Purwakarta

Tahun Baru, Dedi Mulyadi Minta Maaf kepada Warga Purwakarta

Bupati Purwakarta, dedi mulyadi saat menyapa warga di malam pergantian tahun 2017

PURWAKARTAPOST.CO.ID-Detik detik malam pergantian tahun dimanfaatkan oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi untuk meminta maaf kepada seluruh warga. Ia mengatakan bahwa kepemimpinan yang dia laksanakan bukanlah kepemimpinan yang sempurna.

Dari atas panggung utama Taman Sri Baduga, Sabtu (31/12/2017), Dedi menceritakan kinerja selama 10 Tahun terakhir dirinya memimpin. Kata dia, butuh tenaga ekstra untuk menjadi Purwakarta yang tadinya kurang dikenal, menjadi seperti saat ini.

“Banyak kalangan yang menganggap saya tukang bermimpi. Nyinyiran dan bentuk ketidakpercayaan menghiasi tahun pertama saya menjabat. Tetapi, melalui tekad yang kuat untuk memajukan Purwakarta, sedikit banyak mimpi itu terwujud. Dalam catatan saya, sedikitnya 100 ribu orang kini berkunjung ke Purwakarta setiap minggunya,” kata Dedi.

Malam tersebut, bukan hanya warga Purwakarta yang hadir menyambut Tahun Baru 2018 di Purwakarta. Berdasarkan pantaun, warga dari Pantura maupun Priangan juga larut dalam kegembiraan di belasan titik yang disebar oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

Dedi mengajak seluruh warga yang hadir itu untuk meraih prestasi yang lebih baik di Tahun 2018. Ia mengimbau, ikhtiar menuju prestasi tersebut harus dilalui dengan do’a dan munajat kepada Allah SWT.

“Peristiwa pergantian tahun ini adalah perjalanan kita memberikan yang terbaik untuk kehidupan. Di sisa waktu pendek yang kita miliki, mari hiasi dengan kebaikan dan munajat kepada Allah, melalui ucap dan rasa,” katanya.

Keberhasilan Pembangunan

Meskipun dengan segala keterbatasan, diantaranya APBD yang jauh dari cukup, Dedi juga sempat membeberkan keberhasilan pembangunan di Purwakarta. Kata dia, pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik dapat dikatakan berhasil. Hal ini tidak terlepas dari kinerja dan bimbingan semua pihak.

“Seiring dengan keyakinan dan bimbingan semua pihak, masa sulit itu bisa dilewati. Satu per satu mulai terbangun di Purwakarta. Sudut kampung yang gelap kini mulai terang. Jalan becek kini mulai berhotmix dan berbeton. Rumah rakyat miskin kini layak huni. Semua ini tidak akan terwujud tanpa bantuan semua pihak,” tandasnya.

Hitung mundur menuju Tahun 2018 di Taman Sri Baduga diiringi dengan bacaan Surat Al Faatihah. Dedi memimpin sendiri pembacaan surat penuh karomah itu di hadapan seluruh warga yang hadir.

“Kita awali Tahun 2018 dengan membaca Surat Al Faatihah. Semoga menjadi pembuka kesuksesan bagi kita sekalian,” pungkasnya.

Click to comment

Berita Populer

To Top