Pendidikan

Saber Pungli Jabar Usulkan PPDB Tidak Lagi Menggunakan STKM

Tim II Kelompok Kerja Penindakan Saber Pungli Jabar saat bahas soal adanya indikasi pungli PPDB di sman 1 purwakarta

PURWAKARTAPOST.CO.ID – Surat keterangan tidak mampu (SKTM) untuk penerimaan peserta didik baru (PPDB) ditingkat SMK/SMA tidak lagi digunakan.

Usulan tersebut disampaikan Ketua Tim II Kelompok Kerja Penindakan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Jawa Barat (Jabar), AKBP Basman, ketika berbicara soal indikasi pungli PPDB di SMAN 1 Purwakarta, Jumat (13/7/2018).

Menurutnya, penggunaan SKTM pada PPDB dijalur keluarga tidak mampu kadang diselewengkan oleh orang tua calon siswa yang mengaku tidak mampu padahal kenyataannya mampu.

Untuk itu, pihaknya menyarankan untuk menggunakan bukti kepemilikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Dengan menunjukkan kepemilikan dua kartu tersebut kondisi orang tua siswa baru lebih akurat. Sebab mereka telah memilikinya sejak anaknya duduk dibangku Sekolah SD atau SMP.

“Yang menggunakan SKTM Pihak sekolah juga tidak berkewajiban untuk memverifikasi langsung kondisi ekonominya secara riil, kalau miliki dua kartu itu kami yakin lebih akurat kondisi keluarga calon siswa tersebut,” kata dia.

Diketahui kedatangan Basman ke Purwakarta terkait adanya indikasi pungli pada PPDB di SMAN 1 Purwakarta. Namun, ketika melakukan penyelidikan secara intensif sampai saat ini kegiatan pungli tersebut belum ditemukan.

“Saya tegaskan sampai hari ini belum ditemukan adanya peraktik pungli PPDB di Purwakarta,” ujar dia.

Click to comment

Berita Populer

To Top