Purwakarta

Kolang Kaling Menu Takjil Buka Puasa Ramadhan dari Wanayasa

PURWAKARTAPOST.CO.ID-Setelah seharian berpuasa menahan lapar dan dahaga, tidak ada salahnya jika di sore hari berburu menu takjil untuk berbuka. Memilih menu yang manis dan segar sangat baik untuk menghilangkan dahaga saat berbuka puasa.

Salah satunya menu Kolangkaling untuk kolak yang manis nan segar. Selain nikmat untuk kolak, Kolangkaling pun bisa disajikan bersama es buah sehingga variasi rasanya pun beragam untuk dinikmati. Saat anda sedang di Wanayasa membeli Kolangkaling langsung dari tempat pengolahannya bisa dicoba. Pembeli langsung saja ke Desa Sumurugul dan Desa Cibuntu kecamatan Wanayasa. Biasanya penjual Kolangkaling menjajakan jualannya di tepi jalan ke desa Sumurugul dan mudah dijumpai. Oyoh (47) penjual Kolangkaling mengaku saat sore hari selalu banyak yang membeli.

“Pembelinya warga sekitar ada juga yang dari luar kecamatan,” tuturnya Selasa (7/6/2016).

Untuk mendapatkan buah Kolangkaling siap masak, satu kilogramnya Oyoh menjual Rp. 12 ribu. Harga tersebut lumayan mahal bila dibandingkan beberapa bulan lalu. Karena permintaan tinggi dan pasokan dari petani sedikit harga pun naik. Biasanya menurut Oyoh saat bulan Ramadhan di sekitar jalan ke desa Sumurugul pedagang buah Kolangkaling cukup banyak, namun kali ini baru dagangan miliknya saja yang nampak. Menurutnya itu lantaran pasokan buah Kolangkaling dari petani belum banyak.

“Saya jualan setiap bulan Ramadhan, biasanya disini banyak yang jualan tapi sekarang sulit dapatnya (Kolangkaling),” tuturnya.

Selain buah Kolangkaling Oyoh pun menjual Gula Aren atau orang Wanayasa sering menyebutnya Gula Kawung. Gula yang diambil dari sari pohon Aren tersebut produksinya cukup sedikit. Maklum saja Gula Aren yang asli mulai tergeser dengan gula merah yang biasa dijual di pasar. Harganya pun lumayan mahal bila dibandingkan gula merah.

Baca juga :  Jalan Milik Pemkab Bekas Akses Tambang Batu Rusak, Warga Minta Perbaikan

“Harganya satu leunjeur 20 ribu rupiah,” katanya.

Sementara di desa Cibuntu, beberapa rumah warga menjadi tempat pengolahan buah Kolangkaling. Terlihat tumpukan buah Kolangkaling yang hijau siap olah. Pengolahan buah Kolangkaling dimulai dari merebus buah yang sudah dipisahkan dari tangkainya, setelah itu buah ditiriskan. Usai ditiriskan buah pun langsung dibelah menggunakkan pemukul hingga kulitnya terkelupas.

Loading...
Click to comment

Berita Populer

To Top