Purwakarta

Hotel Gantung Tarap Internasional Tengah Dibangun Di Purwakarta

PURWAKARTAPOST.CO.ID – Tidak lama lagi, Kabupaten Purwakarta akan memiliki hunian unik yang memacu adrenalin. Saat ini disisi dinding Badega Gunung Parang tengah dilakukan pengerjaan hotel gantung yang kemungkinan hasilnya mirip dengan Skylodge yang berlokasi di Peru.

Pembangunan hotel gantung disisi gunung yang berlokasi di Desa Sukamulya Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat itu pertama kali ada di Indonesia bahkan Benua Asia sekalipun.

Kabar gembira itu disampaikan oleh akun Facebook Badega Gunung Parang pada postingan pada 6 Juli pukul 11 : 38. Dalam postingan itu diceritakan bagaimana ide unik itu muncul hingga proses pengerjaannya.

Penasaran, yu kita simak postingan cerita disertai foto pengerjaannya :

Sebuah prestasi anak desa di Purwakarta, Jawa Barat, yang membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin, yaitu sebuah modul hunian manusia di gigir dinding Gunung Parang yang pertama ada, mungkin juga di Indonesia bahkan Asia sekalipun.

Awalnya adalah sebuah tantangan iseng yang dilontarkan oleh Bupati Purwakarta, Kang Dedi Mulyadi, dan dijadikan serius oleh mereka, dalam perjalanannya dibantu tim arsitek ARCTech dan profesional ahli untuk bagian rumitnya dalam mengkalkulasi antara desain, berat, dan kekuatan bangunan ini.

Bahasa kampung dan bahasa tingkat tinggi bercampur menjadi satu kekuatan dalam komunikasi yang unik.

Sehingga terjadi kolaborasi unik antara anak desa yang tidak makan bangku kuliah dengan para ahli yang bekerja bahu membahu mewujudkan mimpi ini.
Maka dimulailah semua ‘kegilaan’ ini di Badega Gunung Parang.

Awalnya banyak yang mengkritik dan mencemoh bahkan memicingkan mata tentang pekerjaan gila ini, dan tidak sedikit yang sambil lalu.

Karena menganggap pekerjaan ini rumit dan kompleks, dan tidak mungkin terjadi, bahkan para ahli yang terlibatpun sempat meragukan kemampuan tim Badega Gunung Parang.

Baca juga :  Dua Pemuda Asal Karawang Di Bekuk Polres Purwakarta

Namun semuanya menjadi semacam ‘adrenalin’ bagi mereka, untuk mewujudkan bangunan “gila’ ini menempel di dinding Gunung Parang.

Dan pada akhirnya, satu persatu modul berhasil disatukan diketinggian 400 meter dari permukaan tanah, pada tepi vertikal dinding Gunung Parang dengan sudut kemiringan kurang lebih 60 derajat.

Kami sebenarnya sempat melemparkan candaan ‘tragis’ bahwa pekerjaan anak-anak muda desa ini hampir mirip dengan pekerjaan NASA menyatukan stasiun luar angkasa yang super kompleks, sebuah pekerjaan yang tidak mungkin…tapi harus mungkin

Bedanya mereka yang di NASA makan keju dan roti super gizi, sedangkan di Badega Gunung Parang cukup nasi liwet dan ikan asin….

Namun cukup membakar energi dan adrenalin “kegilaan” di atas Gunung Parang.
Dan alhmadulillah, semuanya menjadi mungkin…!

BADEGA GUNUNG PARANG
Cisaga, Desa Sukamulya, Purwakarta 2017.

Loading...
Click to comment

Berita Populer

To Top