahun di Masjid Arrohmah, setelah magrib dilanjutkan dengan pawai obor dan karnaval jalan kaki dari titik kumpul di lapang pasar domba Desa Bojong Barat, ke kantor Kecamatan Bojong.

“Kemudian dilanjut dengan agenda istigosah dan tabligh akbar di kantor Kecamatan Bojong,” timpalnya.

Selain masyarakat Kecamatan Bojong, warga Kecamatan Wanayasa pun menggelar  hal serupa. Acara bahkan digelar di masing-masing desa.

Click to comment

Berita Populer

To Top