Pendidikan

Marak Pelajar Terlibat Kecelakaan, Inilah Kata Disdik Purwakarta

Kepala Seksi Kesiswaan dan Pendidikan Karakter Disdik Purwakarta, Sadiyah

PURWAKARTAPOST.CO.ID – Tingginya angka kecelakaan lalu lintas dikalangan remaja di Kabupaten Purwakarta, Dinas Pendidikan (Disdik) setempat angkat bicara.
Disdik menyebut, para pelajar kerap terlibat kecelakaan lantaran minimnya pengawasan orang tua saat mereka berada dirumah.
“Anak diijinkan mengendarai motor oleh orang tuanya, kalau kita jelas melarang, bahkan larangan itu juga diperkuat oleh Perda tentang larangan pelajar membawa kendaraan,” ungkap Kepala Seksi Kesiswaan dan Pendidikan Karakter Disdik Purwakarta, Sadiyah, Jumat (3/8/2018).
Meski diluar jam sekolah pihak sekolah tetap bertanggung jawab, namun kata dia peran orang tua terhadap pengawasan anak paling dominan dibandingkan pihak sekolah.
Untuk itu, pihaknya mengajak kepada semua orang tua untuk berperan aktif terhadap larangan anak mengendarai sepeda motor atau mobil.
Selain belum cukup umur, emosional anak juga masih sulit dikendalikan. Sehingga rentan terjadinya kecelakaan.
“Selain pihak kepolisian untuk meminimalisir terjadinya angka kecelakaan melibatkan para pelajar juga tanggung jawab kita bersama,” kata dia.
Saat ditanya antisipasi apa yang dilakukan, dia mengatakan, pihaknya sekolah dilingkungan Disdik Purwakarta kerap melakukan pembinaan kepada para pelajar saat upacara hari senin.
Bahkan, jika ada pelajar yang ketahuan berkendara sepeda motor sankinya tidak naik kelas.
“Kita sudah berikan surat edaran itu, namun tidak ada saksi berat dan kembalikan lagi kepada peran orang tua,” ujar dia.
Diketahui, tidak kurang dari dua bulan, sedikitnya enam pelajar tewas terlibat kecelakaan diwilayah Purwakarta. Enam korban itu rata-rata berusia dibawah 17 tahun.

Click to comment

Berita Populer

To Top