Purwakarta

Data Korban Batu Blasting PT MSS

Purwakarta Post – Berdasarkan laporan yang diterima sedikitnya ada 7 rumah warga Kampung Cihandeleum Rt 09/05 Desa Sukamulya Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta mengalami rusak berat akibat kejatuhan batu blasting perusahaan PT MSS pada Selasa (8/10/2019) pukul 13.00 WIB.

Mayoritas korban merupakan warga yang tinggal berada dekat di bagian bawah bukit dimana dilakukan penambangan batu dengan cara diledakan.

Berikut ini data korban rumah rusak akibat batu blasting PT MSS:

  1. Dodi, 35 th, islam, PNS, Kp Cihandeleum Rt 09/05 desa Sukamulya Kec tegalwaru Kab Purwakarta, (rumah permanen ukuran 10X8 rusak berat)
  2. Holid, 55 th, islam, buruh, Alamat SDA.( Rumah permanen ukuran 8×6 Rusak berat)
  3. Oji, 40th, buruh, alamat sda ( Rusak sedang di bagian kamar mandi / dapur)
  4. Kamsir, 40th, buruh, rumah permanen rusak ringan genteng rumah pecah.
  5. Madrasah MI rusak ringan lantai keramik pecah.
  6. H aceng, 55 th, Buruh, Alamat SDA, Rusak berat bagian kamar mandi.
  7. Aceng, 50th, buruh, islam, alamat SDA, rusak sedang dinding rumah retak

Batu-batu raksasa yang menimpa rumah warga tersebut diketahui merupakan batu blasting dari perusahaan PT. MSS. Ledakan yang keras mengakibatkan batu-batu besar beterbangan melintasi pemukiman warga pada ketinggian 500 meter.

“Hasil ledakannya batu-batu besar itu menimpa rumah warga. 7 rumah rusak akibat dari 8 batu besar yang menimpa pemukiman yang berada di bawah penambangan,” papar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Purwakarta, Wahyu Wibisono.

Beruntungnya pada saat kejadian tidak ada warga yang tertimpa material batu blasting itu. Pasalnya saat itu warga sedang berada di luar rumah, namun pastinya akibat peristiwa itu 7 rumah warga rusak berat.

“Tidak ada korban jiwa, pemilik rumah sudah dievakuasi ke tempat aman,” tutur Wahyu.

Baca juga :  Ini Alasan Vivo Luncurkan Vivo V15 di Taman Air Mancur Sri Baduga Purwakarta

Saat setelah kejadian warga sendiri langsung menggeruduk kantor operasional perusahaan PT MSS. Warga menuntut untuk dilakukan penggantian rugi, hingga penutupan perusahaan yang dinilai membahayakan keselamatan warga.

Loading...
Click to comment

Berita Populer

To Top