Purwakarta

Polres Purwakarta Naikan Status Dugaan Korupsi DD Desa Salem

PURWAKARTAPOST.CO.ID-Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta menaikan status kasus dugaan korupsi dana desa 2016 Desa Salem Kecamatan Pondoksalam dari penyelidikan ke penyidikan.

Melalui pres rilis Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta, AKP Agtha Bhuwana memastikan kasus dugaan korupsi Dana Desa 2016 Desa Salem ke tahap penyidikan.

Sebelumnya Satreskrim Polres Purwakarta melakukan penyelidikan dugaan kerugian negara sebesar Rp350.000.000. Dugaan kerugian negara diketahui setelah penyelidik menerjunkan tim ahli mengecek pekerjaan fisik. Hasinya ada kekurangan volume yang mengakibatkan kerugian negara.

Satreskrim menetapkan Kepala Desa Salem, Aulia Iyus Mulyadi dan Opan Sopandi (Tim Pelaksana Kegiatan) sebagai terduga pelaku.

Satreskrim juga telah memanggil pihak terkait selama penyelidikan yakni, Bendahara Desa, Perangkat Desa dan Pendamping Desa. Menerjunkan tim ahli dan pengumpulan berkas dokumen proposal pencairan dana desa, buku rekening desa, laporan penggunaan dana desa tahap I dan II tahun 2016 dan SK Kepala Desa serta TPK.

“Dari hasil cek fisik dengan ahli ditemukan adanya kekurangan volume pekerjaan yang berpotensi merugikan keuangan negara kurang lebih Rp350 juta,” tutur Kasat Reskrim seperti dalam rilis, Selasa (6/2/2018).

Pasal 2,3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 juncto UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Vonis Lain Kepala Desa Salem

Pada saat yang sama Kepala Desa Salem dan TPK masing-masing telah divonis satu tahun penjaran dan enam bulan penjara. Keduanya divonis bersalah dalam kasus perusakan alat berat pekerjaan program TMMD 100.

Meski telah divonis kurungan, Jaksa Penuntut Umum Kejari Purwakarta dikabarkan tengah melakukan banding ke Pengadilan Tinggi Bandung atas kasus tersebut.

Hingga saat ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Purwakarta tengah melakukan kajian hukum terkait penindakan status kepala Desa Salem.

Click to comment

Berita Populer

To Top