Purwakarta

Haulan Mama Sempur Di Mulai, Pedagang Sate Maranggi Dapat Berkah

PURWAKARTAPOST.CO.ID – Kembali digelarnya peringatan acara haulan (mengenang hari wafat) KH. Tubagus Ahmad Bakri bin Tubagus Seda atau lebih dikenal dengan sebutan Mama Sempur tidaknya dirasakan warga sekitar, para pedagang sate maranggi yang berlokasi di Wisata Kuliner (Wiskul) di Kecamatan Plered, Purwakarta pun merasakan berkahnya.

Mereka mengaku sejak satu pekan terakhir penjualan meningkat. Sebab tidak sedikit para peziarah mampir menikmati makanan khas Purwakarta tersebut.

“Ya alhamdulilah kita juga mendapat percikan rezeki lebih,” ujar Puad (29), salah satu pedagang sate maranggi di Wiskul Plered, Minggu (5/8/2018).

Ia mengatakan, meski lokasi Wiskul ini tidak berdekatan dengan tempat ziarah, namun setelah berziarah mereka banyak yang mampir.

Dia memprediksi kondisi ini akan berlangsung hingga haulan Mama Sempur Berakhir.

“Kalau hari-hari biasa paling habis 200 sampai 300 tusuk, tapi sekarang 1000 tusuk habis terjual, satu tusuk saya jual Rp1.700,” kata dia.

Sementar, salah satu peziarah asal Karawang, Heni Nurani (47) mengatakan, dirinya sengaja mampir ke wiskul ini ingin merasakan makanan khas Purwakarta.

“Tadi sudah ziarah, sebelum pulang kita ingin istirahat dulu sambil menikmati hidangan sate maranggi,” ujar dia, saat ditemui dilokasi wiskul.

Diketahui, sejak satu pekan terakhir para peziarah terus berdatangan memadati lokasi makam Mama sempur yang berlokasi di Desa Sempur kecamatan Plered, Purwakarta.

Lokasi tersebut pun berubah menjadi lautan manusia. Bahkan arus lalu lintas baik dari arah Kecamatan Plered mau pun Kecamatan Darangan kemacetan kerap terjadi.

Kondisi ini merupakan sebuah hajat tahunan bagi warga Purwakarta khususnya Kecamatan Plered. Para peziarah dan pedagang rela berdatangan membuktikan bahwa Mama Sempur ini adalah ulama besar yang namanya sangat dikenal oleh warga diluar Kabupaten Purwakarta.

Click to comment

Berita Populer

To Top