Nasional

Erupsi Gunung Gamalama 10.000 Masker Dibagikan Antisipasi Abu Vulkanik

PURWAKARTAPOST.CO.ID-Pascaerupsi Gunung Gamalama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus dilakukan untuk antisipasi abu vulkanik di tengah pemukiman warga Kota Ternate Provinsi Maluku Utara.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan lembaga terkait telah membagikan sedikitnya 10.000 masker kepada masyarakat.

Pembagian masker ini menyusul tertutupnya daerah di Kecamatan Ternate Utara dan Ternateh Tengah oleh abu vulkanik.

Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB mengatakan pihaknya telah melakukan pembersihan di sejumlah tempat termasuk Bandara Babullah di Kota Ternate. Penyempro air di landasan pacu dilakukan hingga Rabu malam. Kemungkinan terbaiknya bila tidak ada eruspi susulan maka pada Kamis (4/8/2016) pagi Bandara Babullah sudah bisa dibuka.

“Kemungkinan pada Kamis (4/8/2016) pagi Bandara Babullah sudah dibuka dan beroperasi kembali,” tuturnya, Rabu (3/8/2016).

Berdasarkan pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Pos Pengamatan Gunung Gamalama pada Rabu siang aktifitas vulkanik masih labil dan fluktuatif. Bahkan sempat terjadi gempa tektonik lokal dengan amplitudo 49 mm dengan lama 50.10 detik. Dan gempa dengan amplitudo 6 mm dengan lama 10.66 detik. Tremor menerus amplitudi maksimum 0.5-2 mm tapi domain 1.5 mm.

Pihak BNPB sendiri melarang masyarakat sekitar maupun wisatawan untuk mendaki kawah di puncak Gunung Gamalama. Alasannya berdasarkan pengamatan visual asap kebal vulkanik dengan ketinggian 300-800 meter dari timur ke selatan masih terlihat. Sementara ini BNPB juga menetapkan level status waspada pada level II.

“Tidak diperbolehkan mendaki dan mendekati kawah yang ada di puncak G. Gamalama dalam radius 1.5 km,” paparnya.

Baca juga :  Terpidana Mati Indonesia Masuk Daftar Eksekusi Mati Jilid III
Loading...
Click to comment

Berita Populer

To Top