Ekonomi

Awal Tahun Harga Sayur di Purwakarta Alami Kenaikan

PURWAKARTAPOST.CO.ID-Awal tahun 2018, harga berbagai komoditi sayuran di  pasar tradisional Kabupaten Purwakarta mengalami kenaikan.

Lonjakan harga sayuran tersebut dipicu oleh cuaca yang tidak menentu akibatnya hasil panen petani sayur semakin berkurang, sehingga berdampak pada penurunan pasokan ke sejumlah pasar.

Seperti yang terjadi di Pasar Baru Citeko Kecamatan Plered Purwakarta pedagang mengeluhkan meningkatnya harga beli dari tengkulak.

“Di awal tahun baru ini harga sayuran di tengkulak mengalami kenaikan dan otomatis nilai jual pun mengalami hal yang sama,” ujar Mela (35) salah satu pedagang di Pasar tersebut, Rabu (4/1/2018).

Dia mengatakan, untuk harga worter Rp7 ribu saat ini naik menjadi Rp10 ribu per kilogram, tomat Rp6 ribu naik dikisaran Rp10 ribu per kilogram,  cabe merah Rp35 menjadi Rp45 ribu, cabe hijau Rp15 naik menjadi Rp20 ribu,saledri Rp20 ribu menjadi Rp35 ribu, sementara kenaikan paling tinggi dialami oleh cabe rawit Rp30 ribu naik menjadi Rp60 ribu.

“Komoditas bawang seperti bawang merah Rp15 ribu dan Bawang putih Rp20 ribu, harganya masih stabil,” kata dia.

Meski demikian, stok sayuran dipasar yang beralamat di Jalan Raya Citeko Kecamatan Plered itu masih tetap stabil.

“Iya memang sejumlah harga sayuran mengalami kenaikan, naiknya sayuran itu dampak dari cuaca yang akhir-akhir ini kurang baik, meski begitu stok sayuran dari para pedagang masih stabil,” ujar Kepala UPTD Pasar Baru Citeko Kecamatan Plered Endang.

Loading...
Click to comment

Berita Populer

To Top