Purwakarta

Temui Ribuan Berunjuk Rasa, Ketua Panwaslu Purwakarta Miliki Mental Kesatria

Ketua panwaslu Kabupaten Purwakarta, Oyang Este Binos, saat temui masa yang tengah berunjuk rasa

PURWAKARTAPOST.CO.ID – Ketua Panwaslu Kabupaten Purwakarta Oyang Este Binos S.Fil.I menunjukkan mental kesatrianya sebagai seorang ketua saat menemui ribuan pengunjuk rasa yang melakukan aksi di depan Kantor Panwaslu Purwakarta, Rabu (4/7/2018).

Bahkan dia dengan sukarela mau diambil sumpahnya di bawah Alquran oleh para pendukung dan simpatisan pasangan calon nomor 3, Zainal Arifin-Luthfi Bamala.

“Saya tegaskan tidak ada intimidasi. Saat diambil sumpah saya melakukannya dengan sukarela. Ini saya anggap sebagai penegasan komitmen dalam menegakkan aturan. Lagipula di awal dilantik kita sudah disumpah, jadi ini sebagai pengingat dan penegasan saja bahwa secara prinsip Panwas berpegangan pada peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Dia menjelaskan, saat berlangsungnya aksi unjuk rasa dirinya tengah berada di KPU. Kemudian dirinya segera ke Panwas untuk menemui perwakilan pengunjuk rasa.

“Kemudian saya diminta memberikan pernyataan kepada ribuan massa pengunjuk rasa dan saya menyanggupinya,” kata dia.

Ia mengatakan, ada beberapa tuntutan yang disampaikan para pengunjuk rasa. Diantaranya mereka mendesak penanganan laporan pelanggaran.

“Laporan itu saya tegaskan masih berjalan,” ujarnya.

Saat menemui para pengunjuk rasa, Binos menyampaikan tiga poin. Pertama memerikan terimakasih atas doa dan dukungan para alim ulama terhadap kinerja Panwas.

Kedua, terlepas disumpah atau tidak disumpah, dari awal dan hingga saat ini, Panwas bersikap tegas dalam penanganan laporan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Ketiga, sambung Binos, kaitan dengan tahapan bahwa pada prinsipnya saksi-saksi dari tiap pasangan calon harus terus mengawasi dan mengawal dari tingkat kabupaten hingga di tingkat provinsi.

“Saya tegaskan sekali lagi tak ada intimidasi, malah ini saya anggap sebagai dukungan dari para alim ulama terhadap Panwas,” pungkasnya.

Click to comment

Berita Populer

To Top