Bola

5 Sanksi untuk Persib yang Bikin Melongo dan Mario Gomez yang Berniat Hengkang

Pelatih tim Persib Bandung, Mario Gomez foto: persib.co.id

PURWAKARTAPOST.CO.ID-Paska insiden Haringga Sirila Komisi Disiplin PSSI memutuskan sanksi bagi pemain Persib maupun Persija dan sanksi bagi tim Persib dan suporter. Saknsi yang diberikan Komdis PSSI isinya bikin melongo suporter tim Maung Bandung. Pasalnya lima sanksi yang diberikan PSSI sangat memberatkan bagi Maung Bandung di musim kompetisi tahun ini hingga pertengahan musim tahun 2019.

Berikut ini sanksi Komdis PSSI untuk tim Persib dan suporter :

1. Laga kandang hingga akhir musim 2018 di luar Pulau Jawa (Kalimantan). Laga kandang tanpa penonton di Bandung hingga setengah musim kompetisi 2019
2. Suporter dan penonton dilarang menyaksikan laga kandang maupun tandang Persib serta partai Liga 1 lainnya sampai setengah musim kompetisi 2019
3. Ketua panitia pelaksana pertandingan dan petugas keamanan Persib dilarang ikut serta dalam kepanitiaan pertandingan Persib selama dua tahun
4. Panpel Persib didenda Rp100 juta. Panpel Persib juga wajib memerangi dan melarang rasisme lewat tulisan provokasi serta slogan yang menghina pada spanduk, poster, baju dan atribut lainnya dengan cara apa pun
5. Semua tersangka pengeroyokan Haringga Sirila dilarang menonton sepak bola di wilayah Republik Indonesia seumur hidup

Sementara itu paska dikeluarkannya keputusan sanksi bagi tim, pelatih Persib Bandung, Mario Gomez mengaku sangat pesimis dengan keputusan yang dibuat Komdis. Dia bahkan ragu apakah akan tetap bersama Persib Bandung atau hengkang.
Tim Maung Bandung sendiri memiliki potensi kuat keluar sebagai pemenang di Liga 1 Indonesia hingga pekan ke-24. Namun karena berbagai sanksi yang dikeluarkan kondisi tersebut memberatkan bagi tim Persib Bandung, pelatih, pemain hingga suporter.

“Kami ingin terus menjadi juara, tetapi saya tidak tahu musim depan masih di sini atau tidak. Sebab tak ada yang membantu kami,” tutur Gomez seperti dikutip dari Tribun Jabar, Minggu (7/10/2018).

Gomez juga menilai kompetisi Liga 1 Indonesia masih sangat rentan kecurangan. Tidak salah bila dia menyampaikan ungkapan ketidak sukaan akan kondisi kompetisi Liga 1 Indonesia.

“Saya tidak suka kondisi di sini, di sini tidak bersih. Kami seolah menghadapi semua orang, itu poinnya,” timpal pelatih usia 61 tahun tersebut.

Loading...
Click to comment

Berita Populer

To Top